Threesome

  • Cerita Panas Pasrah

    Cerita Panas Pasrah


    14571 views

    Cerita Panas Pasrah

    Pada suatu hari, aku pulang sekolah agak malam yaitu sekitar pukul delapan, soalnya banyak tugas club yg harus dikerjakan dan besoknya harus dikumpulkan. Akhirnya malam itu aku bersama teman-temanku selesai mengerjakan tugas membuat web site club sepak bola di sekolahku.

    Ooo.. iya aku lupa berkenalan. Asalku Bandung, dan aku sekarang masih duduk dibangku kelas 1 SMU. Namaku Santi. Lalu aku menyerahkan flash disk itu kepada temenku (ketua kelompok) untuk diserahkan kepada guruku besoknya. Lalu setelah pulang, aku dan temenku berpencar, karena rumahku dekat, maka aku memilih untuk mengambil jalan pintas sebab aku jalan kaki.

    Pada saat aku melewati gang yg gelap, maka aku sepertinya dibius oleh seseorang. Setelah aku sadar, aku sudah berada di tempat tidur dan aku tdk tahu dimana aku sekarang. Yg kutahu sekarang aku berada dengan 3 orang laki-laki. Laki-laki itu membawa kamera dan handycam. Pada saat itu aku nggak tahu aku mau diapakan, dan kepalaku masih sangat pusing dan tubuhku lemas sekali. Lalu salah satu laki-laki itu mendatangiku dan melepas bajunya sampai telanjang bulat.

    Saat itu pula aku sadar kalau aku mau diperkosa. Lalu laki-laki itu ganti melucuti pakaianku satu persatu, sampe pada saat mau melepas BH dan CD-ku aku berusaha untuk melawan tetapi aku tdk bisa karena kepalaku masih sangat pusing dan tubuhku masih lemas. Lalu akhirnya pria itu berhasil melepas semua pakaian yg ada di tubuhku, dan akhirnya aku telanjang bulat.

    Dia lalu mulai meraba-raba seluruh lekuk tubuhku, aku melihat penisnya yg mulai membesar dan menegang, lalu penisnya digesek-gesekkan ke kaki, perut dan payudaraku. Entah kenapa tubuhku merasa geli dan payudaraku merasa mengeras.

    Setelah puas meraba-raba tubuhku yg telanjang bulat, lalu dia mulai memasang semacam alat. Dia berkata kepada temannya,

    “Ambilkan aku alat kondom”. Dan ternyata aku baru sadar bahwa tujuannya berikutnya adalah di vaginaku. Dan aku baru sadar pula bahwa sejak tadi aku telah direkam oleh HandyCam dan oleh kamera foto.

    Lalu orang itu memasang alat kontrasepsi tersebut ke penisnya yg tegang. Dan seketika itu juga vaginaku dimasuki oleh penisnya bagaikan pesawat roket yg meluncur ke lubang kecil. Pada saat pertama kalinya penisnya masuk ke vaginaku, vaginaku terasa sakit, tetapi setelah beberapa menit berlalu vaginaku terasa nikmat dan geli.

    Orang itu memompa terus penisnya ke vaginaku, dan akhirnya vaginaku mengeluarkan cairan putih kental, dan sedikit darah, aku tahu mungkin vaginaku sudah berlobang karena dimasuki oleh roket yg ditembakkannya padaku. Seketika itu juga badanku terasa lebih lemas, dan baru pertama kalinya dalam hidupku ada perasaan yg bercampur aduk semacam ini.

    Aku semakin meronta dan mendesah, “Ahh.. ahh.. ahh”, tetapi dia belum puas dan terus menciumiku dan meraba-raba payudaraku yg mengeras. Setelah beberapa menit berlalu aku sampai tdk bisa apa-apa karena tubuhku sudah tdk bisa digerakkan karena terlalu lemasnya. Setelah sekitar satu jam dia meniduriku, dia kelihatannya sudah puas dan memberi aku waktu untuk bernafas.

    Dia memberiku istirahat selama kurang lebih dua jam, setelah sadar aku melihat pria yg satunya lagi membuka bajunya sampai telanjang bulat. Aku takut sekali jangan-jangan mereka bertiga akan memperkosaku bergantian.

    Tetapi ketakutanku ini menjadi kenyataan, pria yg kedua itu kembali meniduriku dan meraba-raba tubuhku dari ujung rambut sampai ujung kaki. Dia juga membawa bulu sulak, dan mengesek-gesekkan bulu itu ke kakiku dan setelah itu ke payudaraku dan setelah itu baru ke vaginaku.

    Aku merasa geli luar biasa di dalam hidupku. Setelah puas bermain-main dengan tubuhku, maka ia mulai memasukkan roketnya ke dalam vaginaku, dan ini roket dari jenis yg ke 2 yg masuk ke dalam vaginaku. Setelah itu dia memompa dengan sekuat tenaga sampai keluar cairan lagi dan tubuhku kembali lemas, dia meniduriku selama kurang lebih satu jam dengan posisi tubuh tengkurap.

    Setelah itu aku diberi waktu istirahat kembali kurang lebih 1 jam. Setelah ini aku berfikir bahwa orang ketiga ini akan memperkosaku seperti yg lainnya, dan aku akan pasrah. Dan benar, dia kemudian memompa penis yg sudah dilengkapi dengan alat kontrasepsi. Tetapi orang ini liar sekali. Dia ini lain dari kedua temannya yg membuat aku nikmat. Dia ini memompa penisnya dengan liar dan dengan sekuat tenaga, dia mengabaikan rontaanku dan desahanku yg semakin keras suaranya.

    Dia menikmati tubuhku selama kurang lebih 2 jam. Dan entah rasanya ini apa, tetapi aku sangat mengantuk atau aku sedang pingsan aku tdk tahu. Setelah aku bangun, kamar ini dalam keadaan kosong, dan aku melihat tubuhku sendiri yg masih dalam keadaan telanjang bulat dan dengan penuh cairan-cairan kental.

    Lalu aku berniat bangun dari tempat tidur itu, tetapi aku mengalami kesulitan karena tubuhku masih lemas karena telah diperkosa oleh 3 orang secara bergantian. Tetapi aku berusaha kembali dengan sekuat tenagaku untuk bangun, dan aku mencari pakaian seragamku yg kupakai tadi malam. Tetapi seragam itu sudah tdk ada.

    Lalu aku berjalan ke pintu keluar, dan aku terkejut karena rumah ini begitu besar. Dengan tubuh yg telanjang maka aku menuju ke suatu ruangan, mungkin ini adalah ruang tamu, dan aku mendengar seseorang telah menelepon seseorang.

    Katanya,

    “Ya, aku telah menikmati tubuh gadis itu, kalau kamu tdk percaya aku dapat memperlihatkan rekaman kejadian yg nikmat semalam kepada kamu, dia lumayan cantik dan rasanya nikmat sekali, tubuhnya putih sekali, lebih putih di luar dugaanku kalau kamu mau mencoba, kamu boleh datang ke rumahku. Apa? Minggu depan? Tdk usah kuatir itu bisa diatur. Sekarang kamu kalah dan aku beri waktu sampai nanti sore untuk memberikan uangnya kepadaku”.

    Aku baru sadar bahwa aku adalah barang taruhan, dan jika dia berhasil menikmati tubuhku maka di menang. Lalu aku memberanikan diri untuk mengintip ruangan itu dan aku melihat pakaianku di dekatnya. Maka aku menemuinya dan memintanya, tetapi dia berkata, “Baik ini ambil pakaianmu, tetapi CD, kaos dalam, dan BH mu aku bawa untuk kenang kenangan.

    Jangan mencoba untuk melaporkan kejadian ini ke polisi, kalau kamu tdk ingin tahu semua temanmu tahu akan hal ini. Kalau kamu kusuruh datang ke sini, maka kamu harusa datang, jika kamu menolak, maka aku akan menyebarkan rekaman dan foto-foto itu kepada seluruh teman-temanmu. Aku sudah membuat surat palsu bahwa kamu tdk masuk ke sekolah hari ini karena sedang sakit.

    Setiap jam istirahat pertama kamu harus menemui aku di kelasku, di 3 IPA 2, dan kamu setiap sekolah jangan memakai CD dan BH, terutama pada saat olahraga. Kalau kamu tdk menaati peraturan ini, kamu akan kukimkan ke tempat pelacuran selama semalam”.

    Aku menyetujuinya, dan setelah itu dia memberikan pakaianku. Aku merasa deg-degan dan payudaraku kembali mengeras karena aku telanjang bulat di depan seorang laki-laki. Lalu aku memakai pakaian OSIS, dan rasanya aneh sekali, rasanya seperti tdk memakai pakaian sebab payudaraku masih agak terlihat transparan, dan aku tdk memakai CD.

    Setelah itu aku pulang dengan taksi, dan aku berusaha menutupi payudaraku yg besar dengan lengan tanganku supaya tdk dilihat oleh supir taksi itu. Tetapi payudaraku masih terasa keras dan tegang sehingga putingnya masih dapat terlihat walaupun transparan. Aku sampai di rumah sekitar jam 10-an, dan aku tahu bahwa ayah dan ibuku sedang kerja dan tdk ada di rumah. Lalu pembantuku membukakan pintu, tetapi aku masih berusaha menutupi payudaraku agar tdk terlihat.

    Setelah masuk ke dalam rumah, maka aku langsung ke kamar, lalu mandi dan ganti baju. Aku berusaha mencari alasan jika ditanya oleh ayahku mengapa aku kemarin tdk pulang. Akhirnya aku mendapatkan alasan yg tepat. Aku khan sering pergi ke rumah saudaraku di dekat sekolahku dan kadan-kadang tanpa izin terlebih dulu. Lalu aku tidur sampai sore, dan ayahku pulang, lalu aku bilang kepada ayahku bahwa aku kemarin tdk pulang ke rumah karena sudah terlalu malam dan aku menginap ke rumah saudara.

    Setelah besoknya aku sekolah maka sesuai persetujuan, aku tdk memakai BH dan CD untuk ke sekolah, dan aku hanya memakai kaos dalam dan seragam pramuka. Sesampai di sekolah aku merasa asing dan malu jangan-jangan ada yg tahu kalau aku diperkosa. Tetapi aku berusaha PD, dan tdk memikirkan kejadian itu, tetapi aku tdk bisa, bahkan di dalam pelajaran pun aku tetap memikirkan kejadian semalam.

    Setelah istirahat pertama, maka aku mencari kelas 3 IPA 2, dan aku tahu bahwa mereka bertiga adalah teman sekelas. Lalu mereka pura-pura baik padaku, dan akhirnya aku tahu nama-nama mereka satu per-satu. Yg memperkosaku pertama kali bernama Andi, yg kedua bernama Erick, yg ketiga bernama Deni.

    Lalu Andi memperkenalkan aku kepada teman-teman sekelasnya seolah-olah aku ini adalah pacarnya. Mereka lalu mengatakan bahwa mereka mengincar aku sejak lama, dan sejak aku bertugas sebagai pengibar bendera, maka mereka melihat ada murid baru yg cantik dan bodynya bangkok, dengan payudara yg besar pula untuk gadis seumuranku.

    Lalu setelah ia tahu bahwa aku akan pulang malam pada saat itu, maka mereka merencanakan niat itu. Lalu aku dipaksa duduk di sebelahnya dan memasukkan tangannya ke dalam rokku untuk memastikan bahwa aku tdk memakai CD. Ternyata tdk cuma itu saja dia terus-terusan meraba-raba Vaginaku sehingga terasa geli dan akhirnya Payudaraku mengeras lagi. Lalu Andi membuat jadual aku harus disuruh ke rumahnya hari selasa, kamis, dan sabtu.

    Kalau selasa untuk Erik, kalau Kamis untuk Deni, dan kalau sabtu untuk Andi. Dan Andi bilang kalau besok sabtu aku akan dijemput, pacaran dulu baru buka-bukaan. Aku tahu bahwa mereka itu cuma ingin menikmati tubuhku dan nggak akan membuat telanjang. Pada saat berhubungan bersama Andi aku terkejut mengapa Andi nggak pake kondom? Lalu aku sangat takut klo aku bakal hamil, dan ternyata Andi memompa penisnya di bawah payudaraku, di atasnya perut, dan tubuhku penuh dengan cairan lengket.

    Lalu Andi mengambil kondomnya dan memasangnya, lalu memompanya di dalam Vaginaku sampai Pagi. Aku juga merasa hubungan itu hubungan yg nikmat dan enak, membuat tubuh terasa geli. Dan aku sekarang tahu banyak dari pengalaman sex bersama mereka. Dan aku diajari bermacam-macam gaya, seperti gaya 69. Setelah nanti keluar cairan pasti tubuh ini akan lemas sedikit, tetapi akan merasa nikmat.

    Pernah juga aku diolok-olok sama teman sekelas gara-gara aku nggak pake BH saat olahraga. Pada saat itu olahraga sedang latihan lari, dan temanku melihat dan memperhatikan bahwa payudaraku terlihat bergoyg kencang sekali dan terlihat besar.

    Maka mereka bertanya kepadaku,

    “San, kamu nggak pake BH ya?”. Aku berbohong dan menjawab,
    “Pake koq”. Karena teman-temanku banyak yg nakal, setelah gurunya pergi lalu mereka bersama-sama memegangi tubuhku dan lainnya membuka bajuku untuk membuktikan bahwa aku nggak pake BH. Lalu kaos olahragaku dibuka dan mereka melihat bahwa aku benar-benar tdk pake BH.

    Lalu teman-teman pada mengejekku dan menertawakanku. Lalu aku cepat-cepat menutupi payudaraku dan dalam pikiranku adalah menunggu mereka pergi dulu baru memakai kaos lagi. Tetapi si Susan tdk puas dan dia menghasut teman-teman begini katanya, “Jangan-jangan dia juga nggak pake CD, kita lepas celananya aja yuk.” Lalu mereka kembali memegangi tubuhku dan melempar kaos yg sedang kupegang ke lapangan, dan si Susan langsung melepas celanaku dan melempar celanaku ke tengah lapangan.

    Pada saat itu aku merasa malu yg luar biasa selama hidupku. Aku pada saat itu telanjang bulat di hadapan teman-teman sekelasku. Dan mereka pada tertawa, mereka malah menggodaku dengan membawa lari kaos dan celanaku. Dan aku mengejar mereka dengan tubuh tanpa busana di lapangan basket sekolahku. Lalu rasanya aku hampir menangis. Dan setelah puas menggoda aku, maka si Dewi mengembalikan baju dan celana kepadaku.

    Ini pengalaman pertamaku lari bugil di lapangan dan dilihat banyak orang. Aku malu sekali, karena vaginaku sudah berbulu dan payudaraku menjadi besar karena telanjang di hadapan orang banyak. Lalu teman-temanku mengejekku bahwa payudaraku besar sekali untuk gadis yg baru berusia 16 tahun.

    Yg menjadi beban mentalku yg lain adalah aku seringkali digoda oleh teman-temanku dan menyuruh aku menari telanjang di depan kelas jika guru tdk ada atau pada saat pelajaran kosong. Dan kalau aku tdk mau maka mereka menjadi liar, mereka mengunci pintu keluar kelas, dan menyuruh satu orang untuk mengawasi jika ada guru yg datang, lalu mereka menggendongku, melepas semua pakaianku sampai telanjang bulat, dan mengikatku di atas meja, dan bukan cuma laki-laki yg mengerumuniku tetapi juga banyak juga yg perempuan, mereka semuanya mempermainkan tubuhku, menggeraygi semua tubuhku dari ujung rambut sampai telapak kaki.

    Mereka mencubiti aku bagaikan barang dagangan. Ada pula yg mempermainkan payudaraku bagaikan susu sapi. Bahkan ada yg membawa gunting untuk menggunting bulu-bulu vaginaku. Tubuhku terasa geli sekali dan merasa bahwa aku ini hanyalah seperti barang dagangan yg dipertontonkan orang banyak.

  • DI PAKSA TAPI TAK TERLALU

    DI PAKSA TAPI TAK TERLALU


    1425 views

    sex yang tak terlalu di paksa tak terlalu dipaksa

     Maya duduk di atas ranjang. Hal ini terjadi lagi. Suara dengkuran Krisna menandakanbahwa dia tertidur dengan sangat lelapnya dan membiarkan Maya merenungi sendiri apayang tengah terjadi dalam kehidupan rumah tangganya. Setelah berjalan lima tahun, perkawinan mereka terasa mulai hambar. Selama empat tahun sebelumnya, kehidupanseksual mereka bias dikatakan sangat sempurna. Hubungan seks berlangsung hampirsetiap malam dalam seminggu hingga beberapa bulan belakangan. Sekarang hanya sekalidalam seminggu dan itupun berlangsung dengan amat cepat dan singkat dan selalumembuatnya tergantung. Maya berfikir apakah ini semua karena dirinya yang menjadipenyebabnya tapi dia sadar dalam usianya yang ke28 tahun sekarang ini bentuk tubuhnyamasih tetap sama tak ubahnya ketika berumur dua puluh. Hampir semua pria yangdikenalnya mengatakan kalau dia adalah sosok dambaan setiap lelaki normal. Dia bangkit dari ranjang tanpa membangunkan suaminya. Bahkan suaminya tak akanbangun jikalau dia bermaksud membangunkannya sekarang, kondisi suaminya selalukelelahan akhir-akhir ini. Dia berjalan melintasi kamar tidurnya masih dalam keadaantelanjang seusai persetubuhan yang berakhir dengan kekecewaan dengan suaminya. Cahaya bulan purnama menyinari kamar tidurnya hingga menjadikan seakan disiang hari. Dia berhenti di depan cermin memandangi tubuhnya untuk memastikan apakah bentuktubuhnya masih tetap seperti dalam angannya. Apa yang dilihatnya adalah sesosok wanitaberusia 28 tahun yang telah menikah selama 5 tahun dengan kekasihnya ketika kuliahdulu.

    Rambut hitamnya yang panjang dan lebat sama hitam dan lebatnya dengan rambutyang menutupi sekitar selangkangannya dan diteruskan dengan sepasang paha yangjenjang menopang semampai tubuh 167nya. Buah dadanya masih tetap kencang danmendongak angkuh, dan bongkahan pantatnya tetap bundar dan padat. Semua ituterbingkai dalam sosoknya yang seberat 50kg. Tidak, tak mungkin dirinya yangmenjadikan Krisna berpaling darinya setiap malamnya. Dia memikirkan Krisna. Mereka mulai pacaran di tahun terakhir kuliah dan segeramenikah begitu wisuda. Seks merupakan bagian yang besar dalam hubungan merekabahkan sebelum mereka menikah, dan semakin menjadi bagian yang lebih besar setelahkeduanya menikah. Krisna memang mempunyai pengalaman yang ëlebihí sebelumbertemu dengannya dan Maya sendiri masih ëgadisí sebelum bertemu dengan Krisna. Krisna mengajarkan semuanya pada Maya hingga menjadi sosok wanita seperti yangsekarang, dan Krisna masih tetap satu-satunya guru, kekasih, suami dan partner seks yangdimilikinya. Krisna adalah sosok dambaan semua teman wanitanya. Tinggi tubuhnyayang mencapai 190 membuatnya gagah ditambah rambut ikalnya dan sepasang mataelangnya. Kejantanannya sendiri cukup besar untuk memuaskan dahaga seksual Maya. Krisna mempunya pekerjaan yang menghasilkan uang yang cukup untuk memenuhisemua kebutuhan rumah tangganya dengan tanpa Maya susah payah bekerja. MemangKrisna menginginkan dia menjadi ibu rumah tangga dan mengurus semua kebutuhanrumah. Mereka memiliki sebuah rumah yang nyaman dengan halaman yang sangat luas.Get yours now!yang bias menampung sebuah kolam renang dan sekedar untuk berkuda. Benar-benarmemberikan mereka sebuah privasi yang berlebih dengan letaknya yang jauh dari pusatkota. Mereka sudah menempati rumah tersebut selama dua tahun. Satu-satunya orangyang tinggal dengan meraka hanyalah seorang penduduk setempat berusia hampir paruhbaya yang bekerja mengurus rumah mereka. Adik Krisna baru saja tinggal denganmereka beberapa bulan yang lalu. Ayah dan Ibu Krisna memutuskan untukmengontrakkan rumah mereka yang berada di pusat kota dan pindah di kampung halamanuntuk menghabiskan masa tua mereka. Adi, adiknya Krisna masih ingin tetap tinggal dikota ini untuk meneruskan sekolahnya. Adi bukan merupakan sebuah masalah diantara Maya dan Krisna.

     

    Masalah mereka sudahberawal jauh sebelum dia pindah dengan mereka. Maya suka dengan adik iparnyatersebut dan sangat setuju jika Adi tinggal bersama mereka. Adi sama sekali bukanmasalah dan dia bukan orang yang suka mencampuri terlalu dalam urusan orang lain. Adijuga merasa cocok dengan kakak iparnya dan mereka sering menghabiskan waktubersama untuk sekedar ngobrol ataupun berenang. Adi merupakan sebuah duplikat yanglebih muda dari kakaknya. Sukri, sang pengurus rumah, juga tinggal di rumah ini. Dia menempati sebuah rumahkecil yang terletak dekat dengan gudang, jauh di pekarangan belakang rumah mereka. Dia lahir dan tumbuh di tanah ini, dan ketika tanah ini dibeli Krisna dia meminta ijinuntuk tetap tinggal disini. Usianya hamper 40 tahun tapi alam membuatnya terlihat masihberusia 20an. Tubuhnya tinggi kekar dengan kulit sawo matang. Dia merasa senangbekerja mengabdi pada Krisna dan Maya. Terutama saat berada di dekat Maya ketikawanita ini berkuda dengan memakai celana jeans ketatnya. Dalam benaknya dia melihatMaya yang tanpa busana setiap kali berada di dekatnya. Strata sosial yang membedakanderajat mereka, ataupun Maya yang juga majikannya tak menghentikan fantasinya untukmenikmati keindahan tubuh wanita cantik ini di atas ranjang. Maya memandang kea rah tempat tidur dan Krisna masih terlihat lelap tidurnya. Dikenakannya kembali baju tidur sutra tipisnya yang beberapa saat lalu dipakainya untukmembangkitkan gairah suaminya agar bercinta dengannya. Itu merupakan sebuah bajutidur seksi yang sangat tipis dan tak mampu menyembunyikan bagian dalam tubuhtelanjangnya. Dia berjalan menuruni anak tangga dab keluar menuju beranda belakangyang mengarah ke kolam renang. Suasana malam musim panas ini terasa tenang dan damai di pinggir kolam renang. Mayasering berada di sekitar kolam renang ini saat malam hari untuk sekedar duduk-duduksantai melepaskan lelah dan terkadang juga berenang, dengan tanpa selembarpakaianpun. Krisna pernah mengingatkannya kalau mungkin saja Sukri melihatnya, tapiMaya tak peduli. Dia merasa bangga dengan bentuk tubuhnya dan tak merasa ada yangmembuatnya malu dengan keadaannya. Dia tak selalu beranang dalam keadaan telanjangtapi bikini yang dipakainya juga tak mampu berbuat banyak untuk menutupi keindahantubuhnya. Dan Maya juga tahu kalau Adi, adik iparnya itu juga suka memandangitubuhnya saat dia mengenakan bikini. Tapi Adi belum pernah melihatnya beranangtelanjang karena dia menghentikan kebiasaannya tersebut begitu adik iparnya menetap.Get yours now!bersama mereka. Pernah suatu malam Adi menemaninya berenang di malam hari setelahKrisna pergi tidur dan keduanya berenang bersama.. Pakaian tidur tipi situ membungkus tubuhnya semakin erat saat Maya merentangkankedua tangannya dan menghitung bintang bintang yang bertaburan menghiasi langithitam di atasnya. Dia baru beberapa menit berada di luar sini ketika di dengarnya suaramobil Adi memasuki carport.

    Dia tahu kalau seharusnya dia bergegas berdiri dan masukke dalam rumah sebelum adik iparnya masuk. Dia tidak telanjang tapi apa yang menutupitubuhnya tak bisa menutupi tubuhnya meskipun di bawah cahaya sinar rembulan. Diamerasa bimbang untuk berbuat apa hingga akhirnya waktu jadi terlambat saat mobil Adimulai memasuki tempat parker yang terletak di samping kolam renang tersebut. Adi keluar dari dalam mobil dan kemudian membanting pintunya dengan sangat keras. ìWah wah, kamu pasti sedang sangat marah ya sampai-sampai pintunya kamu bantingbegitu.î Adi terlonjak saking terkejutnya tak menyadari ada seseorang dibelakangnya di jamselarut ini. ìYa, mbak boleh bilang malam yang benar-benar sial.î Maya tahu kalau adikiparnya baru pulang dari kencan dengan kembang sekolahnya. Seorang gadis yangmenjadi rebutan dan kabar burung menceritakan kalau gadis tersebut bisa diajak tidurasal bisa menaklukkan hatinya, dan malam ini Adi mencoba peruntungannya. Merekaberdua pernah membicarakan tentang hal ini sebelumnya dan saat Adi akan keluar malamtadi, Maya juga mendoakan agar dia berhasil. Maya bangkit dari bangku yang didudukinya dan memberi isyarat pada Adi untukmendekat. ìKelihatannya kamu dan aku sedang sial malam ini. Duduklah sini danceritakan bagaimana kencanmu.î Adi baru saja akan duduk saat dia menyadari betapa tipisnya baju tidur yang dikenakankakak iparnya ini. Dia pernah melihatnya memakai bikini tapi payudara kakak iparnyajauh tampak lebih jelas dengan baju tidur tipis yang dikenakannya ini dibandingkan saatmemakai bikini. ìHey, mbak terlihat sangat cantik. Bagaimana mungkin mbak punyamasalah kalau pakai pakaian seperti ini?î Maya melipat kedua lengannya di depan dadanya. ìKamu jangan memandangiku sepertiitu.îìRasanya sulit setelah kencan sial malam ini.îìCeritakan padaku.îìMbak yang cerita lebih dulu apa yang sudah terjadi baru aku ceritakan apa yang terjadidengan kencanku.îìTak banyak yang bisa kuceritakan. Sudah kusiapkan dinner yang romantis dengan winedan lilin. Sudah susah-susah pergi ke salon biar kelihatan cantik. Pakai pakaian seksi.Get yours now!seperti ini dan apa yang kudapatkan? Abangmu malah pergi tidur meninggalkan aku, endof story.îìKalau mbak berdandan seksi seperti ini untuk aku pasti aku tak akan pergi tidur danmembiarkan mbak sendirian.îìAh, kamu hanya coba menghibur aku.î Adi duduk disamping kakak iparnya. Dia duduk merapat sangat dekat hingga bisadirasakan kehangatan tubuh kakak iparnya. ìCeritaku tidak lebih baik dari mbak. Kencandengan cewek yang jadi rebutan tapi hasilnya nol besar. Benar-benar malam yang palingsial minggu ini.î Maya menyandarkan kepalanya di bahu Adi. ìSepertinya kita berdua jadi pecundangmalam ini.î Lengan Adi bergerak melingkari bahu kakak iparnya dan merengkuhnya lebih merapatpadanya. ìAku tak tahu soal itu, tapi ini terasa sangat indah bagiku.î Tangannya bergerakke bawah dan singgah pada buah dada Maya. Maya tak menyingkirkan tangan Adi dari dadanya, dia hanya menatap jari-jari Adi yangmulai bergerak di dadanya dan kemudian memandangi wajah adik iparnya. ìApa kamubenar-banar baru berumur 18 tahun?îìAku cukup dewasa untuk merubah malam yang sebelumnya sial menjadi lebih baik.î Tangan Adi yang satunya mulai bergerak melepaskan tali yang mengikat baju tidur kakakiparnya.

     

    Segera saja dia menyibak gaun tidur itu hingga tubuh indah isteri abangnya initerpampang jelas tanpa penghalang lagi. Kedua telapak tangannya bergerak ke buah dadaMaya dan meremasnya dengan lembut hingga membuat putingnya mencuat menusuklembut telapak tangannya. Kedua tangannya terus memainkan kedua daging kenyaltersebut sambil matanya menelusuri perut Maya yang rata hingga menuju ke bawahselangkangan yang dihiasi rambut lebat. ìKamu cukup dewasa bagi abangmu yang akan membunuhmu kalau dia bangun.î Mayatak tahu apa yang membuat dirinya membiarkan adik iparnya ini berbuat seperti ini. Diasama sekali tidak berusa untuk mencegahnya. Adi sudah hamper 3 bulan tinggal bersamamereka dan dalam benak Maya sama sekali tak pernah terlintas pikiran yang berbauseksual terhadap adik iparnya, hingga sampai malam ini, dan sekarang dia berada hanyaberdua dengannya di pinggir kolam renang ini malam ini dalam keadaan telanjangseutuhnya dan suaminya sedang tertidur lelap di kamar tidur lantai atas Dan vaginanyasudah terasa sangat basah oleh gairah. Bibir Adi mulai bergerak turun menuju bibirnya. Maya mendekatkan bibirnya tanpadiminta. Bibir Adi menyentuh bibirnya dan mulutnya mulai membuka. Lidah adikiparnya menyentuh bibirnya dan Maya membuka mulut untuknya. Adik iparnya sangatmahir memainkan bibirnya dan dia merasakan ada sebuah perasaan yang sangat mirip.Get yours now!antara Adi dan suaminya. Maya mungkin tak pernah mempunya pikiran seksual terhadapadik iparnya ini tapi sudah lama Adi memendam hasrat ini dan saat ini dia benar-benarmemanfaatkan kesempatan akan kepasrahan kakak iparnya ini. Adi bisa mendengar lenguhan lirih Maya saat dia menciumnya. Maya mulaimenggerakkan pinggulnya dan lengannya bergerak meraih tubuh Adi agar kedua bibirmereka melumat semakin merapat. Adi menyadari kalau kakak iparnya tak akanmenolaknya malam ini dan mungkin saat ini adalah kesempatan terbaiknya untukmewujudkan impiannya selama ini. Malam ini Maya merasa telah dicampakkan olehsuaminya dikala gairahnya tengah menyala-nyala dan Adi akan segera menyantaphidangan yang masih hangat yang tersuguh di hadapannya . Sebelah tangan Adi bergerak turun ke bawah dan menelusuri kulit perut Maya yanglembut untuk menyentuh tepian vagina berbulu lebatnya. Kedua pahanya yang masihmerapat erat menahan gerakan jemari Adi. Jemari Adi terus menggerayangi perut bagianbawahnya disertai lidahnya yang menari dalam mulut Maya. Akhirnya kedua paha Mayamelemas dan mulai bergerak membuka. Jemari Adi langsung turun kea rah kelentitnya. Begitu kelentitnya tersentuh jemari Adi, kedua paha Maya membuka semakin lebar. Akhirnya Maya memberikan ruang seutuhnya pada Adi untuk berbuat sekehendak hatiterhadap daerah paling rahasia dari tubuhnya.

     

    Langsung saja jemari Adi melesak masukke dalam. Maya menjadi teramat sangat basah. Dia sedang berada dalam lingkaran perasaan yangmembuatnya kesulitan untuk membedakan yang sedang mengeksplorasi tubuhnya iniKrisna ataukah bukan. Keduanya terasa sangat sama hingga Maya merasa kalau yangsedang menyentuhnya saat ini adalah Krisna. Nafasnya semakin memburu cepat saat diamerasa tubuhnya direbahkan ke atas bangku malas ini. Adi merbahkan tubuh Maya dansekali lagi bibirnya menuju ke payudara Maya. Ciuman bibirnya menjalar bebas kesekujur tbuh kakak iparnya ini. Gaun tidurnya terbuka lebar dan Maya rebah dengankedua belah paha terpentang lebar saat jemari adik iparnya bergerak keluar masuk dalamvaginanya. Maya berada diperbatasan dari puncak kenikmatannya saat tiba-tiba Adimenghentikan aksinya. Kedua mata Maya yang semula terpejam rapat langsung terbuka menatap begitu Adiberhenti. Adi sedang membuka pakaian terakhir yang menutupi tubuhnya. Batangpenisnya mengacung dengan tegak dan keras, terayun-ayun saat dia berjalan mendekat kearahnya. Batang penisnya cukup besar dan panjang. Untuk pertama kalinya Mayamenyadari perbedaan di antara keduanyaÖìStop Adi! Apa yang kamu lakukan?îìAku akan membahagiakan mbak malam ini. Pikirkan saja betapa jauh lebih baiknyaperasaan kita berdua setelah semua kesialan yang kita dapat sebelumnya.îìJangan lakukan, please. Aku isteri abangmu dan kalau ini terjadi mungkin kita berduatak akan bisa menghentikannya.î.Get yours now!ìAku tak mungkin stop sekarang. Sudah sangat lama menginginkan mbak dan aku tahukalau abang sudah tak melakukan PRnya dengan benar.î Maya merapatkan keduapahanya untuk mencegahnya. ìAyolah mbak Maya buka untukku, aku tahu mbak pastimenginginkan juga seperti aku.î Adi menunduk dan mencium sebuah putting payudara Maya lagi. Lalu dia berpindah kemulutnya. Maya membuka mulut untuknya tanpa dipaksa. Adi menghentikan ciumannyauntuk berbisik pada Maya, matanya menatap lembut, ìBukalah untukku May,Ö Akuingin merasakan vaginamu meremas erat penisku saat kumasuki.î Lalu dia kembalimelumat bibirnya. Untuk pertama kalinya Adi memanggilnya tanpa panggilan mbak, sesuatu yang tak biasatapi itu jadi pemicu bagi Maya hingga kalah dalam pertempuran ini. Maya memangmenginginkan batang penis Adi memasuki tubuhnya.

    Sudah terlalu lama Maya tidakdisetubuhi sesai dambaannya. Saat ini ada seseorang yang ingin memuaskan dia sepertiapa yang pernah dilakukan suaminya dulu. Maya membuka pahanya. Sebelah pahanyamasih berada di atas bangu dan sebelahnya lagi ditariknya ke atas tubuhnya. Adi bergerakke depan dan batang penisnya dengan sendirinya menemukan jalan masuk. Denganperlahan didorngnya maju dan kepala penisnya menyeruak membelah bibir vagina Maya. Maya akhirnya melingkarkan kedua pahanya pada pinggang Adi dan tumitnya menancaperat pada pantat adik iparnya ini untuk menariknya masuk semakin dalam. Perlahan Adimulai mengisi vagina Maya melebihi apa yang pernah dirasakannya. Setiap kocokannyaAdi membawa mereka berdua semakin tinggi dan bertambah tinggi. Tak menunggu lebihlama Adi mulai menyentakkan penis kerasnya seutuhnya hingga ke dasar vagina kakakiparnya. Adi menghentakkannya dengan sangat keras tapi itulah yang didambakan Maya. Setiap kali Adi menarik keluar batang penisnya, kedua kaki menahannya seakan inginsegara melesakkannya ke dalam vaginanya kembali. Sama sekali tak terlintas dibenaknyakalu kini dia telah mengkhianati suaminya. Maya hanya meredakan dahaga batinnya dariapa yang beberapa bulan belakangan ini tak pernah diberikan oleh suaminya. Tak membutuhkan waktu yang lama bagi keduanya untuk meraih akhir. Adi memberikanpersetubuhan yang cepat, keras dan sedikit kasar pada Maya seperti apa yang belakanganini tak didapatkannya dari suaminya. Klimaks itu berada di puncak bukit di depan matadan mereka berdua saling bergegas mendakinya bersama. Dengan berbarengan keduanyamencapainya dan hanya mulut Adi yang segera melumat bibir isteri abangnyalah yangmencegah suara jeritan kenikmatan Maya agar tak membangunkan Krisna atau bahkanSukri. Semuanya sudah berakhir dan mereka berdua benar-benar merasa amat kelelahan. Dengan kepayahan Adi mengangkat tubuhnya yang menindih Maya. Batang penisnyayang melemas tercabut keluar dari vagina Maya yang terisi penuh sperma adik iparnyadan mulai meleleh keluar menuruni paha jenjangnya. Maya bangkit untuk duduk denganlemas dan Adi duduk di sampingnya, keduanya masih tanpa pekaian. Maya mulaimerasakan penyesalan dan Adi menyadari hal tersebut. ìJangan menyesali sesuatu yangterasa sangat indah. Tak mungkin ini sesuatu yang buruk.î Dia mendekat dan mencium.Get yours now!ujung bibir Maya. Maya menatapnya; ìApa benar kamu baru berumur 18?î Keduanyatertawa pelan dan Maya merasa jauh lebih baik. Maya berkata, ìSudah cukup kita menggunakan kesempatan untuk malam ini. Aku haruskembali ke kamar sebelum Krisna menyadari kalau aku tak ada di sampingnya. Kitaberdua sama-sama menginginkan ini terjadi malam ini dan aku rasa kita juga sudahmendapatkan apa yang kita mau.î Keduanya berjalan saling berpelukan menuju ke dalamrumah. Adi masih telanjang dan membawa pakaiannya di tangannya sedangkan Mayasudah mengenakan gaun tidurnya kembali.

    Di pintu belakang Adi memberi sebuahciuman selamat malam pada Maya, tak melepaskan ciumannya hingga Mayalah yangakhirnya menghentikannya. Dalam benak keduanya membayangkan kalau saja malam inihanya mereka berdua yang berada di rumah pastilah malam masih akan teramat panjang. Adi berjalan menuju kamarnya di lantai bawah dan Maya berjalan menaiki tanggamenuju kamarnya di lantai atas. Krisna sudah terjaga dan mendapati kalau dia sendirian. Di pikir isterinya sedang kekamar mandi dan segera kembali nanti. Dia kembali tidur tapi beberapa menit kemudianterbangun lagi. Maya masih belum kembali. Dia tahu kalau kadang-kadang isterinya sukaberenang malam-malam. Dia berjalan menuju ke jendela dan hal yang pertama kalidisaksikannya adalah isterinya, Maya yang sedang berciuman dengan Adi, adiknya diatas bangku di pinggir kolam renang. Cahaya bulan purnama membuatnya dapatmemastikan hal itu meskipun dalam keremangan malam. Reaksi pertamanya adalah inginlangsung turun ke sana dan menendang pantat adiknya. Tapi kemudian sesuatu itumenghantamnya, dia sadar kalau hal itu penyebabnya adalah karena salahnya sendiri. Diasadar kalau telah menampik setiap ajakan isterinya untuk bercinta beberapa bulanbelakangan ini. Dia tak menginginkannya, tapi dia sudah terlibat dalam hubungan yang rumit denganseorang wanita di kantornya dan dia tak mampu untuk menghentikannya. Susan berumurlebih tua darinya dan bahkan tidak berwajah lebih cantik dibandingkan Maya. Saat itu diasedang mabuk di acara pesta kantornya dan mereka berdua berakhir dalam persetubuhandi atas meja kerja kantornya. Susan seakan sebuah obat yang tak mampu dia tolak. Diamampu memberikan sesuatu yang lebih dengan vaginanya yang belum pernah diarasakan sebelumnya. Dia mengontrol otot vaginanya hingga seakan mampu memerahbatang penisnya dan hal tersebut tak dimiliki Maya. Sejak affair ini terjadi, Susan seakan tak pernah merasa terpuaskan. Dia menginginkanbersetubuh setiap waktu dan dimanapun tempatnya jika memungkinkan. Dan itulah yangmembuatnya selalu kelelahan saat pulang ke rumah. Jadi, ketika Krisna melihat adiknyasedang mencium isterinya dan mulai menyetubuhinya, yang mampu dilakukannya hanyamelihat. Dan yang lebih mengejutkannya adalah ternyata penisnya menjadi sangat ereksisaat melihat hal itu. Krisna bukanlah satu-satunya orang yang menyaksikan dengan menahan nafsuperselingkuhan antara Maya dan Adi. Sukri sudah melihat saat Maya keluar dari pintubelakang dan duduk di atas bangku itu. Dengan bersembunyi di kegelapan malam dia.Get yours now!sudah menanti kedatangan Maya, sebelumnya dia sudah pernah menyaksikan nyonyamajikannya itu berenang dengan telanjang, dan malam ini dia berharap hal itu terulangkembali. Dia menyaksikan saat Adi dating dan kemudian mulai menyetubuhi nyonyamajikannya yang cantik itu. Sejak pertama kali bertemu, Sukri sudah menginginkanMaya. Dia adalah wanita tercantik yang pernah dia temui. Meskipun dia sadar betapapundia mengharapkan, hal itu tak akan terwujud. Dan dengan kejadian yang dia saksikanmalam itu memberinya sebuah harapan untuk mewujudkan impiannya. Dengan hati riang Maya mengayunkan pinggul menapaki tangga menuju kamar tidurnya. Untuk pertama kali sejak beberapa bulan birahi dan vaginanya terpuaskan. Saat diamembuka pintu kamar dia mendapati Krisna di atas ranjang. Selimutnya sudah terlempardi atas lantai dan dia rebah dengan batang penis yang ereksi.

    ìWaktu aku bangun kamu tidak ada. Aku pikir kamu segera kembali dan aku inginmenuntaskan apa yang kita awali sebelumnya. Sorry, belakangan ini aku seringkecapekan dan mengabaikan kamu. Kemarilah dan ijinkan aku menebusnya.îìAku mau ke kamar mandi dulu.îìJangan, tak usah. Aku mungkin tak bisa menahan lebih lama lagi kalau kamu ke kamarmandi dulu.î Maya sadar jika dia menuruti kemauan suaminya untuk bercinta sekarang, Krisna akanmerasakan sperma adiknya di dalam vaginanya. Krisna tak memberinya kesempatanuntuk berpikir, dia berdiri merengkuh tubuh Maya kedalam pelukannya dan memberinyasebuah ciuman yang dalam sebelum merebahkannya ke atas ranjang. Segeradilepaskannya tali gaun tidur itu dan menyibaknya lebar hingga tubuh isterinyaterpampang jelas di hadapannya. Dia bergerak di antara paha Maya dan sedetikberikutnya penisnya merangsak masuk ke dalam vagina Maya yang baru saja disetubuhiAdi. Dengan mudah penisnya masuk ke dalam. ìKamu sangat basah malam ini. Aku akanmemanjakan dan memuaskanmu.î Krisna menyetubuhinya dengan keras dan cepatmembuat batang penisnya bergerak mengaduk sperma adiknya. Dia tahu penyebabkenapa Maya sangat basah dan bukannya hal itu membuatnya marah tapi sebaliknya. Batang penisnya terasa sangat keras dan dia ingin mengantarkan Maya ke puncak terlebihdahulu sebelum dia menyemburkan spermanya sendiri. Maya sangat bahagia dengan cara suaminya menyetubuhinya sekarang ini. Dia sukadengan foreplay yang panjang dan seksi saat bercinta tapi begitu penis suaminyamemasuki vaginanya dia ingin Krisna tak menyia-nyiakan waktu lebih lama lagi dansegera menyetubuhinya bukannya sekedar bercinta dengannya. Meskipun setelah barusaja melakukan hubungan seks yang panas dengan Adi, Maya masih menginginkan yanglebih lagi dari Krisna. Maya sadar kalau suaminya bisa merasakan sperma Adi di dalamvaginanya tapi selama Krisna tak tahu apakah itu, maka hal tersebut tak menjadi masalahbaginya. Bersama mereka berdua menggapai puncak kenikmatan..Get yours now!Krisna menyemburkan spermanya di dalam wanita yang sangat dicintainya ini seiringgemuruj orgasme yang sedang dirasakan Maya dan membuat dinding vaginanyamemerah setiap tetes cairan cinta dari suaminya. Hubungan seks ini terasa sangatmemuaskan bagi Krisna dan dia berfikir apakah ini karana dia baru saja menyaksikanadiknya sendiri menyetubuhi isterinya ini. Maya tak peduli apa yang menyebabkan ini jadi terasa sangat nikmat kembali dia hanyamerasa sangat bahagia karena Krisna sudah kembali seperti dulu lagi. Mungkin dia bisamenyetubuhi Adi kapanpun dia mau, tapi bagaimanapun juga dia tetap membutuhkansuaminya sendiri. Maya bangun kesiangan esok paginya. Krisna sudah berangkat kerja dan Adi sudah pergike sekolah. Samar-samar dia ingat saat Krisna memberinya ciuman sebelum berangkatkerja tadi. Dia berguling dan dapat merasakan sisa sperma yang keluar dari vaginanya. Setelah Krisna selesai malam tadi, Maya sudah tak punya tenaga lagi untukmembersihkan diri. Mandi adalah hal pertama yang paling ingin dia lakukan hari ini. Seusai mandi dan membersihkan diri di wajahnya masih terlukis sebuah senyum olehperistiwa semalam. Dia sadar kalau semestinya dia merasa bersalah dan menyesal tentangAdi tapi entah kenapa dia tak mampu untuk itu. Untuk pemuda berusia 18 tahun, Adisungguh memahami benar bagaimana caranya membahagiakan seorang wanita. Maya tak tahu apa yang terjadi pada Krisna. Setelah beberapa bulan belakanganberlangsung dengan hubungan seksual yang sangat sangat jarang sekali dan tanpa gairah, tiba-tiba saja dia berubah seakan tak pernah tercukupi semalam. Maya sungguh berharapapapun yang mengganggu pikiran suaminya selama ini sudah terselasaikan. Menjelang siang dia sudah selesai sarapan dan sekaligus membersihkan sisa piring kotoryang ditinggalkan oleh Krisna dan Adi di dapur dan bersiap untuk pergi ke kolam renang.

    Dia heran kenapa Pak Sukri belum kelihatan hari ini. Jika saja orang tua itu tidak kerjahari ini dia akan menikmati sinar matahari seutuhnya. Merasa tak pasti akan hal tersebut, akhirnya dia memutuskan untuk memakai bikini saja. Meskipun tetap saja bikini yangdikenakannya masih tak mampu menutupi seluruhnya tapi setidaknya dia tidak telanjangjika ternyata Pak Sukri datang agak siangan lagi. Maya sudah melihat bagaimana caralelaki yang sudah lama ditinggal mati isterinya itu melihat dirinya,ada suatu yangmembuatnya berdesir entah apa. Dia berenang beberapa putaran seperti yang biasa dilakukannya setiap pagi sebelumakhirnya naik dan rebahan di atas bangku santai yang dipakainya bersama Adi semalam. Tak mampu dicegahnya untuk memikirkan peristiwa dengan adik iparnya tersebut, danbagaimana dia merebahkannya di atas bangku ini dan memberikannya sebuahpersetubuhan yang sangat menggairahkan. Puting susunya menjad sangat keras ketikamembayangkannya. Dia tak tahu bagimana nanti menghadapi Adi setelah kejadiansemalam, tapi yang pasti dia tahu kalau mereka berdua harus berhati-hati kalau adaKrisna. Dia juga merasa jika Adi akan menginginkannya lagi dan Maya merasa kalau diajuga tak ingin menghentikan adik iparnya..Get yours now!Baru saja dia hampir terlelap saat ada sebuah bayangan menghamiprinya, membuatnyaterbangun dan saat dia membuka matanya dilihatnya Sukri sudah berdiri di sampingnya. Dengan cepat dia bangkit. ìOh, selamat pagi Pak Sukri, aku baru saja mau tertidur. Adakeperluan apa Pak?î Maya tahu biasanya orang ua ini jarang sekali masuk ke dalam arearumahnya kecuali untuk mengerjakan pekerjaannya. Ada sesuatu pancaran di matanyayang belum pernah dilihat Maya sebelumnya. Sebuah tatapan mata yang sering dilihatnyadari para lelaki yang menginginkannya. DIa bersukur telah memakai bikini tapi saat inidia berharap memakai yang lebih lagi. Handuk yang tadi dibawanya telah dijatuhkannyadipinggir kolam di sisi yang lain sebelum dia terjun ke kolam tadi. ìNyonya Maya, saya ingin bicara dengan anda.î Maya hendak berdiri dan berkata, ìBaiklah Pak Sukri, ada keperluan apa?î Tangan Sukri menahan bahu Maya agar tak berdiri. Ini mengejutkan Maya. Ini pertamakalinya orang tua ini menyentuhnya. Dia kembali duduk dan menatap matanya. Dia takingin orang tua ini tahu kalau dia merasa takut terhadapnya. ìSaya hanya ingin ketemu anda dan mebicarakan sebuah perundingan dengan andaîìPerundingan macam apa maksud anda?îìSaya tak tahu lagi harus bagaimana kecuali langsung menemui anda danmembicarakannya. Saya sudah memperhatikan anda sejak pertama kali anda pindahkemari. Anda adalah wanita tercantik yang pernah saya lihat. Saya sangat ingin bercintadengan anda setiap kali saya melihat anda. Saya sadar kalau itu hanya harapan yang sia- sia belaka hingga semalam. Kemudian saya melihat anda dan mas Adi dan saya tahukalau akhirnya tiba waktunya harapan saya itu akan terkabul.î Maya merasa seakan tubuhnya diguyur oleh air dingin. Lelaki paruh baya ini telahmelihatnya dengan Adi semalam dan kini dia menginginkan hal yang sama juga. Yangterlintas di pikirannya saat ini adalah segera lari dari sini dan menyingkir jauh-jauh. ìSaya tak mengerti maksud anda. Apa yang saya lakukan dengan Krisna atau Adi atupunorang lain adalah urusan saya.î Dia mencoba untuk berdiri lagi dan kembali Sukrimendorongnya duduk, kali ini dengan lebih keas lagi. ìSaya tahu kalau itu adalah urusan anda tapi bagaimana kalau Tuan Krisna tahu andasudah tidur dengan adiknya?î Maya tak mungkin dia membiarkan Krisna tahu tentang perbuatannya dengan Adi, Mayasadar kalu dia tak bisa berbuat apa-apa. Jika kejadiannya dengan pria lain dan bukannyadengan adik suaminya mungkin saja tak seburuk ini. Mungkin dia bisa menangis danmemohon ampun pada Krisna dan suaminya itu mungkin saja mau memaafkannya, tapitak mmungkin kalau kejadiannya dengan. ìAnda mau apa?î.Get yours now!ìSaya menginginkan anda, dan saya menginginkan anda seperti Adi mendapatkan andatadi malam. Anda menuruti dan saya akan melupakan apa yang telah saya lihatsemalam.îìDan kalau saya tidak melakukan apa yang anda mau apa yang bisa anda lakukan? Inihanya akan jadi sebuah cerita karangan anda saja.îìSaya sudah mengira kalau anda akan berkata seperti ini.

    Saya sudah menyiapkanbeberapa foto yang akan menjadi bukti cerita saya itu.î Sukri sadar kalau soal foto ituhanyalah karangannya saja, tapi dia yakin kalau Nyonya majikannya ini tak tahu akan halitu. Maya sadar kalu dia telah kalah. Dengan adanya foto tersebut tak mungkin dia biasmembantah tentang perbuatannya dengan Adi kepada Krisna. Wajahnya tertunduk danSukri tahu kalau wanita di hadapannya akan memberikan apa yang dia maus. ìKapan?îìSekarang, sudah terlalu lama aku menunggu. Berdiri dan segera masuk ke dalam rumah. Saat saya menikmati tubuh anda saya ingin melakukannya di atas kasur yang lembut danempuk agar bisa benar benar merasakan nikmatnya.î Sukri memberi tanda agar diaberdiri dan Maya mematuhinya. Dengan perlahan dia berjalan menuju ke dalam rumah. Sempat terlintas dibenaknya untuk lari dan mengunci pintunya tapi dia sadar kalau lelakidi belakangnya ini akan menceritakan semuanya kepada Krisna dan pernikahannya akan. Begitu memasuki rumah Sukri langsung menutup pintu dan sekaligus menguncinya. Maya berhenti tapi segera Sukri menggiringnya menuju kamar tidur. Maya bermaksudmelewati kamar tidurnya dan menuju ke kamar tamu. Sukri menghentikannya danberkata, ìTidak, saya ingin di ranjang anda. Saya ingin menyetubuhi anda di tempatsuami anda melakukannya setiap waktu.î Maya memasuki kamarnya. Ranjang itu telah dirapikannya dan seprei serta selimutnyasudah diganti dengan yang bersih setelah terpakai semalam. Sukri menarik selimutnyadan melemparkannya ke lantai. Kemudian dia rebah ke atas kasur empuk itu dengantangan di bawah kepalanya. Dia tahu kalau Maya tidak bias lari ke manapun lagi dan diaingin benar-benar menikmati waktunya bersama nyonya majikannya yang cantik ini. Diaberdiri dengan berkacak pinggang. ìLepaskan bajuku.î Maya sadar dia tak punya pilihan lagi. Dia mendekat. Diraihnya bagian bawah baju Sukridan mengangkatnya melewati kepalanya. Lelaki paruh baya ini jauh lebih tinggi darinyahingga membuat dia hampir menyentuh tubuhnya saat melepaskan baju itu. Mayamelemparkan baju tersebut ke atas kursi. Maya sudah pernah melihat tubuh Sukri yangkekar tanpa baju saat bekerja di kandang kudanya, dan dalam jarak sedkat ini dia semakinmelihat betapa Sukri memiliki bentuk tubuh yang besar dan tegap. ìSekarang, buka bikiniatas anda.î.Get yours now!Untuk sejenak Maya bimbang dan kemudian tangannya bergerak ke belakang tubuhnyauntuk melepaskan bikini atasnya. Dia melepasnya melewati bahunya dan berusahamenutupi. ìTurunkan tangan anda, saya ingin melihatnya dengan jelas.î Mayamelemparnya ke kursi menyusul baju Sukri dan sekarang dia berdiri di depa Sukridengan payudara yang terpampang tak berpenutup. ìKe sini.î Tangan Sukri tejulur kedepan dan menarik tubuh Maya mendekat. Maya berusaha untuk mundur tapi Sukrimencengkeramnya dengan erat. Maya sadar kalau dia harus mematuhi semua kemauanlelaki paruh baya ini. Batang penis Sukri mengeras dengan sempurna saat payudara Maya terpampangseutuhnya.

    Tak sabar dia untuk merasakan daging membusung itu dengan tangan danmulutnya. Sukri mundur sedikit sekedar untuk mempertimbangkan apa yang pertama kaliakan dilakukannya pada isteri majikannya ini. Dia ingin langsung menerkamnya tapi dialebih ingin kalau wanita ini yang merengek memohon padanya. ìMendekatlah, biarputing anda menyentuh dada saya.î Maya merasa tegang menyadari kontak yang sebentar lagi akan terjadi. Payudaranyasangatlah sensitif fan dia sadar kalau lelaki ini ingin membuatnya jadi terangsang. Diameyakinkan dirinya kalau dia tak akan membiarkan lelaki ini merasa puas telah dapatmenjadikan dirinya menikmati pemaksaan ini. Dia mendekat seperti yang dipinta Sukri. Putingnya hanya menggesek otot di dada Sukri, tapi tubuhnya bereaksi berlawanandengan kehendak pikirannya. Putingnya langsung mulai mengeras karena sentuhan itu. Sukri menatap ke bawah pada payudara putihnya yang baru saja bersentuhan dengandadanya yang coklat kehitaman. Dia sangat ingin melumat dengan mulutnya tapi diamencoba untuk sabar menunggu. ìBuka mata anda. Lihat saat susu anda menyentuh saya. Putingnya langsung mengeras. Saya tahu kalau anda ingin segera disetubuhi?îìTidak, aku ingin menghentikan ini.îìLepaskan celana saya.î Maya diam saja. ìSekarang, jangan sampai membuat saya menunggu.î Maya sedikit mundur untuk meraihsabuknya tapi Sukri menarik tubuhnya hingga merapat padanya. Maya sadar kalau lelakiparuh baya ini ingin agar putingnya tetap menggesek kulitnya saat dia melepaskancelananya. Setelah dia buka sabuk itu, kemudian diturunkannya celana dan celana dalamnyasekaligus itu melewati pinggang Sukri. Maya mengalami sedikit kesulitan saatmelakukannya karena gundukan keras diselangkangan Sukri, tapi akhirnya dia berhasilmelepaskannya. Batang penis Sukri terbebas lepas dari dalam celana dalamnya begitupenutupnya terbuka. Maya bisa merasakan daging keras tersebut menghantam kulitperutnya saat dia menurunkan celana Sukri. Maya harus membungkukkan tubuhnyauntuk melepasnya, gerakannya itu membuat putting dan payudaranya semakin mengeras. Ketika akhirnya Maya berhasil menurunkan celana Sukri hingga mata kakinya, btangpenis itu jadi menggesek payudaranya. Batang itu tepat di depan matanya kini dan dia.Get yours now!melihat dengan terperanjat akan batang penis terbesar yang pernah dilihatnya seumurhidupnya. Warnanya sangat gelap coklat keunguan. Bahkan ini lebih besar dan panjangdari penis Adi. Vaginanya langsung saja menjadi lebih basah dan keteguhan hatinyauntuk tak membiarkan dirinya larut di dalam gairah saat ini menjadi pudar. Sukri tetap menahan tubuh Maya agar terus menghimpitnya. Dapat dirasakannya kalauputting nyonya majikannya ini semakin bertambah keras saja. Sukri membungkuk untukmeraih pinggul Maya dan melepaskan bikini bagian bawahnya. Sebelum dia berlututuntuk melepaskan kain terakhir itu, tangan Sukri bergerak ke selangkangan Maya untukmeraba vaginanya. Hal tersebut mengakibatkan sebuah sengatan listrik bagi Maya saat tangan Sukrimenyentuh kelentitnya dan sekaligus memeriksa sudah sebasah apakah dia kini. Sukrisangat mengerti kalau tinggal selangkah lagi Maya akan memohon padanya untuk segeramenyetubuhinya. Sukri berlutut dan menarik lepas bikini bawah itu dan Maya melangkahkeluar dari pakaian terakhir yang dikenakannya tanpa disuruh lagi. Vaginanya yangberambut lebat itu tersuguh tepat di depan wajah Sukri dan dia tak menyia-nyiakanbarang sedetikpun untuk menikmati madu birahi yang sudah mulai meleleh turun di pahaMaya. Lidahnya menyentuh setiap titik sensitive di vagina itu yang dia tahu.

    Maya takmampu mencegah tangannya agar tak mendorong kepala Sukri agar semakin terbenamdalam selangkangannya. Maya ingin agar lidah lelaki paruh baya di bawahnya initerbenam sedalam-dalamnya saat jemarinya mempermainkan kelentitnya. Tak ayal lagipaha Maya mulai bergetar. Sukri berhenti lalu berdiri. ìApa nyonya sudah siap untuk naik ke ranjang sekarang?î Maya tak menjawab tapi reaksinya berbicara lebih keras dari jawaban yang mungkinkeluar dari dalam mulutnya. Dia naik ke atas ranjang dan memberi ruang untuk Sukri, dan Sukri segera menyusulnya dan bergerak di antara paha Maya. Birahi Maya setinggisaat bersama Adi kemarin malam. Dia ingin disetubuhi sebanyak-banyaknya. Dia takpeduli kalau ini adalah pengurus rumahnya yang akan memasukinya. Dia hanya inginagar vaginanya terisi penuh dan yang aada saat ini hanyalah lelaki paruh baya ini. Mayamembuka lebar-lebar kakinya untuk Sukri. Dia melihat Sukri hanya menatapi vaginanyayang berambut lebat dan dia segera menarik maju tubuh Sukri. Kepala penisnya langsungmenyentuh bibir vagina Maya dan salah satu tangan Maya langsung menggenggamnyauntuk menempatkan kepintu masuknya. Sukri tahu kalau Maya sudah dalam kekuasaannya sepenuhnya sekarang. Diamembiarkan Mayalah yang membimbing batang penisnya untuk masuk. Dapat diarasakan kehangatan dari vagina Maya di kepala penisnya dan dia sadar kalau dia akansegera mengalami sebuah pengalaman yang sangat tak mungkin dilepaskannya. Kepalapenisnya hanya baru masuk setengahnya kemudian dia menghentakkan pinggulnyahingga kepala penisnya merangsak masuk membaelah bibir vagina nyonya majikannyaini. Tak ada yang mampu menghentikannya memasukkan batang penis coklat tuanyayang besar itu ke dalam vagina wanita cantik yang kaya ini sekarang..Get yours now!Dia menaikkan kedua paha Maya ke atas bahunya agar membuka seutuhnya. Tanpa ragudia mengayun tanpa henti hingga ke dasar vagina Maya. Maya menjerit kesakitan saatpenis Sukri menyodoknya hingga ke mulut rahimnya. ìStop! Hentikan! Kamu akanmembunuhku! Keluarkan! Tidak, Jangan bergerak! Jangan bergerak sedikitpun!î Sukrimenghentikan gerakannya hingga Maya berhenti berteriak. Dia baru sadar kalau takseharusnya berbuat sangat kasar tapi dia tak mampu menahannya. Sekarang Maya memang sudah sangat mengharapkan batang penis besar dan panjang itudi dalam vaginanya tapi bukan dengan cara seperti ini. ìJangan bergerak kamu*******!î Dia mencoba mengambil nafas karena serangan brutal yang terjadi pada tubuhmudanya ini. Belum pernah ada seseorang yang menyakitinya seperti Sukri sekarang inidan bahkan rasa sakitnya melebihi ketika keperawanannya direnggut Krisna dulu. ìDiamsaja. Rasanya sangat sakit meskipun mau kamu cabut. Kena juga kamu mestimelakukannya dengan sangat kasar sekali? Kamu tahu kalau aku sudah siap untukmu tapikenapa kamu mesti sangat kasar? Kamu telah menyakiti aku.îìSaya minta maaf.îìMaaf persetan, tidak heran kamu mesti memaksa seorang wanita untuk melayanimu. Biarpun kamu punya penis yang hebat tapi kamu sangat tak tahu bagaimanamenggunakannya.îìSaya hanya tak mampu menahan diri. Saya sudah terlalu lama menginginkan hal initerjadi.îìDiam saja dulu sejenak. Rasa sakitnya sudah mulai berkurana sekarang.î

    Setelah rasa sakit tak terperi yang telah diberikan Sukri, perlahan rasa sakit itu mulaiberganti dengan sebuah rasa yang lebih membuai. Tubuh Sukri yang besar menindih danmenutupi seluruh tubuh Maya di bawahnya tapi itu sama sekali bukan sesuatu yangmengganggu perasaan Maya tapi sebaliknya. ìKalau kamu mau menyetubuhiku makalakukanlah dengan benar.î Maya menarik kepala Sukri ke payudaranya dan Sukri tahukalau Maya ingin agar dia mencium payudaranya itu. Kali ini dia benar-benar menikmatiwaktunya dengan menghisap putingnya perlahn secara bergantian. Kemudia dia naik kemulut Maya. Bibir Sukri menyentuh bibir Maya dan Maya membuka mulut untuknya. Lidah Sukri memasuki mulutnya dan lidah Mya bertemu dengan lidahnya, saling melilitdalam tarian lidah yang panas hingga vaginanya mulai terasa normal kembali. Dia inginagar Sukri bergerak perlahan hingga dia bisa menyesuaikan dengan ukurannya. Semuanya jadi berbalik sekarang. Tak ada lagi pihak yang dipaksa. Mayamenginstruksikan apa yang harus dilakukannya dan bagaiman dia menginnginkannyaterjadi. Tak lama kemudian Sukri mengocokkan batang penisnya keluar masuk ke dalamvagina Maya dan Mya mengimbangi setiap ayunan Sukri dengan goyangan pinggulnya. Sukri tak mampu bertahan lebih lama lagi. ìSaya tak bisa menahannya lagi, saya haruskeluar sekarang.î.Get yours now!ìAku juga sudah siap kalau kamu siap sekarang.î Sukri mulai bergerak dengan cepat dansemakin bertambah cepat. Maya bersamanya sepenuhnya, vaginanya kini terasa sangatnikmat karena terisi oleh batang penisnya yang tak menyisakan ruang sedikitpun. Akhirnya Sukri sampai pada batas akhirnya dia mengangkat pantat Maya merapatkanvaginanya hingga membuat seluruh batang penisnya terbenam ke bagian terdalam darivagina Maya. Sukri berhenti bergerak saat dia memberi Maya semburan spermanya. SaatSukri memuntahkan spermanya, beriringan pula datangnya dengan klimaks Maya yangmelandanya. Dapan panasnya itu seakan lelaki paruh baya ini tak berhenti berejakulasi. Setalah semuanya mereda Sukri masih berada di atas tubuh Maya menciptakan sebuahpemandangan yang kontras. Tubuh muda putih molek tertindih tubuh tua kekar berwarnacoklat tua. Sukri tiada henti melumat bibir dan payudara Maya. ìUntuk sesuatu yangawalnya buruk, ini lumayan hebat juga. Aku yakin kalau kamu tak pernah berpikir untukmenggunakan kondom?î kata Maya. Dari pancaran sinar matanya, Maya tahu kalau katakondom sangat jauh dari benak Sukri. Belum lama berselang, penis Sukri kembali mengearas. Kali ini dia sangat menikmatiwaktunya untuk merasakan setiap kenikmatan dari tubuh Maya. Itu menjadikan Mayamendapatkan hadiah klimaks berkali-kali sebelum akhirnya Sukri menyemburkanspermanya untuk yang kedua kalinya ke dalam vaginanya lagi. Mereka berdua bercinta, bersetubuh dan saling mengeksplorasi seluruh tubuh masing- masing dalam sisa waktu hari ini. Kontras warna diantara mereka malah semakinmembuat birahi keduanya terbakar. Hingga hampir tiba waktunya jam pulang Adi darisekolahnya saat terakhir sesi persetubuhan mereka hari ini. Keduanya saling mengertibahwa ini hanyalah awal dari banyak hari lagi nantinya bagi mereka berdua untukmengulangi pertarungan birahi mereka.

    Keduanya juga tahu hal ini adalah sebuah rahasiayang harus saling mereka simpan rapat-rapat. Kalau sampai Adi ataupun suaminya tahuakan hal ini maka habislah mereka berdua, Krisna akan menceraikan Maya dan tentu sajamengusir mereka berdua dari rumah ini. Maya baru saja selesai mandi dan merapikan kamar tidurnya saat Adi pulang. Sukrisudah lama kembali ke tempatnya dan melakukan pekerjaannya yang seharusnyadilakukannya pagi ini. Hal yang paling ingin dia dengar adalah jika Krisna tahu akanperistiwa ini dan jadi marah besar hingga memecatnya. Dia ingin berada di rumah inilebih lama lagi dan menikmati keindahan tubuh dari isteri Krisna yang putih mulus dancantik itu. Adi berusaha sebisanya agar bisa pulang ke rumah secepat-cepatnya agar punya waktuyang lebih bersama Maya sebelum abangnya pulang kerja. Dia masuk ke rumah tepatketika Maya keluar dari dalam kamar. Rambutnya masih basah sehabis mandi dan puttingpayudaranya nampak menrawang dibalik blouse yang dikenakannya. Celana pendek yangdipakainya sangat longgar dan pendek memperlihatkan paha jenjangnya yang putih. Ketika keduanya bertemu, Adi berhenti di depannya. Ada sesuatu yang kelihatan berbedadari diri Maya hari ini. Adi kira itu karena efek dari kejadian semalam bersamanya..Get yours now!Dia menatap Maya tepat di matanya sebelum kemudian meraihnya ke dalam pelukannya. Maya menahan tubuh Adi dengan tangannya, bukannya dia tidak ingin dipeluk adikiparnya ini, dia hanya tak ingin kalau Adi tahu bahwa dia baru saja habis bersama lelaki. Setidaknya tidak sekarang ini. ìStop Adi. Abangmu akan segera pulang dan dia tak bolehmenemukan kita seperti ini.îìDia baru pulang beberapa jam lagi. Apa kamu tidak suka dengan apa yang kita lakukansemalam?îìYa, aku sangat senang melakukannya dengan kamu meskipun seharusnya itu tak bolehterjadi. Kalau Krisna mendapati kita bersama kamu akan diusir dan mungkin aku akandiceraikan. Kita hanya butuh berhati-hati.î Adi tak suka ditolak tapi dia sadar kalau mereka harus berhati-hati. Dia hanya inginbersama kakak iparnya ini agar bis menikmati tubuh moleknya kembali. ìKapan kita biasbersama lagi?î Sura pintu mobil yang ditutup menyelamatkan dia dari pertanyaan Adi. Dia melepaskandiri dari pelukan Adi dan melangkah kea rah pintu. ìMasuk ke kamarmu, aku mau lihatsiapa yang datang.î Pintunya sudah terbuka terlebih dulu sebelum Maya sampai. Yang datang ternyata Krisnadan dia pulang kerja jauh lebih awal dari biasanya. Sepanjang hari ini dia terusmembayangkan tentang kejadian antara isteri dan adiknya semalam. Meskipun sebuahquickie dengan Susan di kantornya sudah mampu meredakan batang penisnya yangtegang terus, tapi dia tetap tak mampu menyingkirkan bayangan itu dari dalam kepalanya. Dia meminta ijin pada atasannya untuk pulang lebih awal hari ini. Dia ingin bersetubuhdengan isterinya sebelum adiknya pulang dari sekolah. ìAda apa kok abang pulang lebih awal?îìAku hanya ingin bersamamu sebelum Adi pulang.îìAbang terlambat, dia baru saja pulang dan sekarang sudah ada di dalam kamarnya. Abang kenapa sih kok tiba-tiba berubah seperti ini? Beberapa bulan belakangan abangsering terlalu capek terus untuk memperhatikan aku, lalu kemarin malam dan sekarangabang ingin cepat-cepat naik ke ranjang.î Krisna tak tahu harus menjawab bagaimana. ìMungkin nanti malam kita bisa pergi tidurlebih awal lagi.î Maya tersenyum sambil menggesekkan payudaranya ke dada suaminya dan merasakanpenis Krisna yang tegang dan menekan erat ke tubuhnya. Dia menurunkan tangan untukmembelainya. ìTetap pertahankan ini seperti ini dan kita pasti akan segera mendapatkanwaktu untuk mengurusnya nanti.î.Get yours now!Sisa hari ini berjalan normal seperti biasanya. Kedua penis kaka beradik ini terus tegangdisepanjang sore ini setiap kali dia berada di dekat salah satu dari mereka. Maya sanagatmenikmati efek yang dia hasilkan pada mereka berdua. Dia sama sekali tak mencegahjika salah satu dari mereka merabanya saat yang satunya tak melihat. Dia tahu kalau halitu akan semakin membakar birahi mereka berdua. Saat tiba waktunya untuk tidur Maya sudah siap untuk sebuah persetubuhan yangberikutnya lagi. Sekarang suaminya sudah tak akan tahu kalau vaginanya telah dipakaipenis Sukri yang besar siang tadi.

    Krisna langsung menerkamnya begitu merka sudahberada dalam kamar. Dengan cepat Krisna melucuti pakaian Maya. Dia merasa cembututelah membiarkan Adi menyasikan seluruh keindahan lekuk tubuh isterinya tapi dilainsisi hal itu semakin membakar gairahnya. Dia tak mengerti kenapa hal itu sangatmembuatnya terangsang. Menemukan keduanya bersetubuh kemarin malam membuatnyasangat ingin menyetubuhi isterinya lagi dan lagi. Maya tak tahu apa yang merubah suaminya tapi dia tak mau memusingkan hal tersebut. Dia sangat bahagia hubungan seks dianra merka sudah berubah panas seperti biasanyadan dia sudah sangat merindukannya beberapa bulan belakngan ini. Biarpun setelahpersetubuhan yang demikian hebatnya bersama Sukri siang hari tadi, tidaklah meredakangairahnya untuk suaminya. Dia juga tak tahu kenapa dirinya setelah mengalami seluruhpersetubuhan disepanjang hari ini, dia masih siap dan sangat menginginkan agarsuaminya mengisikan seluruh spermanya ke dalam vagina mudanya. Tiga orang lelakiberlainan selama kurang dari satu hari hanya semakin membuatnya menginginkan yanglebih lagi. Persetubuhan mereka sangat liar dan menggairahkan selayaknya ketika pertama kalimereka menikah dahulu. Dua kali Krisna membawanya ke puncak kenikmatan sebelumakhirnya dia sendiri mendapatkan klimaksnya. Maya merasa sangat kelelahan saatsuaminya selesai dan menggulingkan tubuh di sampingnya. Saat berangkat kea lammimpi dia adalah seorang wanita yang sangat terpuaskan. ***Maya terbangun keesokan harinya saat mentari mulai terbit, lalu mulai menyiapkansarapan untuk Krisna dan Adi. Senyum ceria selalu terukir di wajahnya saat dia memasakpagi ini. Dia merasa tak perlu bersusah payah berpakaian. Dia hanya mengenakanpakaian tidur pendek yang tak begitu mampu menyembunyikan kemolekan tubuhnya darimata lelaki. Senyum lebarnya tetap tekembang ketika kedua lelaki ini menyantapsarapannya membuat Krisna merasa sangat bahagia karena tahu bahwa dialah yangmembuat isterinya tersenyum manis pagi ini. Mereka berdua menghabiskan sarapannya kemudian Maya memberi ucapan selamat jalanbagi keduanya. Adi yang berangkat sekolah dan Krisna pergi ke kantor. Dia membariKrisna sebuah pelukan dan ciuman bibir singkat dan sebuah pelukan untuk Adi. Maya takmau memberi yang labeih pada Adi dengan keberadaan Krisna disamping mereka. Dapatdilihatnya pancaran kekecewaan di mata Adi saat dia berjalan keluar..Get yours now!Baru saja keduanya masuk ke dalam mobil masing masing untuk berangkat, Adimelompat keluar dan kembali lagi ke dalam rumah. ìBukuku ketinggalan.î Diamemasuki rumah saat Krisna keluar ke jalan. Krisna menerka-nerka apa rencana adiknya lalu dia menepikan mobilnya dan menunggu. Lima menit kemudian Adi lewat tanpa tahu akan keberadaannya. Krisna mengira-ngiraapa yang sudah merka lakukan saat adiknya kembali ke dalam rumah tadi. Penisnya jadimengeras memikirkan hal tersebut. Dia merasa agak kecewa saat adi lewat tadi dan disaatyang sama merasa lega karena tak ada yang terjadi diantara isteri dan adiknya. Disepanjang hari penisnya terus mengeras saat memikirkan isteri dan adiknya. Sekali lagidia berusaha menemui Susan untuk pelepasan beberapa menit. Dia tahu ini hanyalahmeunggu waktu bagi Susan utuk berpindah ke pelukan lelaki lain nantinya. Dia senangpada akhirnya hal ini akan segera berakhir. Hampir saja dia kehilangan isterinya hanyakarena tak mampu berkata tidak pada Susan. Ketika Adi kembali lagi ke dalam rumah dia memang punya maksud. Maya berbalik saatmelihat Adi kembali. ìAda yang ketinggalan?îìIni.î Langsung didekapnya tubuh Maya dan melumat bibirnya. Maya tak melawan danmembalasnya dengan membuka mulutnya untuk lidahnya yang mendesaknya.

    TanganAdi menelusup ke balik gaun tidur Maya untuk meremas payudara yang menanti di sana. Seperti kemarin malam, Maya membairkan saja Adi berbuat sesukanya. Dia sangatlahmenjaga kesetiaannya terhadap Krisna sebelum Adi mandapatinya di saat rapuh danSukri memanfaatkan hal tersebut keesokan harinya. Sekarang Maya menyambutperlakuan Adi terhadapnya dan tak berusaha untuk menghentikan hal tersebut. Walaupunsetelah kejadian kemarin malam tetap saja membuat birahinya bergolak saat tangan Adimenyentuh tempat dimana hanya Krisnalah yang pernah menyentuhnya hingga waktukemarin. Pada akhirnya Maya sadar kalau dia harus menghentikan Adi atau dia akan terlambatmasuk sekolah. ìKamu harus segera berangkat atau nanti terlambat.îìApa aku tak bias ijin dulu hari ini?îìTidak. Apa nanti kata abangmu kalau sampai dia tahu kamu tak masuk sekolah hanyauntuk menghabiskan waktu bersamaku? Kita pasti akan punya waktu bersama lagi nanti, aku janji.î Maka lima menit berikutnya Adi sudah kemblai keluar rumah untuk berangkat sekolah. Ketika dia melewati tempat di mana Krisna memarkirkan mobilnya, Adi merasa melihatmobil yang mirip dengan milik abangnya itu tapi dia tak begitu mempedulikannya. Perhatiannya hanya terfokus pada penisnya yang terus tegang dan janji Maya untukbersamanya lagi nanti. Sesungguhnya Maya merasa gembira kalau Adi bisa menemaninya sepanjang hari. Sekarang dia baru sadar betapa dirinya sangat cinta pada seks. Bulan-bulan tanpa seks.Get yours now!dengan Krisna membuatnya sangat sensitive jika mengenai hal yang berbau seks. Diasangat senang suaminya sudah kembali memperhatikan dirinya tapi disaat yang sama diajuga menyukai perhatian yang didapatkannya dari lelaki lain. Dia sadar kalu semestinyadia hentikan affairnya dengan dua lelaki tersebut tapi dia juga yakin kalau Sukri tak akanmau mendengarnya dan Adi sudah serasa seperti udara segar dalam nafasnya dengangairah mudanya. Dia harus ekstra hati-hati dengan ketiga lelaki ini. Maya menyelesaikan rutinitas paginya dan merasa terkejut dan kecewa saat takmendapati kedatangan Sukri. Dia mengharapkan lelaki paruh baya itu dating ke dalamrumah begitu suami dan adik iparnya pergi. Dia mengenakan celana jeans dan kaos milikKrisna yang diikatnkan di bawah payudaranya. Ini membuat dada membusungnyatercetak jelas dan mempertontonkan perut rata dan putihnya. Dia tahu kalau dia terlihatlebih dari cukup untuk menarik perhatian lelaki manapun, dan kemudian dia mengendaraikudanya menuju ke gudang. Sukri ternyata tidak berada di gudang dan mobil truck yang biasa digunakannya tidakada. Dia mencoba menyembunyikan kekecewaannya saat tak menemukan Sukri. Diasudah sangat siap bersetubuh biarpun itu diakuinya atau tidak. Dinaikinya kudanyakembali ke rumah. Ada sebuah sungai kecil yang mengalir membelah daerah perkebunannya dan bermuarapada sebuah danau kecil yang cukup dalam untuk dipakai berenang dan terletak ditempatyang cukup terlindungi dari pandangan. Airnya sangat jernih dan dingin menyegarkanhingga Maya tak mampu berendam di dalamnya untuk waktu yang lama.

    Dibawanyasebuah selimut yang diikatkan di belakang pelananya yang akan digunakannya untukberjemur di bawah sinar mentari. Dahulu dia merasa sedikit khawatir saat berjemur ditepian kolam renang atau di sini karena keberadaan Sukri. Kini dia merasa saatmenggelar selimut itu di atas rerumputan dan kemudian melepaskan seluruh pakaiannyahingga telanjang bulat, sekarang tak ada sedikitpun rasa takut atau kekahawatirantersebut. Maya menjatuhkan pakaiannya ke atas selimut dan berjalan dengan telanjang ke tepidanau. Dia selalu merasa sedikit takut saat melangkahkan kakinya pertama kali ke dalamair. Tapi begitu kakinya sudah menyentuh air dan sekujur tubuhnya sudah terjalarisensasi itu dia langsung menceburkan diri dan menyelam jauh ke bagian yang terdalam. Air yang dingin tersebut membuat kedua putting susunya langsung jadi mengeras dengancepat, dan dia sangat menyukai hal itu. Hal itu seperti layaknya efek dari sentuhan tanganseorang lelaki di dadanya. Dia hanya mampu bertahan selama satu menit di dalam air dan kemudian naik danmerebahkan tubuh telanjangnya di atas selimut. Kehangatan sinar mentari pagi dengansegera menghangatkan tubuhnya yang tengkurap. Maya suka bertelanjang di wawah sinarmentari dan di ruang terbuka, jika memungkinkan selalu dia pasti akan mengabaikanpakaiannya. Membayangkan jikalau Adi atupun Krisna melihatnya telanjang beginimembuatnya tersenyum dan belaian kehangatan sinar mentari membawanya ke dalambuaian mimpi..Get yours now!Dia terbangun oleh suara kudanya. Ia gulingkan tubuh tengkurap dan melihat Sukri diatss kudanya sendiri memandanginya. Tadinya dia berharap menemuka Sukri di gudangketika pertama kali mencarinya tapi sekarang dia senang mendapatinya berada di sini. Dia tak bergerak untuk menutupi tubuhnya. Suri sudah melihat seluruh bagian tubuhnyadan juga sudah merasakannya sebelumnya lagipula dia sudah siap untuk bercintadengannya kembali. Setelah rasa sakit yang dirasakannya pertama kali itu hilang Mayabegitu menikmati mendapati vaginanya terisi oleh penisnya yang pajang dan besar itudigerakkan keluar masuk dalam tubuhnya yang begitu menyambutnya. Saat Maya sama sekali tak berusaha menutupi tubuh telanjangnya itu, Sukri bergerakturun dari atas kudanya dan mengikatkan kudanya. Dia berjalan mendekati Maya dansegera melepaskan baju beserta celananya. Dia tak mengenakan celana dalam dan batangpennisnya berdiri dengan tegak dan pongah. Dia mulai rebah di samping tubuh Maya tapiMaya mencegahnya. ìKamu herus masuk ke air dulu t.îìTapi airnya sangat dingin sekali.îìAku tahu, aku baru saja masuk ke dalamnya. Kalau kamu menginginkanku, kamu harusmasuk ke dalam air dulu.î Maya tertawa senang saat Sukri melangkah ke tepian danau. Batang penisnya terayun di antara pahanya membuat Maya membayangkan saatmenatapnya, ini bukan untuk pertama kalinya, bagaimana mungkin dia bias memasukkanbenda besar itu ke dalam lubang vaginanya yang kecil. Sukri menginginkan Maya melebihi hari kemarin. Dia akan melakukan apapun yangdisuruhnya hanya untuk bias merasakan kembali kenikmatan tubuh molek wanita cantikini. Dia mulai melangkah ke dalam air yang dingin. Dia piker kalau tubuhnya akan segeramembeku. Dengan satu lompatan panjang dia menyelam. Tubuhnya muncul dari dalam air diiringi sebuah teriakan panjang. Rasanya memangtubuhnya segera membeku dan dia tak bias keluar dari dalam air itu dengan cukup cepat. Dia melompat dari dalam air begitu mencapai ke tepian dan berlari kea rah Maya. Mayamemandanginya dan mulai tertawa geli. ìApa yang anda tertawakan?îìLihat dirimu.î Ternyata air memberikan efek kebalikan pada penisnya dibandingkanyang terjadi terhadap putting payudara Maya. Batang penisnya yang semula berdiridengan tegak dan pongahnya kini melemas dan seakan benar-benar mati. ìKemarilah, rebahan di sampingku. Aku yakin ini bukan permanent kondisinya.î Sukri merebahkan tubuhnya di samping Maya.

    Kedua tubuh merka menjadi sebuahpemandangan yang sangat kontras, tubuh Sukri yang coklat kehitaman serta besar dantubuh Maya yang putih mulus rebah berdampingan di bawah sinar mentari pagi..Get yours now!Maya bergerak ke atas untuk mencium bibir Sukri dengan lembut. ìApa kali ini kamuakan melakukan dengan kasar seperti kemarin lagi?îìTidak, aku janji akan melakukannya dengan lembut kali ini.î Ciaman Maya berhenti dan dia bergerak menuruni tubuh Sukri, ciumannya menjalarisetiap bagian tubuh Sukri turun menuju ke batang penis yang ingin dia kembalikanseperti keadaannya sebelum masuk ke air tadi. Begitu bibir lembut Maya menyentuhnyasegera saja batang penis tersebut hidup kembali. Maya mulai memasukkanseluruhnya kedalam mulutnya. May sedikit khawatir akan mengenai giginya saat batang penis Sukrisemakin membesar keras di dalam hisapan mulutnya. Dia sadar kalau tak mungkinmenampung keseluruhannya jika batang penis ini dalam keadaan ereksi sepenuhnya tapidia ingin merasakannya mengembang besar di dalam mulutnya. Mulut hangat dan lidah lembutnya dengan cepat membangunkan penisnya seutuhnya. Namun begitu batang penis itu semakin bertambah besar, mulut Maya tak mampu lagimenampungnya. Pada akhirnya dia hanya mampu memasukkan separoh bagian daripanjang batang penis Sukri. Maya dan suaminya sangat suka melakukan oral seks, tapidia tak begitu suka kalau suaminya berejakulasi di dalam mulutnya dan membuatnyaharus menelan sperma. Tapi hari ini dia ingin merasakan seluruh rasa sperma Sukri danmembuatnya menghisap dan mengocok dengan cepat dan keras untuk membawa Sukri kebatas akhirnya. Maya tak khawatir jika Sukri tak mampu ereksi lagi, setelah kejadiankemarin dia tahu kalau lelaki paruh baya ini mampu melakukannya berulang kali tanpajeda. Sukri rebah dengan tangannya berada di bawah kepalanya dan memandangi mulut Mayayang naik turun disepanjang batang penisnya. Wajah cantiknya terlihat penuh denganbirahi saat mengoralnya dengan penuh nafsu. Skri menyaksikan batang penisnya yangcoklat kehitaman itu menghilang diantara bibir mungil Maya tersebut. Pemandangan itutak mampu di tahannya lebih lama lagi, tak lama lagi dia rasa akan segera keluar. ìSayahampir sampai. Kalau anda tak ingin mulut anda penuh sperma lebih baik anda berhentisekarang.î Maya senang saat Sukri memperingatkannya terlebih dulu dan bukannya lagsungmenyemburkan spermanya ke dalam mulutnya. Dia ingin agar Sukri tahu denganreaksinya bahwa diaingin agar Sukri keluar di dalam mulutnya, dia memepercepatgerakan mulutnya sambil tangannya memerainkan buah zakar Sukri dan sebagian batangpenis itu yang tak mampu dimasukkannya ke dalam mulutnya. Sukri tak mampu menahannya lebih lama lagi. Dia naikkan pinggangnya agar batangpeninya masuk ke dalam mulut Maya lebih banyak lagi saat spermanya menyemburderas. Maya menghisap dengan cepat begitu semburan pertamanya menghantam dindingtenggorokannya. Dengan cepat ditelannya karena dia ingin mendapatkan semuanya danbahkan sperma lelaki paruh baya ini terasa berbeda dengan suaminya. Ditelannya seluruhapa yang diberikan Sukri padanya sebelum akhirnya mengangkat mulutnya dari batangpenis itu dan mulai membersihkannya dengan menggunakan lidah..Get yours now!Batang penis Sukri masih tetap tegak mengeras ketika Maya mulai bergerak ke atas untukmencium bibirnya lagi. Sukri bias merasakan spermanya sendiri dari lidah Maya saatmereka saling melumat. Belum pernah dia membiarkan ada seorang perempuan yangmenciumnya setelah menghisap penisnya, Ternyata rasanya tidaklah seburuk apa yangdia bayangkan. Maya mengangkat kepalanya; ìKamu suka nggak?îìItu yang terbaik yang pernah saya dapatkan. Hampir sama nikmatnya dengan yang andapunya diantara paha anda.îìOh, jadi kamu suka dengan yang diantara pahaku?îìAnda sudah tahu jawabannya.îìLalu kenapa kamu tidah tiduran lagi dan biar aku beri kamu sesuatu yang pasti akansama-sama kita sukai.î Maya bergerak ke atas tubuh Sukri. Vaginanya tepat di depanwajah Sukri lalu direndahkannya tubuhnya hingga lidah Sukri menyentuh bibirvaginanya.

    Kemudin digesekkannya kelentitnya maju mudur ke lidah Sukri. Maya sudahbasah sebelum menghisap penis Sukri tadi dan cairannya kini turun membasahi hidunghinggga lidah Sukri. Maya bergerak ke belakang untuk meraih batang penis Sukri yagsekali lagi mengeras dengan sempurna. Diangkatnya selangkangannya dari hadapanwajah Sukri hingga bibir vaginanya yang telah basah kuyup kini tepat di hadapan kepalapenis Sukri. Maya sangat menikmati seluruh waktunya sekarang ini. Meskipun dengan Krisna, diabelum pernah merasa sebebas untuk melakukan dan menyuruh apa yang dia inginkanseperti saat bersama Sukri sekarang ini. Dengan kedua kakinya yang berada dikedua sisiSukri membuat bibir vaginanya merekah terbuka. Maya membimbing batang penis Sukrimenuju ke jalan masuknya dengan tangannya sambil menurunkan tubuhnya hinggavagina panasnya menelan batang penis Sukri tenggelam seluruhnya. Dibiarkannya berattubuh dan grafitasi bumi membawanya turun, turun, dan turun hingga pantatnyamenyentuh perut bagian bawah Sukri. Tidak seperti hari kemarin, penetrasi pertamadalam tubuhnya kali ini membawanya pada klimaks pertamanya. Maya hanay duduk di atas penis itu dengan diam saja menikmati gelombang-gelombangkecil dari banyanya orgasme kecil yang melandanya dengan vagina yang tersumpalpenuh oleh batang penis besarnya Sukri ini. Setelah dia pulih kembali kemudian diamembungkuk untuk memberi sebuah ciuman pada Sukri. Dia menyetubuhi mulut Sukridengan lidahnya sambil menaik turunkan vaginanya pada batang penis Sukri lagi. Oralanyang dilakukannya pada penis Sukri tadi menjadikan Sukri bias mampu menahanklimaksnya lebih lama lagi. Maya menindih tubuh Sukri dibawahnya dan vaginanya terus meremas batang penisnyadengan otot-otot vaginanya. Bersama Krisna dia bias mendapatkan klimaks beberapa kalidalam semalam tapi mereka harus jeda sejenak sebelum memulai babak yang baru lagi..Get yours now!Tapi itu tidak berlaku bersama Sukri, setiap klimaks meledak disusul dengan ledakanklimaks yang berikutnya secara berkesinambungan. Sukri tak bias mempercayai betapa besar hasrat isteri majikannya ini untuk bersetubuh. Dia merasa sangat menyeal kenapa tidak dari dulu saja melakukannya. Dindingvaginanya yang rapat sangat jauh lebih baik dibandingkan dengan milik para wanita yangpernah ditidurinya bahkan dibandingka denga mendiang isterinya. Sudah sangat lamasekali Sukri memimpikan untuk dapat menikmati tubuh seorang wanita kaya dari kotatapi dia selalu tak punya keberanian untuk mewujudkannya. Tapi sekarang, Maya sangatsangat jauh lebih hebat dan nikmat dibandingkan dengan semua bayangannya selama ini. Sukri menggulingkan tubuh Maya dari atas tubuhnya hingga rebah dengan tanpamencabut batang penisnya dari dalam vagina basah Maya. Maya mengaitkan kakinyamelingkari pinggang Sukri dan mengangkat vaginanya agar terlepas saat digulingkantubuhnya. Maya ingin membuka diriny seluruhnya agar lelaki paruh baya ini bisamenikmati semua yang dimilikinya. Payudaranya menempel erat di dada Sukri begitu diaingin sedekat-dekatnya menempel erat pada tubuh Sukri. Maya ingin sekujur tubuh Sukrimenyentuh tubuhnya. Tubuhnya serasa terbakar gelora api birahi yang menyala-nyaladiantara mereka. Batang penis Sukri dmengayun dengan cepat untuk membawanya padapuncak kenikmatan yang berikutnya bagi mereka berdua. Maya bisa merasakan betapa batang penis Sukri semakin mengembang saat dia bergeraksemakin cepat. Dia tahu kalau Sukri sudah hampir keluar dan dia ingin mencapainyabersama. Maka tangan dan kakinya semakin erat memeluk, membuat tubuhnya semakinbertambah merapat pada tubuh Sukri sambil mulutnya tiada henti menyuruh lelaki paruhbaya ini agar menyetubuhinya lebih cepat dan keras lagi.

    Kedua tubuh manusia berlainan jenis ini bergerak seirama mendaki puncak kenikmatanseksual hingga pada akhirnya Sukri menancapkan dengan keras dan jauh ke dalam vaginaMaya untuk terakhir kalinya dan menyemburkan spermanya. Semburan demi semburandengan derasnya tertumpah ke dalam rahim Maya. Dinding-dinding vaginanya meremasdengan kencang untuk memerah setiap tetes sperma dari batang penis Sukri ke dalamtubuh dahaganya. Tak hanya dahaga tetapi juga tubuh yang amat menanti. Dia inginmerasakan seluruhnya. Batang penisnya terkubur sangat dalam di vaginanya dan lidahnyamerangsak masuk ke dalam tenggorokan Maya. Maya menghisap lidahnya dengan rakusseperti dia menghisap batang penisnya sebelumnya. Sperma sukri berenang langsungmenuju rahimnya. Belakangan Maya merasa sangat bersyukur kerena sudahmengkonsumsi pil anti hamil sebelumnya karena kalau tidak dia pasti akan hamil. Tapisaat sekearang ini dia sama sekali tak peduli akan hal tersebut. Sebuah babak persetubuhan lagi mereka lakukan unuk hari ini sebelum mengakhirnyadengan menyelam ke dasar danau yang dingin bersama. Dan beriringin keduanya kembalike rumah dengan mengendarai kudanya masing-masing. Saat tiba di kandang kuda Mayamemandangi Sukri yang turun dan melepaskan pelana..Get yours now!ìSukri, kita harus berhati-hati. Kamu tahu apa yang akan terjadi jika seseorang tahutentang kita.îìSaya tahu, tapi saya tetap harus mendapatkan anda lagi.îìAku juga merasakan hal yang sama, tapi kita hanya bisa melakukannya kalau kitasedang sendiri. Aku sangat cinta suamiku dan tidak ingin kehilangan dia.îìBagaimana dengan anda dan Adi? Apa anda akan tetap berlanjut dengan Adi?îìAku belum tahu. Seharusnya aku tak membiarkan dia berhubungan seks denganku. Diasekarang tak akan mungkin menyerah begitu saja untuk bias bersamaku lagi. Aku rasa initak akan berlangsung lama. Dia akan segera mendapatkan seorang gadis yang tepat untukseumurannya dan kisahnya denganku hanya akan jadi sebuah cerita saja. Kamu juga akanmelakukan hal yang sama nanti. Kalian para lelaki semuanya sama, begitu kalian sudahmendapatkan yang kalian inginkan, maka kalian akan mulai mencari yang lain lagi.î Ketika Maya mengucapkan itu, untuk pertama kalinya ini terlintas di hatinya, bahwamasalah Krisna mungkin saja adalah wanita yang lain. Sukri memprotes kalau dia tak akan merasa bosan terhadap dia tapi dalam hatinya diaberkata kalau apa yang barusan dikatakan nyonya majikannya ini benar adanya. Tapiuntuk sekarang ini dia akan menikmati tubuh molek Maya selam dia bisa. Maya berlalu menuju ke rumah lau mandi di bawah guyuran air hangat untukmembersihkan sisa-sisa sperma Sukri dari tubuhnya. Dihapusnya semua sisa bukti dariperbuatannya dengan Sukri pagi ini. Selain bibir vaginanya yang masih berwarnakemerahan dan terasa sedikit panas serta putingnya yang masih mencuat keras, tak adalagi bukti tersisa yang memeprlihatkan hal tersebut. Dia membayangkan apa yang akandia lakukan dengan Adi. Dia belum mengatakan pada Sukri, tapi dia tidak bermaksudmenghentikan perbuatannya dengan adik iparnya itu. Maya merasa terkejut sendiri saatmenyadari kalau dirinya sekarang mesih menharapkan bersetubuh dengan adik iparnya, meskipun setelah sebuah persetubuhan yang demikian hebatnya bersama sukridisepanjang pagi barusan. Dia menginginkan ketiga lelaki tersebut. Entah bagaimana diamencoba membayangkan bagaimana caranya untuk mendapatkan kuenya dan sekaligusmenyantapnya juga. Sore itu Adi harus tinggal lebih lama di sekolahan dan Krisna juga terlambat pulang. Keduanya untuk sekali lagi sepertinya akan tiba di rumah dalam waktu tak terpaut jauh. Maya tahu kalau Adi pasti masih ada di sekolahnya, tapi Krisna baru saja menelephonekalau dia akan lembur sore ini. Ada beberapa perkerjaan yang harus dia selesaikansebelum pulang. Dan kerja lemburnya adalah bersama Susan di sebuah motel selama takkurang dari empat jam. Kembali lagi dia sangat lelah kondisinya sesampainya di rumah. Dia sudah berencana untuk menyudahi affairnya dengan Susan tetapi begitu penisnyaterkubur dalam vaginanya, kembali dia kalah. Meskipun dia sadar kalau dia kini tengahbermain dengan api, tapi seperti ngengat yang selalu mendekat dan siap untuk terbakar..Get yours now!Tiba waktunya untuk dinner, seperti malam sebelumnya Maya sangat memanfaatkansetiap detiknya untuk menggoda kedua lelaki tersebut. Dengan sangat terbuka diabermanja pada Krisna tapi pada Adi dia juga tak mengabaikannya.

    Hanya saja malam inireaksi Krisna sangat berbeda dengan malam kemarin. Mereka menyelesaikan makan malam dan kemudia menyaksikan TV sebelum akhirnyaAdi pergi ke lantai bawah menuju ke kamarnya sendiri. Maya dan Krisna segeramenyusul pergi ke kamar mereka sendiri, Krisna hamper tertidur lelap ketika Mayakeluar dari dalam kamr mandi. Dia kenakan gaun tidur transparan yang berarti dia lebihmengharapkan berintim mesra dengan suaminya daripada pergi tidur, tapi Krisna takmenyadari itu. Maya naik ke atas ranjang dan meringkuk disamping tubuh Krisna. Setelah beberapa saatternya Krisna ak bereaksi atas keberadaannya, Maya akhirnya bangkit dan duduk. ìAbang punya masalah apa malam ini?î Krisna hampir saja terlelap tapi dia berusaha untuk terjaga dan menjawab. ìHari yangpanjang dan berat di kantor.îìAbang punya hari yang berat dan panjang selama hamper tiga bulan belakangan.Apayang sebenarnya terjadi? Malam kemarin abang tidur terlebih dulu dan kemudianterbangun dan seakan tak terpuaskan dengan seks. Kemarin malam abang menjadi diriabang yang dulu, tapi malam ini abang kembali lelah danÖ aku ingin tahu apa yangsebenarnya terjadi bang. Apa abang punya wanita lain?î Krisna tak bisa berbohong lagi meskipun dia ingin. Ekspresi wajahnya telahmenceritakan semuanya. Maya beringsut ke tepian ranjang. ìSiapa dia?î Krisna benar-benar terjaga sekarang. Dalam kondisinya yang kelelahan dia tak mampumemikirkan sebuah alasanpun untuk menutup-nutupi. ìHanya seorang wanita di kantor. Dia tak berarti apa-apa bagiku.îìApa maksud abang dia tak berarti apa-apa? Abang sudah menidurinya tak kurang daritiga bulan lamanya dan itu masih tak berarti apapun?î Maya sekarang sudah berdiri disamping tempat tidur dan dengan mata melotot menatap Krisna. ìMaksudku semuanya sudah berakhir.îìKalau semuanya sudah berakhir, lalu dari mana saja abang malam tadi?îìAku ketemu dia dan mencoba untuk menyelesaikan semuanya.îìApa maksud abang mencoba menyelesaikan semuanya. Yang harusnya abang lakukanadalah melempar pelacur itu ke jalanan!î.Get yours now!ìItu memang yang mau aku lakukan, tapi dia ingin melakkukan sekali lagi untukperpisahan. Sekali berlanjut ke yang berikutnya dan berikutnya. Aku tak tahu apa yangdimilikinya, seakan dia memantraiku hingga aku tak bisa berhenti.îìSeperti apa dia? Apa dia begitu cantik sehingga abang tak bisa melupakannya?îìTidak, dia cukup menarik tapi dia sebenarnya tidak cantik. Dia setidaknya berumur 20tahun lebih tua dariku.îìWell, sangat jelas kalau wanita itu punya penggemar yang setia. Abang ingin bercerai?îìTIDAK! Abang cinta kamu. Abang tidak ingin kehilangan kamu. Aku tahu kalau yangkulakukan ini sangat salah dan sepertinya aku tak bisa menghentikan diriku. Tapi kamusendiri tak sepenuhnya suci. Aku melihat apa yang kamu lakukan dengan Adi malamitu.î Maya benar-benar tak mampu bicara. Suaminya sudah memergokinya bersetubuh denganadiknya dan dia tak membicarakan apapun tentang hal tersebut. Kemudian suaminyamenyetubuhinya dengan sangat lebih baik dibandingkan beberapa bulan belakangan ini. ìAku tahu kalau itu salah juga, tapi abang sudah pergi tidur meninggalkan akumenggantung dan kita sudah terlalu lama tak berhubungan seks dan aku telahmembiarkan dia berbuat telalu jauh. Kenapa abang tidak mengatakan sesuatu saat melihatkami?îìAwalnya aku ingin menghajar kalian berdua saat itu juga. Lalu aku merasa ada semacamgairah saat melihat kalian berdua. Kemudian kamu kembali ke kamar dan aku harussegera menyetubuhi kamu sendiri. Aku tak bisa menceritakan padamu begitu saja kalauaku sudah melihat kamu bersetubuh dengan adikku sendiri. Aku pasti seperti seoranglelaki aneh dan tak waras kalau membiarkan dan melihat ada lelaki lain menyetubuhikamu.îìAbang tahu kalau Adi baru saja menyetubuhiku tapi abang tetap saja menginginkanku?Bahkan abang tak mengijinkanku untuk pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Abang tahu kenapa saat itu vaginaku sangat basah dan abang tetap menyetubuhiku.î Semua pembicaraan tentang Adi yang menyetubuhinya memberikan sebuah efekterhadap Krisna. Batang penisnya mulai menjadi keras dan hal tersebut tak luput dariperhatian Maya. ìSepertinya abang tetap suka ide tentang adik abang memasukkanbatang penisnya ke dalam vaginaku.î Krisna tak bisa menyembunyikan gairahnya dari Maya. ìAku tahu ada sesuatu yang salahdenganku tapi bayanganmu dan Adi bersama hanya semakin menggairahkanku. Bahkansekarang, saat aku sangat letih aku tak bisa mencegahnya.î Maya berjalan mendekati ranjang kembali dan duduk disamping suaminya. ìAbang inginbercinta, bukanÖ abang ingin bersetubuh sekarang?î.Get yours now!ìYa.î Krisna menarik isterinya ke dalam pelukannya dan menciumnya. Maya sukadengan cara suaminya berciuman dan selalu akan menyukai ciumannya. Dengan cepatMaya sudah rebah di atas ranjang itu dan Krisna bergerak menaiki tubuhnya.

    Mayamembentangkan kedua bahanya lebar dan membimbing batang penis Krisna ke pintumasuk vaginanya. Krisna memasukinya seperti yang dilakukannya ratusan kalisebelumnya, tapi kali ini terasa berbeda. Maya tahu kalu dia sudah berselingkuh dan faktakalau menyaksikannya bersetubuh dengan adiknya sendiri ternyata sangat membakarbirahinya. Krisna mengayun dengan perlahan dan lembut pada awalnya sambil meberi ciuman padapayudara dan bibir Maya. Bibirnya tengah menghisap putting susunya say Maya bertanyapadanya, ìApa abang ingin melihatku dengan Adi lagi?î Batang penisnya mengejat kerasdalam vagina Maya saat dia menanyakan hal tersebut. Sebelum Krisna mampumenjawabnya dia sudah berejakulasi di dalam Maya. Sperma Krisna menyembur didalam vaginanya memberi Maya klimaksnya sendiri sesaat berikutnya. ìAku anggap itu sebagai jawaban ya.îìYa, aku akan sangat suka sekali melihat kalian kembali. Jangan katakana pada Adi kalauaku ingin melihatnya menyetubuhimu. Dia akan menganggap aku gila.îìBagaimana jika aku tak bisa mengatur agar abang bisa melihat? Apakah tidak akan apa- apa kalau aku hanya akan menceritakan semua yang kami lakukan pada abang nantinya?îìAku lebih suka melihatnya sendiri tapi kalaupun hanya memungkinkan untukmendengarnya saja itu tak masalah.îìKalau aku melakukan itu semua apa abang akan meninggalkan wanitu itu? Aku tidaksuka abang menyetubuhi wanita selain aku.îìAku hanya bisa berjanji kalau aku akan berusaha sebisanya.î Maya menggulinkan tubuhnya turun dari atas ranjang dan berjalan menuju kamar mandiuntuk membersihkan diri. Saat dia keluar, suaminya sudah setengah tertidur. Mayamembungkuk dan berbisik di telinga suaminya, ìAku rasa aku akan pergi mengechek siAdi. Anak muda yang malang itu mungkin merasa sudah diabaikan. Sampai jumpa lagibesok pagi.î Maya meninggalkan kamar itu tanpa sepatah kata dari suaminya yang sudahhamper terlelap. Batang penisnya mengeras kembali saat membayangkan isterinya yangpergi ke kamar adiknya. Sangat kelelahan dia akhirnya terlelap dengan kondisi batangpenis mengeras sempurna saat menyaksikan bayangan isterinya berjalan keluar darikamar dengan keadaan telanjang bulat hingga akhirnya benar-benar tertidur sepenuhnya. Maya merasa tak perlu mengenakan pakaian apapun karena dia tahu kalau tak lama lagiakan telanjang juga di kamar Adi nanti..Get yours now!Dia tak perlu mengetuk pintu kamar itu karena sudah agak terbuka dan kemudia diamendorongnya untuk masuk dan menyaksikan Adi yang terbaring di atas ranjangnya. Lampu tidur di atas bedsidenya masih menyala tapi dia sudah tertidur. Tubuhnya yanghanya ditutupi oleh sehelai boxer tak tertutupi oleh selimut. Maya bis melihat batangpenisnya yang cantik dari balik boxernya. Dia naik ke atas ranjang tanpa membangunkannya. Dilepaskannya batang penis itu darbalik boxernya. Dia membungkuk dan membawa batang cantik itu ke dalam mulutnya. Batang penis itu masih lemas dan terasa lembut serta hangat di dalam mulutnya dan diamembasahi seluruh bagiannya dengan lidahnya. Dengan cepat batang penis itu mulaimengeras dan sedetik kemudian segera mengeras kencang dan tegak. Maya menatap keatas dan Adi sedang memandanginya. Maya melepaskan batang penisnya dari mulutnya. ìBardiri dan cepat lepaskan boxermu.î Adi mengangkat pinggulnya dan menurunkanboxernya lepas melewati kakinya. ìAku hampir saja putus asa dan mengira kalau kamu tak akan kembali lagi padaku.îìAku sudah bilang kalau kita harus berhati-hati dan menunggu hingga kesempatan yangtepat dating. Abangmu kecapaian lagi malam ini dan pergi tidur dengan sangat nyenyak. Aku rasa dia tidak akan bangun sampai besok pagi. Kita punya waktu semalaman hanyauntuk kita berdua. Aku mau lihat apa kamu sehebat saat pertama kali dulu.î Mayabergerak ke atas dan memberinya sebuah ciuman, membuka mulutnya agar lidahnya bisabergerak menari diantara bibir Adi untuk mencari lidahnya. Adi merasa sangat bahagia mendapati Maya berada dalam pelukannya malam ini. Tubuhmoleknya menindih tubuhnya sendiri, tangannya bergerak ke payudaranya yang dengancepat digantikan oleh mulutnya. Jari tangannya meluncur ke bawah pada perut Mayauntuk bermuara pada rambut yang menghiasi bibir vaginanya. Maya menggulingkan tubuhnya dari atas tubuh Adi dan membiarkan adik iparnyaberbuat sekehendaknya terhadap tubunya. Maya suka bagaimana cara Adimemandanginya dan sentuhan tangan serta mulut adik iparnya ini pada tubuhnya. Mayamerasa sangat menginginkan agar Adi segera menjamahnya dan membenamkan batangpenis cantiknya jauh sedalam-dalamnya ke vaginanya.

    Sama seperti yang didapatnya dariSukri siang hari tadi dia ingin setiap lekuk tubuhnya terjamah. Dia merasa teramatbahagia karena mulai sekarang dia bisa menikmati persetubuhan dengan Adikapanpundia mau dengan restu suaminya. Dia harus segera menemukan cara agar bisamendapatkan keduanya disaat yang sama tanpa harus mengatakan pada Adi kalauabangnya ingin melihat mereka bersetubuh. Tapi malam ini dia hanya menginginkan Adiuntuk menyetubuhinya sebanyak yang dia mau dan dengan style apapun yang dia suka. Adi adalah type kebanyakan pemuda berumur 18 tahun lainnya. Batang penisnya tetapkeras sepanjang waktu dan sekarang dia sudah tahu kalau dia bisa menikmati tubuhmolek kakak iparnya kapanpun dia mau. Adi bergerak ke atas tubuh Maya dan Mayamembukakan pahanya untuknya. Dia melihat saat penisnya yang gemuk menemukanjalan masuknya sendiri dan dengan perlahan melesak masuk ke dalam vaginanya yang.Get yours now!menyambut. Sudah beberapa bulan belakangan ini Maya tak mendapatkan nafkah batinyang didambakannya. Sekarang dia mendapatkan pelepas dahaga kewanitaannya dariAdi, Sukri dan sekaligus dari suaminya hingga terpuaskan seutuhnya. Maya membuat dirinya rileks dan membiarkan Adilah yang berperan aktif mengerjaivaginanya dengan penis besarnya itu. Ini terasa sangat nikmat saat meresapi kenikmatandari batang penis muda dan keras milik Adi ketika dia mengocoknya keluar masuk dalamtubuhnya. Pelan namun pasti dia membawa Maya semakin tinggi dan bertambah tinggilagi hingga dia tak mampu menunggunya lebih lama lagi. Kedua kakinya melingkar padapinggul Adi dan kedua tangannya mengalungi lehernya merapatkan tubuh Adi. ìAyo, lebih cepat lagi,î bisiknya di telinga adik iparnya. ìLebih cepat, lebih cepat lagi, biarkanaku merasakan seluruh gairahmu dalam tubuhku.î Adi mengabulkan semua permintaanMaya dan mengocokkan dengan cepat dank eras batang penis kerasnya dalamcengkeraman hangat vagina isteri abangnya ini. Dan dengan cepat kemudian Adi tak mampu menahan deru kenimatan yang melandasekujur tubuhnya. Dia harus mengeluarkan madu birahinya dan dia mengatakannya padaMaya. ìAku sudah siap. Saat kamu mulai keluar nanti aku ingin kamu mendorongpenismu sedalam yang kamu mampu dan biarkan terkubur di dalamku. Aku inginmerasakan spermamu yang hangat menyiramku.î ADi mempercepat gerakannya danMaya bergerak mengimbanginya. Hingga tiba akhirnya klimaks itu diraihnya, Adimembenamkan seluruh batang penisnya sedalam dalamnya ke dalam cengkeramanvagina kakak iparnya. Tangannya berada di bawah pantat Maya untuk mengangkatvaginanya agar semakin merapat pada tubuhnya. Spermanya menyembur dengan sebuahtembakan keras berkali kali dan itu membuat Maya meraih klimaksnya sendiri bersamaAdi. Maya dapat merasakan setiap tetes sperma Adi saat menyembur, sperma yanghangat itu membuatnya tidak dalam periode mengkonsumsi obat pencegah kehamilanagar dia dapat merasakan setiap gerakan sperma adik iparnya yang hangat saat memasukirahimnya. Setelah gempuran puncak kenikmatan keduanya mereda, keduanya rebah di atas ranjangdengan saling berpelukan sambil berbincang. ìSekarang apa kamu menyesal temangadismu tak berhasil kamu dapatkan?îìTentu saja tidak, tak munkin dia bisa terasa senikmat dan sehebat kamu.îìAku juga merasa senang dia sudah mengecewakanmu. Aku bahagia akan apa yangsudah kita lakukan berdua.îìBagaimana dengan bang Krisna? Bagaimana jika dia tahu tentang kita?îìApa kamu pernah dengar tentang lelaki yang suka kalau isterinya dengan lelaki lain?îìAku pernah mendengarnya, tapi bagaimana bisa ada orang yang ingin isterinyabersetubuh dengan lelaki lain?î.Get yours now!ìAku rasa mereka ingin agar isterinya dapat merasakan kenikmatan yang lebih dari apayang bisa diberikan oleh satu lelaki saja dan disamping itu mereka juga merasakansebuah sensasi lain saat mengetahui hal tersebut.îìApa kamu pernah melakukannya dengan lelaki lain selan abang?îìKamu yang pertama bagiku selain dengan suamiku sendiri, dan sangat kebetulan sekalilelaki itu adalah adik dari suamiku sendiri. Aku tak pernah mengharapkan lelaki lainselain suamiku hingga kejadian malam itu. Kamu mendapatkanku di saat yang palingterlemahku dan aku merasa bersyukur kamu sudah melakukannya.î Maya merasa takperlu menceritakan kalu setelah malam itu dia juga bersetubuh dengan tukang kebunnyasetiap hari. ìAku juga bersyukur mendapatkanmu disaat itu.

    Aku hanya berharap agar abangkujangan sampai tahu.îìBagaimana kalau ternyata dia sudah tahu?îìAku mungkin akan diusir dari sini.îìBagaimana jika aku bisa membujuknya agar kamu boleh tetap berada di sini?îìBagaimana caramu bisa membujuk abang agar mengijinkanku tetap di sini sementaradia tahu tentang kita?îìApa kamu mau melakukannya denganku bersama bang Krisna di waktu yang sama?îìMaksudmu kita bertiga di waktu yang sama?îìYa, three some.îìAbang tak akan mau.îìJika aku bisa membujuknya apakah kamu akan bersedia melakukannya?îìGila, tentu saja mau, itu pasti akan menjadi hal paling hot uang pernah kulakukan.îë ìAku bisa tahu dengan batang penismu yang sudah mengeras laki saat ini, kalau kamusuka dengan ide itu. Aku akan mulai mencoba membujuk bang Krisna. Itu jalan agar kitabisa bersama terus kapanpun kita mau.î Percakapan itu membuat mereka siap kembali. Maya memutar tubuhnya dan mengambilbatang penis Adi untuk dimasukkan ke dalam mulutnya. Dia ingin sperma yangberikutnya keluar dalam mulut dan meluncur ke dalam tenggorokannya..Get yours now!Adi menatap vagina basah Maya yang berada tepat di atas wajahnya. Dia tak tahubagaimana rasanya menghisap spermnya sendiri dari vagina kakak iparnya. Dia takpunya banyak pilihan begitu Maya merendahkan vaginanya kea rah mulut Adi. Adimendapati kalau ternyata rasanya taklah seburuk bayangannya, Segera saj klimaksberikutnya mereka dapatkan dengan masing-masing permainan mulutnya. Maya menelanseluruh sperma yang diberikan batang penis Adi dan Adipun setiap tetes madu cinta darivagina Maya. Keduanya saling membersihkan kemaluannya masing-masing denganmenggunakan mulut sebelum kemudia memulai sebuah babak baru lagi. Sang mentari sudah hampir terbit saat Maya melangkah menuju ke kamar tidurnyakembali. Krisna sudah menantinya dengan batang penis yang sudah sangatlah keras, segera dibaringkannya Maya ke atas ranjang dan menghujamkan batang penisnya kedalam vaginanya yang sudah basah kuyup oleh begitu banyaknya sperma adiknya yangtertuang di dalamnya di sepanjang malam tadi. Saat Krisna menyetubuhinya dengansangat bergairah, Maya menceritakan secara detail apa yang telah terjadi dalam kamarAdi di lantai bawah tadi. Dan hal tersebut sungguh membuat birahi Krisna meroketmencapi batanya hingga sudah tak mampu lagi ditahannya spermanya menyembur keluarmembasahi vagina isterinya yang sudah teramat sangat basah itu. Maya tak meraihklimaksnya sendiri kali ini setelah begitu banyak puncak kenikmatan diraihnyasebelumnya bersama Adi, tapi dia merasa sangat bahagia dan damai berada dalampelukan suaminya tercinta saat ini. Dia merasa akan mendapatkan momen terindah dalamkehidupannya jika kedua lelaki ini bisa didapatkannya di saat yang bersamaan. *****Kedua lelaki ini bangun kesiangan keesokan harinya dan dengan bergegas mencobauntuk mengejar waktu agar tidak telambat ke sekolah maupun berangkat kerja. Sedangkan sabg wanita yang sudah terkuras selurh energi yang tersimapan dalamtubuhnya karena permainan birahi sepanjang malam tadi tetap tak beranjak darinikmatnya dekapan ranjang. Saat keduanya saling bertemu di dapur adalah momen yang paling membuat merekajengah dan kikuk. Adi merasa bersalah telah meniduri isteri abangnya tapi Krisnamengatakan padanya kalau Maya sudah menceritakan semuanya pada dia. ìRileks dik, Maya sudah menceritakan semuanya pada abang. Kelihatannya dia menginginkan kitaberdua, dia wanita yang hebat dan sepertinya membutuhkan kita berdua untukmembuatnya tetap bahagia. Setidaknya sampai kamu lululs sekolah. î Keduanyameninggalkan rumah dengan sura tawa bahagia mengiringi, tapi tak bisa disangkal lagikeduanya sudah tak sabar untuk menanti hari berganti malam agar mereka bisa bersamadengan Maya kembali. Waktu sudah menjelang saat makan siang ketika pintu kamar Maya terbuka. Sura pintuitu membangunkan Maya dari lelap tidurnya dan dia bangkit duduk di atas ranjangnya. Dia masih dalam keadaan telanjang bulat karena kejadian malam tadi. Ternyata yangdating Sukri untuk mengecek keadaannya.

    Dia menatap isteri majikannya tersebut yangduduk dia tas ranjang dalam keadaan selimut yang menutupi bagian pinggangnya ke.Get yours now!bawah. Payudara indahnya terpampang indah di depan mata Sukri dan Maya tak berusahasedikitpun untuk menutupinya dari pandangan Sukri. ìSaya pikir mungkin harus melihatkeadaan anda. Sekarang sudah hamper tengah hari dan anda belum keluar dari dalamkamar sekalipun. Apa anda baik-baik saja?î Maya memberi tanda padanya agar mendekat ke ranjang. Begitu Sukri sudah beradadekat dengannya, Maya menyibakkan selimut yang menutupi sisa bagian bawahtubuhnya hingga sekarang tubuh molek itu terpampang seutuhnya tanpa selembarkainpun menutupinya. ìBuka seluruh pakaianmu dan naiklah ke sini bersamaku.î Takperlu disuruh dua kali, Sukri bergegas melucuti seluruh pakaiannya dan bergabungdengan nyonya majikannya ke atas ranjang. ìSepertinya anda sangat sibuk tadi malam.îìMemang malam yang sangat sibuk tapi aku masih punya cukup untuk kamu. Kemarilahdan biarkan aku merasakan lagi batang penismu yang besar itu di dalam vaginaku.î Sukri tak bisa menunggu untuk segera menyetubuhinya kembali. Seperti suami dan adikiparnya, dia ingin merasakan batang penisnya dalam remasan kehangatan dinding vaginaMaya yang rapat. Sama sekali tak ada keraguan pada keduanya, Sukri inginmenyetubuhinya dan Maya ingin segera disetubuhi olehnya juga. Sukri benar-benarmenikmati dan memanfaatkan setiap detik dari waktu yang dia punya saat ini untukmemberikan Maya hadiah klimaks yang berkesinambungan berulang kali sebelumakhirnya dia tumpahkan sperma tuanya ke dalam vagina muda Maya. Maya teringatkemarin malam saat dia ingin malam itu tidak sedang dalam periode mengkonsumsi obatpencegah kehamilan agar sperma Adi dapat memasuki rahimnya hingga membuatnyahamil, namun sekarang dia merasa bersyukur karena dia dalam periodenya atau kalautidak dia pasti akan sangat kesulitan mencari alasan kenapa dia melahirkan bayi yang takmirip sama sekali dengan wajah suaminya tapi malahan wajah Sukri. Mereka berdua hanya rebah di atas ranjang setelah menuntaskan babaak-babakpersetubuhan di awal hari itu hingga siang hari berlalu, lalu keduanya bangkit untukmandi dan membersihkan diri. Keduanya berjalan menuju ke kolam renang dan berenangbersama sampai tiba waktunya menjelang Krisna dan Adi pulang. Maya sadar dia bisamengatur untuk mendapatkan suami dan adik iparnya bersamaan tapi sangat tidakmungkin mereka setuju jika Sukri ikut bergabung bersama mereka juga. Sukri faham kaludia harus tetap menjaga rahasia ini atau mereka akan berada dalam masalah besar. Diasudah merasa puas bisa menikmati kemolekan tubuh Maya saat siang harinya dan jikamalam tiba adalah waktu untuk majikan serta adik iparnya. Malam itu Maya, Adi, dan suaminya melakukan threesome yang pertama kalinya dalamkehidupan mereka. Pada awalnya semuanya terasa canggung bagi mereka tapi Mayaberhasil mengendalikan suasana. Dia melucuti pakaiannya dan membuat kedua lelaki itumengikuti tindakannya. Maya membuat keduanya rebah di atas ranjang, masing-masingdi kedua sisinya. Saat dia merebahkan tubuh telanjangnya diantara dua kakak beradik itu, tangannya meraih masing-masing batang penisnya. Begitu tangan halusnya mulai.Get yours now!bergerak memanjakan batang penisnya, kedua lalaki itu mulai merasa rileks dan larut kedalam suasana yang berhasil dibangun Maya. Krisna yang pertama kali bereaksi, dia menggeser tubuhnya kea rah Maya tapi tanpamembuat batang penisnya terlepas dari genggaman tangan isterinya, diraihnya sebelahpayudara Maya. Didekatkannya putting ranum itu pada mulutnya untuk dihisap hinggamembuatnya mengeras dan semakin memerah warnanya. Krisna melirik kea rah Adi danberkata, ìDia punya daging kenyal ini dua buah. Apa tak seharusnya kamu beri perhatianpada yang satunya?î Adi tak butuh dorongan lagi, langsung saja dia bekerja pada payudara Maya yang satunyadan tak lama kemudian mulutnya bergerak ke bawah menelusuri perutnya menuju padavagina Maya. Dia harus menepiskan tangan abangnya terlebih dulu untuk memberikanruang bagi lidahnya.

    Begitulah malam pertama itu berlangsung. Kedua lelaki itu menyentuh Maya seperti yangbelum pernah dia rasa sebelumnya. Keduanya membawa Maya pada titik puncak di manatak pernah terbayangkan dalam benak Maya sebelumnya. Maya sangat menyukai apayang bisa diberikan oleh kedua lelaki itu tapi saat ini terasa benar-benar dua kali lebihnikmat. Klimaks diikuti klimaks yang berikutnya menyusul setiap kali salah satu darimereka menyetubuhinya tanpa memberinya waktu jeda. Ketika mereka pada akhirnyasampai di tepi daya tahan tubuh masing-masing, ketiganya jatuh terlelap dalam kepuasandengan tubuh molek Maya terhimpit di antara pelukan kedua lelaki itu. Keesokan harinya Maya bangun yang palin awal, dia hanya butuh waktu sekejap untukbisa memahami sedang berada di mana dia. Dipandanginya kedua lelaki yang terbaringdisampingnya, begitu mirip. Benaknya melayang dalam lamunan, kurang dari satuminggu sebelumnya dia merasa ada yang salah dalam mahligai pernikahannya. Suaminyasudah tak menginginkan bercinta dengannya lagi, tapi sekarang dia mendapatkan semuakenikmatan seksual yang dia butuhkan dari keduanya, suaminya dan adik iparnya. Plussemua kepuasan seksual yang didaptnya juga dari Sukri yang kedua lelaki yang sedangterlelap disampinya itu tak mengetahuinya. Dia membayangkan apa yang akan mungkinbisa terjadi nantinya. Beberap bulan berikutnya semuanya tak berubah. Adi akhirnya pindah ke dalam kamarmereka. Setiap malamnya mereka berdua menggali semua kenikmatan seksual dari birahiMaya ataupun salah satunya yang hanya menyaksikan. Dan setiap harinya juga diisidengan petualangan seksual yang lain bersama Sukri. Maya merasa bahagia dengansemua permainan seks dengan mereka tapi ada kalanya dia harus berkata tidak padamereka agar bisa mengistirahatkan tubuhnya untuk beberapa hari. Ketiganya sungguhsangat memuaskan birahinya tapi juga membuatnya kewalahan. Maya tak pernahmembayangkan kalau dia akan mendapatkan kenikmatan seksual yang berlimpah lebihdari yang diimpikannya tapi wakti demi wakti semua itu didapatkannya. Hukum alam tak bisa dihindar, apapu juga pasti akan ada akhirnya. Adi yang pertamakali berlalu, dia akhirnya lulus sekolah dan pergi untuk melanjutkan ke jenjang kuliah..Get yours now!Dia masih tetap kembali ke rumah abangnya sesekali dan menghabiskan waktu bersamamereka. Dia tetap diterima oleh abang dan kakak iparnya. Sukri mengikuti beberapa minggu berikutnya. Seorang temannya menawarinya sebuahpekerjaan yang menjanjika di luar kota. Sebuah pekerjaan yang tak mungkin ditolaknyameskipun pilihannya harus meninggalkan Maya. Minggu-minggu terakhir kebersamaankeduanya dijadikan momen perpisahan yang tak terlupakan bagi keduanya, Maya tahukalau dia pasti akan merindukan lelaki paruh baya itu nantinya. Krisna akhirnya berpisah dengan Susan. Seks dengan Maya dan adiknya melebihi apayang didaptnya dari Susan. Setelah kepergian Adi, dia dan Maya masih melakukanhubungan seksual hamper tiap malamnya. Memang tetap terasa nikmat dan indah tapimasih tak bisa menyamai kenikmatan ketika kedua lelaki itu ada dan salingmemberikannya kepuasan. Krisna tak lama kemudian sudah menemukan wanita lainnyalagi. Perhatian Krisna mulai berkurang terhadapnya dan Maya tahu kalau suaminyamenemukan vagina muda yang baru untuk dia nikmatiÖ Kini Maya kembali padakeadaan sebelum Adi dan Sukri masuk ke dalam kehidupan seksnya. Dia dan Krisna mencoba beberpa kali untuk mencari pengganti Sukri tapi keberuntunganmasih belum berpihak pada mereka. Maya sedang bermalas-malasan menikmati waktunya berbaring di tepi kolam danmenikmati sentuhan sinar mentari dengan keadaan telanjang bulat sore itu. Sejak hanyadia seorang yang ada di rumah itu, kegiatan berjemur telanjangnya menjadi kegiatan yangrutin. Dia mendengar ada seseorang berteriak memanggil namanya, dia bangkit danmeraih handuk disampingnya untuk kemudian dililitkan pada tubuh moleknya. Diamelihat di depan gerbang ada seorang muda dengan kulit coklat tua dan tubuh tegapsedang berdiri memandanginya. ìAda perlu apa?îìNama saya Jaya dan paman Sukri yang menyuruh saya untuk datang ke sini menemuianda. Beliau bilang kalau anda sedang membutuhkan tenaga setelah kepergiannya.î Tanpa bertanya dia membuka pintu gerbang itu dan berjalan mendekati tempat Mayasedang duduk dengan hanya sebuah handuk saja yang menutupi tubuhnya.

    Apa yangterpampang di hadapan mMaya adalah sesosok lelaki berkulit galap berusia 20an dengantubuh tegap berotot dan sebuah tonjolan besar pada selangkangannya. ìKamu punya keahlian apa?îìTidak begitu banyak untuk urusan kebun ataupun rumah tapi bisa sangat diandalkanuntuk hal yang dibilang paman Sukri bahwa anda pasti lebih membutuhkan.î Diamelpaskan kaosnya melewati kepala dan disusul celanya juga. Mata maya segera terfokuske arah selangkangan anak muda dihadapannya ini, untuk memandangi dengan terpanapada sebuah batang penis yang bahkan lebih besar dari kepunyaan pamannya. Dan batangitu sudah berdiri tegak keras menunjuk ke arahnya..Get yours now!Maya menatap wajah Jaya lagi yang sedang mengamati lekuk tubuhnya tanpa berusahamenutup-nutupi saat dia sedang menatap takjub pada benda diantara pahanya. Mayamerenggut lepas handuk yang melilit tubuhnya. ìKelihatannya kamu punya peralatanyang tepat, kita lihat apa kamu tahu bagaimana cara menggunakannya dengan benar.î May membentangkan kedua pahanya dan tangannya terjulur ke depan untuk menariktubuh lelaki muda di hadapannya itu ke arahnya. Dia membimbingnya kea rah pintumasuk vaginanya, dan saat Jaya mulai memasukinya Maya berkata. ìPerlahan saja danjangan tergesa.

    Aku belum pernah merasakan yang sebesar ini.î Hari itu juga Jaya resmi bekerja di rumah itu dan malam harinya dia mulai memindahkanbarang-barangya untuk menempati bekas tempat Sukri. Dia sudah sibuk denganpekerjaan kebunnya saat Krisna berangkat bekerja. Sepanjang hari itu dia bekerja tanpalelah. Dia hanya berhenti untuk mengurus Maya sebelum Krisna pulang kembali. Krisna memutuskan kalau pemuda ini layak untuk bekerja menggantikan Sukri danmenetap di tempatnya. Tapi yang Krisna tak tahu adalah kenyataan bahwa pekerjaannyayang paling ternilai bagus bukanlah di kebun, mengurus kuda atupun lainnya melainkandisaat setelah Krisna pergi berangkat kerja setiap paginya. Pekerjaan kebun dan lainlainnyahanyalah menjadi semacam biaya yang mesti dikeluarkan Jaya untuk seorangwanita bertubuh molek dan vagina tercantik yang pernah ditemuinya. Tapi itumembuatnya menjadi seorang lelaki muda yang paling beruntung..Get yours now!

  • Lendir yang Terasa Nikmat Setelah Threesome dengan Istri & Wanita Lain

    Lendir yang Terasa Nikmat Setelah Threesome dengan Istri & Wanita Lain


    1313 views

    Lendir yang Terasa Nikmat Setelah Threesome dengan Istri & Wanita Lain

    Cerita hot – Penat banget rasanya seharian kerja, kudu pulang jam 6, untung dah punya bini yang masih sempat-sempatnya nyiapin makan ama kopi. Padahal dia pasti capek juga seharian kerja. Mungkin jam 8 kita berdua udah tertidur. Capek banget, lewat dulu deh ML-nya.

    Siang ini aku kok ngantuk banget ya rasanya. Mumpung direksi pada lagi rapat, kesempatan nih aku pulang kerumah, tidur barang 1-2 jam sempatlah pikirku, langsung deh aku ngacir kerumah yang jaraknya cuma 15 menit dari kantor.

    Sampe dirumah aku memang punya kebiasaan masuk dengan ‘silent style’ tapi bukan ninja ya bro. Maklum daerah pinggiran mesti cek dulu, daripada keduluan rampok, apalagi kalo ada “Sejenis Ryan” bisa ngacir nih nyawa.

    Perlahan kubuka garasi rumah, “lho kok ada motor bini yach” padahal kan dia tadi ngantor, turunnya aja sama-sama, cuti juga ndak. Kalo sakit pasti dia telpon aku, ndak mungkin berani pulang sendiri. Perasaan curiga mulai muncul, pengalaman selingkuhku justru mengganggu aku nih.

    Garasiku memang langsung mengarah ke ruang tengah, kulihat Tas biniku, ada diatas meja kerjaku, blazer kantornya tergeletak di sofa, bau asap rokok menusuk hidungku dan kulihat diatas meja masih menyala rokoknya dan sepertinya baru saja dihisap. Kontan darahku mendidih sampe ke ubun-ubun. Gila istriku yang kusayang, dan perhatian ternyata berselingkuh. Perasaan marah bercampur sakit hati membuat aku hampir saja menendang pintu kamarku.

    “Mundur 7 langkah, maju 7 langkah” aku teringat sebuah buku filsafat cina yang intinya bisa meredakan amarah. Emosiku akhirnya bisa terkendali, memang aku tidak mundur tapi mengambil nafas biar hatiku tetap dingin. Aku hanya mundur beberapa langkah, mengambil sebuah kursi bar yang cukup tinggi.

    Kubawa ke depan pintu kamarku, aku mengintip lebih dulu melalui ventilasi kamar tidurku. Tempat tidurku terhalang oleh dinding kamar mandi, hanya seperempat kasur saja yang terlihat, dan disitu hanya terlihat sepasang kaki mulus istriku saja, “ah ternyata istriku sedang istirahat sendiri” aku agak sedikit lega.

    Sesaat aku diam dan berniat ingin turun, namun tiba-tiba ada sebuah kaki yang merayap menaiki kaki istriku, kagetku membuat aku hampir melompat dari kursi. Untung aku bisa bertahan dan terus kuperhatikan sepasang kaki lainnya itu. “mulus” lho kok?

    Aku turun dari kursiku pelan-pelan mengembalikan kursi itu ketempat semula, berjalan kearah garasi, kuamati disitu, sepatu lelaki yang ada hanya milikku. Dan beberapa sepatu wanita, yang aku sendiri tidak hafal dengan sepatu-sepatu istriku.

    Aku jadi penasaran kudekati lagi kamar tidurku, beruntung sekali aku selalu merawat engsel pintuku yang ternyata tidak terkunci, karena memang tidak ada orang lain dirumah kami. Suara TV dikamarku menyamarkan bunyi handle pintu. Posisi tempat tidurku memang sedikit salah sehingga jika pintu kamar terbuka pasti tidak akan kelihatan dari arah kepala tempat tidur.

    Aku berjalan perlahan seperti ninja menyusuri dinding kamar mandi, dan berhenti setelah aku bisa melihat bayangan tempat tidurku dari cermin rias. Aku kembali terkejut melihat tubuh istriku yang sudah tidak menggunakan apa-apa lagi, sementara diatasnya menindih seseorang yang sangat aku kenal, “sahabat istriku” yang juga tempat curhatku kalo lagi marahan sama istriku. Temannya sekantornya yang selama ini aku percayakan jika istriku ingin berlibur keluar kota. Seseorang yang juga aku senangi.

    Dia selalu membayangi pikiranku yang kadang ngeres namun sedang bosan dengan wajah istriku. Keturunan cina yang kulitnya sedikit lebih putih dari istriku. Pernah sekali pas istriku sedang keluar kota dengannya aku minta difotoin dia kalo lagi tidur sama istriku, sayangnya sampat saat ini ndak pernah dituruti sama istriku.

    Oke bro, Mey memang seorang wanita keturunan cina, dengan wajah yang cantik. Tingginya juga seukuran biniku, hanya saja bokongnya yang padat sudah agak turun karena sudah punya 2 anak. Kok bisa punya anak ya padahal kehidupannya dengan suami yang aku dengar dari cerita istriku sih biasa saja, malahan cukup dingin, Mey sering iri dengan gaya kami yang masih seperti orang pacaran. Tapi hari ini aku ndak percaya kalo ternyata istriku dan Mey bukan hanya bersahabat tapi menjadi sepasang kekasih.

    Lamunanku buyar karena kudengar suara desahan istriku, istriku dan Mey masih melakukan French kiss, aku sedikit cemburu karena kulihat begitu semangatnya istriku membalas setiap ciuman yang diberikan Mey, mereka terlihat sangat mahir memainkan lidahnya, posisi Mey yang diatas biniku, selalu menggoyangkan pinggulnya mengikuti irama tangan kanan istriku yang memegang bokongnya, sementara tangan kiri istriku mengelus leher dan punggungnya, desahan istriku terdengar lagi saat Mey memegang puting istriku.

    Ampun dah sekarang bukannya aku marah sama istriku, malahan aku jadi ikutan horny, aku justru menikmati show itu. Mey mulai melepas gaya frenchkissnya dan mulai menjilati leher biniku, ketelinga istriku, mengulumnya, membuat istriku mendesah dan memperkuat pelukannya pada Mey, aku tau rasanya saat itu, karena itu juga yang aku lakukan ke bini saat foreplay. Mey mencium istriku dan menjilati leher istriku seperti menikmati eskrim. Mey mulai turun ke arah payudara biniku yang sekel itu.

    Diremasnya kedua bukit dengan begitu halusnya, sambil menjilati dan mengulum putingnya, istri menggelinjang dan begitu menikmatinya, aku merasa bersalah pada istriku karena sering melewati bagian ini, “ah yank” desahan itu keluar dari mulut istriku, bukannya “ah mas”. Kumajukan badanku karena kau semakin horny dan supaya bisa melihat jelas tanpa lewat cermin lagi, wajah istriku begitu menikmati gigitan-gigitan yang diberikan Mey. Kedua tangan istriku mencengkram bantal tanda ia begitu menikmati, kaki istriku melingkari badan Mey yang terus bergoyang menekan daerah selangkangan istriku.

    Mey kembali memberikan kenikmatan pada istriku dengan menciumi daerah pusar dan terus turun ke daerah miss V istriku. Mey menjilati seluruh daerah itu membuat badan istriku terkadang sontak kejang, memang wanita bisa saling mengerti bagian itu.

    aku benar-benar menikmati tubuh Mey yang selama ini hanya bisa aku bayangkan, posisi Mey yang meninggung dengan wajahnya yang mengarah ke tubuh istriku membuatnya tubuhnya semakin sexy, bokongnya yang putih.

    Duh kepingin rasanya aku melompat dan menjilati bokong itu. payudara Mey memang sudah tidak terik lagi, maklum sudah punya anak, namun dengan putingnya yang kecil itu begitu berbeda dengan milik istriku yang sedikit besar.

    Desahan istriku semakin sering, tanda istriku hampir mencapai klimaksnya mengeluarkan lendir, Mey sekarang mengambil posisi 69. Dasar aku masih sayank ama biniku, aku ndak tega kalo istriku juga harus menjilati MissVnya Mey. Nekat aku berdiri di depan Mey yang masih asyik memainkan miss-V istriku.

    Sontak Mey terhenyak, aku tau pasti dia kaget bener, tubuhnya gemetar ketakutan, aku sengaja memasang wajah angker dulu, padahal aku juga lagi horny banget. “Mas” suara istriku juga bergetar, keduanya terduduk, istriku benar-benar salah tingkah, sedangkan Mey menutupi payudara dan miss-Vnya, tapi ndak mungkin bisa kan,

    aku masih bisa melihat bentuk tubuhnya yang putih mulus itu, sedikit lebih putih dari istriku, udah dari sononya emang putih sih Mey, aku berpura-pura mengambil nafas panjang. Kudekati mereka berdua. Wajah istriku menunduk, pasti ia takut aku gampar. “Mas maaf, ampun mas”.

    Kini aku duduk mendekati istriku, duduknya semakin meringkuk, sedangkan Mey semakin gemetaran. Kupandangi wajah mereka berdua, keduanya ndak berani menatapku, he..he sandiwaraku berhasil, padahal aku sedang menikmati dua wajah cantik dihadapanku, seseorang yang aku cintai dan seseorang yang aku senangi dan selalu mengganggu hayalanku. Kuambil selimut dan kututupi kedua tubuh wanita ini. Mey ingin berdiri, pasti dia akan mengenakan bajunya.

    “Mey, kamu duduk dulu, aku mau ngomong” cegahku. Suaraku sengaja kutinggikan biar lebih gimana gitu.

    “sudah berapa lama, ma begini?”
    “B..baru kali ini mas” jawabnya.
    “Tapi kalian kan sering pergi liburan sama-sama, malahan seringnya satu kamar, biarpun perginya rame-rame”

    “benar mas, baru kali ini kita keterusan sampe gini” istriku diam “dulu pernah pegangan tangan aja waktu tidur bang” sambut Mey.
    “Ma, aku lebih suka kamu jujur”

    “Iya mas, dulu waktu liburan ke Bali yang berlima, kami cuma ciuman mas, ndak lebih” yah aku ingat istriku pernah cerita kalo suami Mey saat itu sedang selingkuh, dan dia curhat ke biniku sampe nangis, mungkin itu yang buat Mey jadi ndak mesra lagi ama suaminya. Dan berita terakhir Mey pingin cerai dari suaminya.

    “ya udahlah, mau diapain lagi, aku tau kalian juga saling menyayangi” “Mey.. kamu tega benar ama aku, padahal aku percaya sama kamu, dan aku suka kok sama kamu”

    “Maaf ya bang” he..he.. pasti Mey ndak ngerti arah omonganku tadi.

    Wajahku tida lagi angker, aku sebenarnya dari tadi sudah mau tersenyum, dan saat kupandangi wajah istriku dan aku tersenyum padanya, istriku meraih tanganku dan mencium tanganku tanda menyesal. Kupegangi wajahnya dan aku mencium kening istriku.

    Dasar akunya dari tadi emang udah horny, langsung kucium istriku, kulumat bibirnya dengan gaya French kiss yang tadi aku saksikan. Ciuman kali ini benar-benar beda banget, istriku membalasnya seakan ia benar-benar mau menyenangi aku.

    Ia menarikku dan meluruskan tubuhnya keranjang, sedangkan Mey masih terduduk disamping kami, kupegang payudara istriku, dia membalasnya dengan menggenggam Mr.Pku, istriku mulai melucuti baju kemejaku dan melemparnya ke lantai, aku bergerak menciumi leher istriku,

    wangi tubuh Mey, masih melekat di tubuh istriku membuat aku semakin semangat mengulum telinganya. Istriku mendesah, “oh mas, aku sayang mas” sambil tanganya mulai membuka celanaku, sekilas kulihat Mey mulai bergerak menyingkir, dia pasti ingin memberi kesempatan kepada kami berdua.

    Tanganku langsung menangkap tangannya, tanda ia tidak boleh pergi dari situ. “Bentar bang, aku ke WC dulu ya” pasti karena ketakutan tadi Mey jadi pengin pipis. Kuteruskan melumat bibir istriku dan mengulum payudara istriku, sementara istriku telah melepaskan seluruh pakaianku.

    Kudengar dari kamar mandi ada suara air tanda Mey telah selesai, “Ma panggil Mey” kataku. Saat Mey keluar dari kamar mandi istriku memberinya kode untuk duduk kembali ketempat semula. Mey menurutinya. Kutangkap tangan Mey, namun aku masih asyik mencumbu istriku, kuremas tangan Mey layaknya orang berpacaran, Mey menanggapinya dia juga meremas tanganku dengan kedua tangannya, dan mencium tanganku seperti mengucapkan terima kasih karena tidak seperti yang dia takutkan tadi.

    Istriku juga melihat kejadian itu, lau ia bergeser menaikkan kepalanya ke atas paha Mey sambil menarikku untuk mengikutinya. Posisi ku sungguh diuntungkan aku berciuman dengan istriku dengan tangan kananku memegang tangan Mey sementara tangan kiriku mengelus payudara istriku, sementara wajahku menempel ke payudara Mey.

    Sesaat kemudian istriku melepaskan ciumanku, lalu memandangku kemudian ke arah Mey, aku menatap wajahnya dan wajah Mey, Mey membalas kami berdua sambil tersenyum. Coba kukecup pipi Mey. Dia agak menghindar, aku tau ia pasti merasa tidak enak dengan istriku.

    “Jadi gimana kita ma?” tanyaku. “Ya mas kan sayang ama aku, senang ama Mey juga dari dulu sampe minta fotonya yang habis mandi kan? Hi..hi..” “Terus?” tanyaku lagi

    “Aku sayang ama mas dan Mey, Mey sayang juga ama aku, Cuma ndak tau dianya dengan mas”.

    “Kalo mama selingkuhnya ama laki-laki sih aku pasti bisa marah besar, tapi kalo ama Mey, sih aku ndak masalah ma, rasa senangku bisa berubah jadi sayang juga kan”

    “Makasih ya mas, aku beruntung punya suami kayak kamu mas, kamu gimana Mey?”

    “Entah kenapa kok aku jadi sayang ya ama kalian berdua, aku ijin ya selingkuh ama suami kamu?” jawabnya. Istriku tersenyum.

    Lalu kucium lagi istriku sambil merangkul Mey, tak lama istriku mendorongku keatas aku pun mencium Mey yang membalasku, kali ini aku merasakan double French kiss yang luar biasa. Ciumannya lebih liar saat istriku mulai meremas dan mencium payudara Mey, sementara satu tangannya membelai torpedoku.

    Lidah kami seperti dua orang satria yang berperang memainkan pedang dengan liukan-liukan jurus mematikan, jurus kami yang selalu saja seri membuat aku melakukan manuver untuk melakukan jurus lainnya, kini kuarahkan lidahku ke arah leher Mey.

    “hhhhh” desahannya yang tertahan mengisyaratkan manuverku cukup berhasil, pingin rasanya kubuat tanda disitu, tapi ah, ntar jadi berabe, jadi kelanjutkan dengan arah telinga, kujilati dan kukulum bagian bawah telinganya, Mey menyerah tak berkutik, gigitan kecil dan remasan istriku ke payudaranya tentu membuatnya semakin tak berdaya.

    Posisi Mey yang tadi duduk kini berganti menjadi terlentang, sementara istriku mendapatkan daerah bawah aku mendapatkan tubuh bagian atas Mey, bentuk payudaranya yang masih agak kencang berarti punya Mey jarang disentuh sama suaminya, putingnya mengeras, nafsu Mey mulai naik.

    Istriku mulai meraba paha dan daerah selangkangan Mey, akupun mulai memijat susu Mey, meremasnya dengan lembut, Mey membalasnya dengan menyentuh mr-P, masih agak kaku, pasti karena bukan punya suaminya, walau begitu dengan sentuhan jari-jarinya membuat mr-P ku mengeras dengan sangat-sangat.

    Dengan ujung jari telunjuknya ia memainkan milikku dari atas ke arah pangkal, menyentuh buah Z-ku hingga menggenggamnya, dan kali ini kekakuannya telah hilang. Kuarahkan milikku mendekati wajahnya, Mey ngerti maksudnya, dia mulai mendekatkan bibirnya ke milikku. Dimasukkan milikku mulutnya, hangat,

    rasanya ingin kudorong penuh ke mulut kecilnya itu, tapi kubiarkan saja Mey yang mengontrol permainan itu, saat itu aku sudah berganti arah memegang payudara istriku, Mey ternyata lebih mahir dalam jurus ini dibandingkan biniku. Sedotannya serasa ingin mengeluarkan cairanku.

    aku jadi semangat meremas bokong istriku. Dengan jariku kusentuh bagian clitorisnya, mengusapnya, istriku menggelinjang dan membuka selangkangannya, sesekali kumasukkan jariku ke dalam lubang v-nya, cairan pelumas dari lubang itu kumanfaatkan untuk mengusap clit-nya.

    Istriku juga mulai high, sesaat dia mau mencium miss-V Mey, tapi kucegah dengan merubah posisinya, aku masih ndak tega, kalo istriku yang harus melakukan itu dengan orang lain, sekalipun itu Mey. Kurelakan melepas jurus Mey ke Mr-Pku dan kuarahkan ke bibir istriku, dan sebenarnya aku kepingin sekali mengenal Mey lebih jauh, apalagi Miss-Vnya Mey yang selama ini aku idam-idamkan.

    Mey berbalik ke arah selangkangan istriku, aku langsung berbaring dan mulai mencium Miss-Vnya. Kukeluarkan jurus pembangkit selera, bentuk Mey ternyata lebih tembem dari punya istriku, dengan jariku kubuka daerah clitorisnya, kuhujamkan lidahku disitu, gerakan naik turun lidahku membuat pinggul Mey bergerak naik turun melawan arus lidahku,

    sementara Mey juga melakukan hal yang sama ke istriku, apa yang dilakukan Mey ke istriku sekarang juga kulakukan kepadanya, saat ia memasukkan lidahnya ke lubang istriku, kulakukan hal yang sama kepadanya, wajahnya menunjukkan ekspresi senang, istriku yang tengah mendapatkan kenikmatan itu pun memasukkan hampir seluruh Mr-P ku kemulutnya, Luar biasa memang segitiga yang kami lakukan ini, pantaslah ‘segitiga bermuda’ bisa menelan banyak korban.

    Aku benar-benar hampir mencapai klimaks mengeluarkan lendir dan sebelum itu terjadi kulepaskan sedotan istriku, kali ini kubiarkan Mey, merayap menaiki tubuh istriku. Mey menjilati tubuh istriku, menggigit payudaranya, dan mencium bibir istriku.

    Gerakan pinggul mereka pasti membuat clitorisnya saling bergesekan, aku bergerak ke arah mereka, kuangkat kaki istriku, aku benar-benar kepingin melakukan penetrasi kepada mereka berdua, posisi Mey yang menungging bisa membuat aku lebih cepat keluar,

    makanya kupilih istriku, Mey memberi ruang dan memajukan badannya kedepan sehingga payudaranya tepat diatas wajah istriku, aku langsung menancapkan milikku ke lubang istriku, desahan istriku mulai terdengar ngos-ngosan, sambil ia mengulum payudara Mey dan memainkan Clit Mey dengan jarinya,

    hingga akhirnya kurasakan hawa hangat pada mr-Pku, istriku sudah mencapai titik puasnya dan mengeluarkan lendir. Kucabut penetrasiku pada istriku setelah rasanya pijatan dari dalam lubang istriku mengendor, kali ini kuarahkan mr-P ke lubang milik Mey. Mulai kumasukkan milikku ke arahnya.

    “Ahhh” kudengar desahan Mey, lubang itu agak lebih sempit dari milik istriku, “Yank, punya suamimu lebih gede” kudengar bisikan mesra Mey ke istriku. Istriku tersenyum ke arahku dan mengangguk pertanda aku bisa melanjutkan lagi. Kali ini aku mencoba memasukkan hampir seluruh Mr-P ku, tubuh Mey kejang, antara menahan sakit atau keenakan,

    entah karena ia jarang disentuh sama suaminya atau memang punya suaminya lebih kecil aku ndak mau mikir, karena aku kembali menikmati bokong indah Mey, sekaligus rapatnya lubang miliknya membuatku harus bisa bertahan lebih lama, manalgi posisinya yang menungging itu. istriku membantu dengan mencumbu Mey.

    Hisapan pada payudara Mey dan gerakanku membuat Mey mulai mendesah, nafasnya mulai memburu, untung saja mereka sudah melakukan lebih awal sehingga aku bisa bertahan, hingga akhirnya Mey mendesah, “bang terus, lebih kencang lagi bang” aku tau Mey sudah hampir mencapai klimaks dan mengeluarkan lendir, aku juga hampir mencapai klimaks dan mengeluarkan lendir, maka gerakan maju mundurku kali ini lebih kencang, memang benar filsafat cina, bahwa kegiatan maju mundur dalam kondisi perasaan seperti apapun pasti membawa nikmat.

    Sampai akhirnya, dari torpedoku keluarlah semburan lendir, yang memuntahkan hampir berjuta pasukan kecil ke sarang musuh yang bisa mematikan semua benda milik lelaki setelah lendir keluar dari lubang itu. kurasakan pijatan otot dari arah dalam lubang ke milikku, benar-benar kenikmatan lendir yang luar biasa.

    Mey perlahan melepaskan milikku yang hampir mati layu, dan merebahkan dirinya disamping istriku setelah mengecup bibir istriku, aku yang kecapean juga ikut merebahkan diriku, kuambil posisi ditengah-tengah mereka.

    Istriku langsung memelukku dan menciumku, “Makasih mas, kamu suami terbaik di dunia, aku ndak rela orang lain merebut mas”, “Tapi kalo buat Mey aku rela kok, kalo nanti Mey cerai sama suaminya, mas kawini aja dia, kan enak kita bertiga bisa serumah, aku sayang ama mas”

    Mey pun langsung memelukku juga, dia mencium bibirku “Bang, aku juga mau jadi istri kedua kamu, pasti kamu bisa adil ke kita berdua, makasih ya bang, Love u honey”.

    Aku hanya tersenyum toh kalo aku kawini mereka berdua kan ndak masalah, kita masing-masing sudah punya gaji, Cuma saja apa kata orang-orang kalo aku punya 2 istri yang serumah dan sekantor lagi mereka. Bodoh ah, yang aku tau aku capek sekali setelah mengeluarkan lendir, dan mataku langsung terpejam lagi, ketiduran.

    Kemudian aku terbangun, kulihat ke arah jendela sudah tertutup dan terdengar suara azan, kulihat disebelahku istriku sedang tertidur pulas, kuarahkan tanganku ke Mr-P, ternyata masih ada lendir disitu.

  • Threesome yang Tidak di Sengaja

    Threesome yang Tidak di Sengaja


    724 views

    Threesome yang Tidak di Sengaja

    Gambaran tentang kejadian malam itu masih teringat jelas di dalam pikiran ku. Cerita ini dimulai ketika Shelly, istri ku dan aku menyewa seorang babysitter dari sebuah perusahaan penyedia jasa lokal. Saat itu akan menjadi malam pertama kami pergi keluar semenjak sang bayi lahir.

    Shelly masih merasa sedikit cemas tentang meninggalkan si bayi berdua saja dengan seorang babysitter, tapi kami berdua butuh hiburan. Aku memutuskan untuk membawa istri ku yang cantik keluar untuk makan malam dan minum-minum.

    Sang babysitter muncul tepat waktu. Aku membukakan pintu. Aku merasa sangat senang saat melihat seorang wanita muda yang sangat cantik. “Hello, nama ku Stephanie,” katanya dengan riang.

    Aku mengulurkan tangan ku. “Aku Kyle, senang bertemu dengan mu,” kata ku. Meskipun cuaca di luar sangat dingin tapi tangannya terasa lembut dan hangat.

    Shelly keluar dari kamar tidur, sambil memasang anting-anting. “Terima kasih banyak sudah datang,” kata Shelly kepada Stephanie sambil mengedipkan matanya dan setelah itu kami buru-buru menuju ke pintu untuk keluar.

    Shelly tampak jauh lebih cantik dibanding sebelumnya, saat aku mengikutinya dari belakang, pantatnya yang sempurna menggoda ku dengan mengintip keluar dari rok mininya yang sangat pendek. Aroma parfum Shelly mengelilingi ku dan mengingatkan aku kembali akan aktivitas seksual kami di masa lalu.

    Shelly memesan makanan favoritnya, lobster. Aku memesan sebuah steak dan segelas anggur. Wajah Shelly tampak bersinar saat dia memandang ke sekeliling ruangan restoran itu. Dia menyukai keramaian dan sangat senang pergi keluar.

    Sedangkan aku sebaliknya, lebih suka duduk di rumah sambil menonton TV. Shelly menikmati lobsternya sedikit demi sedikit. Aku sudah menyelesaikan steak ku dalam waktu yang sangat singkat dan memesan sebotol anggur lagi.

    Satu hal yang sangat menyenangkan tentang menikah adalah aku jadi tidak perlu lagi berusaha keras hanya untuk bisa melakukan hubungan seks.

    Shelly sangat senang melakukan hubungan seks dan hampir selalu merasa horny, dan saat dia minum nafsu birahinya jadi semakin besar. Dia seperti jadi seperti tidak lagi bisa mengendalikan diri dan sangat liar.

    Dia akan ngomong kotor untuk menggoda ku tentang pria lain di depan ku saat kontol ku sedang berada jauh di dalam memeknya. Terkadang dia akan menyebut ku dengan berbagai istilah dan meminta ku untuk melakukan banyak hal misalnya memasukkan jari ku ke dalam pantatnya.

    Aku mulai mengisi gelasnya lagi setiap kali dia meneguk minumannya, aku ingin dia minum lebih cepat lagi. Aku sudah tidak sabar untuk segera membawa pulang pengantin ku dan menelanjanginya.

    Akhirnya, setelah beberapa lama, dia menghisap potongan lobster terakhir ke dalam mulutnya. Dia menenggak anggurnya yang terakhir dan mengatakan bahwa dia sudah siap untuk pulang. Dia mencubit pantat ku diperjalanan menuju ke mobil, aku tahu itu adalah sebuah pertanda yang bagus.

    Saat kami sampai di rumah, Stephanie sedang duduk di sofa sambil menonton TV. Dia mengatakan bahwa si bayi sudah tidur. Secara insting Shelly segera menuju ke kamar si bayi untuk memeriksanya. Shelly berterima kasih kepada Stephanie sambil memberikan yang 20 dollar.

    “Terima kasih dia sama sekali tidak membuat ku kerepotan,” kata Stephanie.

    Shelly mengundang Stephanie untuk minum segelas anggur dan Stephanie menerimanya dengan senang hati. Aku berharap Stephanie segera pulang supaya aku bisa berdua saja dengan istri ku.

    Shelly menunjuk ke lemari pendingin dan mengambil sebotol anggur. Dia terlihat frustasi saat dia mulai menuangkan botol yang hampir kosong tersebut. “Sayang, kenapa kau tidak bilang kalau kita kehabisan anggur?” dia bertanya pada ku. “Apa kau bisa keluar untuk membelinya?” dia memohon.

    Aku ini adalah suami yang selalu penurut. Aku akan selalu melakukan apapun yang dia inginkan karena jika dia merasa tidak bahagia maka aku juga yang akan sengsara. Aku mengambil mantel ku lalu pergi ke toko minuman terdekat. Aku harus mengantri disana kemudian buru-buru pulang sambil membawa botol-botol ku.

    Saat aku membuka pintu, aku mendengar suara erangan. Aku berjalan masuk ke ruang tengah dan tidak menumukan Shelly maupun Stephanie. Aku mendengar suara erangan lagi dan mengikutinya ke ruang makan.

    Disana, Shelly sedang berlutut di lantai dan Stephanie sedang berdiri dengan kedua kaki yang terentang lebar diatasnya. Wajah Shelly sedang berada di memek Stephanie. Dia sedang menjilati clitoris Stephanie dan menghisapnya.

    Kaki-kaki Stephanie terentang lebar saat Shelly memainkan lidahnya keluar masuk di lubang Stephanie yang berwarna pink itu. Aku tidak tahu kalau Shelly juga menyukai wanita. Aku awalnya merasa sedikit marah saat melihat istri ku sedang menikmati babysitter kami.

    Kepala Stephanie terangkat kebelakang dan matanya tertutup sehingga tidak satupun dari mereka yang menyadari kalau aku sudah kembali. Aku mengamati mereka selama beberapa menit dan menjadi sangat terangsang oleh skenario yang ada di depan ku itu.

    Kemudian aku memutuskan kenapa aku harus marah? Pria umumnya akan sangat menginginkan moment seperti ini. Aku berpikir bahwa jika istri ku bisa melakukan itu dengan babysitter kami yang masih muda belia itu, maka aku mungkin juga bisa melakukannya.

    Aku melangkah ke arah mereka lalu menaruh tangan ku diwajah Stephanie. Dia membuka matanya yang tampak dipenuhi dengan nafsu birahi. Dia terkejut saat melihat ku. Aku menciumnya bibirnya lalu menyelipkan lidah ku ke dalam mulutnya. Bibirnya terasa hangat dan lembut dan lidahnya melilit lidah ku.

    Aku menaruh jari ku ke bibirnya dan dia menghisapnya seperti sebuah kontol. Secara perlahan aku menggerakkan ujung jari ku ke atas payudaranya dan mulai membuka bajunya.

    Shelly memandang ke arah ku, wajahnya tampak di penuhi dengan cairan vagina Stephanie dan tersenyum. “Aku tahu kau tidak akan marah,” bisiknya. Dia mulai membuka celana ku saat bibir ku sedang menghisap puting-puting Stephanie yang lezat.

    Shelly meraih kontol ku lalu menghisapnya. Dia sudah sering menghisap kontol ku tapi kali ini tampaknya dia jauh lebih menikmatinya. Pasti karena rasa memek Stephanie yang lezat dan masih muda belia itulah yang membuatnya merasa sangat horny.

    Aku mengangkat Stephanie ke atas meja makan lalu dia menelentang. Aku membuka kedua kakinya lebar-lebar dan menjilati memeknya. Rasa memeknya memang sangat nikmat jadi karena itulah Shelly sangat menyukainya.

    Shelly menghisap kontol ku dengan liar. Dia memasukkan semua batang kontol ku ke dalam tenggorokannya. Aku mengambil giliran untuk menikmati memek Stephanie.

    Tiba-tiba, Shelly berhenti menghisap kontol ku lalu berdiri. Dia bergerak ke sisi lain dari meja makan itu, menunduk lalu menciumi bibir Stephanie. Shelly menatap dengan cemas saat aku menjilati clitoris Stephanie dan memasukkan jari ku ke dalam lubang memeknya. Kemudian Shelly berkata, “Aku juga ingin seperti itu.”

    Aku ingin mengentot Stephanie!! Aku sudah sangat sangat sering mengentot Shelly dan kesempatan ku untuk bisa mengentot Stephanie mungkin hanya kali ini saja. Kenapa istri ku sangat senang menjilati memek Stephanie?

    “OK,” kata ku dengan enggan, tapi kemudian aku akan mengentotnya, menggangguk kepada Stephanie. Shelly kembali ke sisi lain dari meja dan mengambil tempat ku untuk menjilati memek Stephanie. Aku berdiri di dekatnya sambil menonton dan mengocok kontol ku.

    Stephanie mengerang dan mengangkat pantatnya dari meja itu untuk menyambut bibir istri ku. Sesekali Shelly akan berhenti dan menghisap kontol untuk sejenak. Dia mulai melakukannya secara sistematis, berpindah-pindah dari memek Stephanie ke kontol ku, lalu kembali ke memek Stephanie.

    Akhirnya, Shelly berkata, “Ok kau bisa mengentotnya sekarang.” Shelly meraih kontol ku lalu membasahi kontol itu dengan air liurnya. Kemudian dia memandu ujung kontol ku ke arah lubang memek Stephanie yang kecil, sempit dan basah. Aku mendorong kontol ku hingga jauh ke dalam lubang memek Stephanie itu.

    Stephanie mengerang dengan keras saat aku mengentotnya. Aku mulai mengayunkan pantat ku, meluncurkan kontol ku keluar masuk di lubang memek yang sempit itu. Lubang memek Stephanie terasa begitu sempit dan hangat, kontol ku terasa seperti sedang di remas-remas dengan sangat kuat setiap kali aku menghujamkannya.

    Beberapa lama kemudian Shelly menarik keluar kontol ku yang basah dari dalam memek Stephanie lalu menjilati dan menghisapi cairan yang membasahi seluruh batang kontol ku, dan kemudian menjilati memek Stephanie. Shelly tampaknya sangat menikmati campuran dari rasa air mani ku dengan cairan vagina Stephanie itu.

    Kemudian Shellu kembali memasukkan kontol ku ke dalam lubang memek Stephanie. Aku pun kembali mengentot Stephanie dengan keras dan cepat.

  • Trisome Aku Istriku dan Temanku

    Trisome Aku Istriku dan Temanku


    704 views

    Trisome, Aku,Istriku dan Temanku …

    Istriku, Della dan aku telah berumah tangga selama beberapa tahun lamanya dan sering dalam tahun-tahun perkawinan kami tersebut aku berfantasi tentang dia bercinta dengan pria lain. Seorang pria sempurna yang menyetubuhinya dengan hebat dan membuat istriku mengerang keenakan menikmatinya.

    Dalam setahun belakangan ini, aku selalu mengungkapkan fantasiku ini ketika berada di atas ranjang dan kurasakan dia selalu menjadi lebih bergairah karenanya dan akan diikuti dengan permainan seks yang liar dan ledakan multi orgasme setiap kalinya. Masalahnya, jika diluar area ranjang Della tidak pernah mau mendiskusikan hal tersebut denganku, yang hal itu membuatku cukup merasa frustrasi. Jika aku berusaha untuk mengajak dia untuk mendiskusikannya dia langsung marah dan pergi. Della memang seorang wanita dengan latar belakang keluarga yang sangat ketat pendidikan agamanya.

    Istriku Della saat ini berusia 35 tahun. Tinggi dan berat badannya yang rata-rata tetap terjaga bentuknya karena rutinnya dia pergi ke pusat kebugaran dua kali dalam seminggu. Payudaranya juga sedang-sedang saja, tapi dia memiliki puting susu yang cukup besar saat gairahnya terbakar. Dan yang paling membuatku bangga beristrikan dia adalah wajahnya yang sangat manis dan teramat menarik, disamping kepribadiannya yang baik dan senyumannya yang selalu dapat meredakan amarahku. Dia juga seorang pasangan bercinta terbaik yang pernah kudapatkan.Akhirnya, kuputuskan agar fantasiku tentang dia bercinta dengan pria lain dapat terwujud, aku harus mencoba cara yang berbeda dengan jalan yang kupakai selama ini. Aku tahu dia sangat selektif terhadap pria. Maksudku selama perkawinan kami aku ingat ada sekitar empat atau lima pria lain yang mampu menarik perhatiannya. Kesemuanya dengan kepribadian yang unik, dapat kukatakan begitu, tinggi, gagah, dan menarik. Hasilnya, setelah sedikit ‘kembali ke masa lalu’, aku akhirnya menjatuhkan pilihanku pada seorang pria berumur sekitar tiga puluhan yang aku yakin memenuhi deskripsi tentang seorang pria yang dapat menarik perhatian Della. Aku bertemu dengannya saat sedang berkeliling di seputar kota. Namanya Thomas, dia sangat gagah dan tinggi dengan kulit yang kecoklatan, dan sangat menarik menurutku. Satu hal yang dapat menarik perhatian Della dari Thomas adalah tak hanya dia seangat menarik dan berkharisma, dia seorang pria bertipe jantan dan ‘jalanan’ yang sangat kontras dengan kami yang berpendidikan dan mapan.

    Di salah satu kafe di sudut kota, waktu pertama kali bertemu dengan Thomas, kukeluarkan selembar foto Della dan mengatakan padanya kalau aku ingin agar dia bercinta dengan Della. Dia menyukai fotonya dan kalau dia bersedia, syaratnya dia boleh bercinta dengannya sesuai gayanya, tapi pertama-tama kami harus membuat Della bersedia melakukannya.

    Kami membuat sebuah rencana agar Thomas dan Della dapat bertemu, disamping rasa takutku kalau Della takut dan marah dan semua kerja kerasku ini akan sia-sia. Akhirnya kami memutuskan kalau dia akan datang ke rumah besok malamnya dan pura-pura menjadi seorang teman lama yang sekian tahun tak pernah bertemu dan sedang singgah di kota ini dan mampir sejenak di rumahku.

    Malam yang kunantikan serasa tak kunjung tiba, aku tenggelam dalam hayalanku membayangkan bagaimana malam tersebut akan berlangsung. Disamping rasa takutku kalau Della akan marah besar padaku karena telah menyusun rencana ini tanpa persetujuannya, aku lebih takut kalau dia tak bersedia berhubungan seks dengan Thomas. Kuhabiskan waktu untuk menyalakan lilin, menghidupkan CD player dan memilih lagu yang tepat untuk menjaga situasi hatinya. Kemudian kubujuk dia agar memakai sepatunya yang berhak tinggi yang selalu membuatku bergairah saat bercinta dengannya. Kurebahkan dia di atas karpet lantai ruang keluarga dan mulai mencumbu vaginanya selama kurang lebih 15 menit hingga dia mendapatkan orgasme pertamanya. Dia mulai hanyut dalam irama yang aku buat, dengan cepat jadi sangat basah saat aku mulai menyetubuhinya dengan gerakan lambat dan panjang. Aku mulai khawatir tak mampu bertahan lebih lama lagi. Saat orgasmenya yang kedua mulai datang lagi akhirnya terdengar Thomas mengetuk pintu depan.

    Ketukan itu membuatnya langsung bangkit dengan sedikit ketakutan dan langsung bertanya siapa yang mengetuk itu, saat itu sekitar pukul 10 malam. Aku tak tahu, jawabku tapi aku akan segera mencari tahu dan mengusirnya pergi. Dia segera merapikan pakaiannya dan kutenangkan dia, aku tak akan mengijinkan siapapun masuk kemari, maka dia kembali rebah di karpet menggosok kelentitnya menungguku kembali dan menyelesaikan apa yang telah kami mulai tadi.

    Kubuka pintu dan menjumpai Thomas berdiri di sana dengan maskulin dan mata yang bercahaya. Kukedipkan mataku padanya dan segera menyuruhnya masuk dengan tenang. Kubisikkan padanya agar segera ke ruang keluarga. Saat ini Della pasti sudah mendengar kedatangan kami.

    Kami berjalan memasuki ruang keluarga dan kuperkenalkan Thomas pada Della yang duduk di sana memandanginya untuk beberapa waktu, bertanya-tanya siapa gerangan pria ini… dan apa yang sebenarnya sedang terjadi? Lalu dia memandangku, dan berbalik memandangi kami berdua bergantian. Aku takut dia akan marah tapi dia mengejutkanku dengan tenangnya berdiri membiarkan pakaiannya yang berantakan tadi terjatuh dikarpet. Dan kemudian berjalan mendekat lalu memberi Thomas sebuah pelukan sebelum kembali berbalik lagi dengan pantat dan payudaranya yang bergoyang saat dia berjalan untuk duduk di karpet itu lagi. Belakangan aku tahu kalau dia sudah menyadari saat aku menjawab ketukan pintu itu kalau semua ini sudah aku rencanakan. Saat pertama kali dia melihat Thomas, dia tahu kalau aku menunggu pria ini datang untuk bercinta dengannya. Dia akhirnya memutuskan untuk melakukannya saat mengetahui kalau Thomas seorang pria yang mampu menarik hatinya dan dia sudah siap untuk itu…

    Setelah dia duduk di atas karpet, kami bertiga akhirnya juga duduk di atas karpet sekitar satu jam agar merasa nyaman berbicara tentang sesuatu selain seks meskipun kami dapat merasakan aura seksual semakin terbangun naik. Della duduk dengan tenang meskipun hanya memaki sepatu bertumit tingginya dan payudaranya yang terpampang dengan bebas di depan kami berdua dengan sangat menggoda. Aku memergoki Thomas selalu memandangi payudaranya. Dapat kukatakan Della menikmati pengalaman ini karena dia juga malah menggoda kami berdua dengan mengatakan kalau wajah kami merah dan terangsang. Dia terlihat sangat santai dan mengontrol situasi ini, yang itu sangat membuatku tekejut.

    Dapat kulihat tonjolan besar di celana Thomas. Ukuran penis di baliknya terlihat besar (belakangan Della bilang padaku dia menyadari hal itu juga dan itu membuatnya sangat terangsang, membantunya memutuskan untuk bercinta dengan Thomas). Tidak ada seorangpun yang tergesa-gesa meskipun aku sangat ingin melihat Thomas berada diantara pahanya mengocoknya berulang-ulang untuk memberinya multi orgasme. Della kelihatan sangat menikmati setiap waktunya dan melakukannya dengan perlahan dan itu semakin membuatku frustrasi. Ini diambang titik dimana aku mengharapkan fantasiku menjadi nyata.

    Saat Della akhirnya benar-benar merasa nyaman, dia rebah tengkurap dan meminta agar punggungnya dipijat. Ini adalah tanda yang kami tunggu-tunggu dan dalam keadaan ini tak mengejutkanku jika Della lah yang mengambil inisiatif tersebut. Dengan cepat aku memberi Thomas kesempatan memberi pijatan pada paha dan pantat Della, sedangkan aku dengan berdebar-debar terfokus pada leher dan bahunya. Kubiarkan Thomas memberikan akses menyeluruh terhadapnya.

    Thomas mulai membelai pahanya dengan lembut. Setelah beberapa saat tangannya mulai bergerak naik hingga semakin mendekati vaginanya. Terlihat tubuh Della sering menggelinjang, tapi lalu dengan cepat Della menyembunyikan reaksinya tersebut. Setelah beberapa menit kemudian Thomas memindahkan sasarannya dan mulai meremasi pantat Della dengan kedua tangannya. Dapat kulihat area di sekitar vagina Della sudah menjadi basah saat Thomas menjalankan aksinya.

    Akhirnya, Thomas kembali pada gerakan awalnya tadi pada bagian dalam paha Della dan membiarkan jarinya berada di dekat vaginanya. Dia benar-benar tahu apa yang sedang diperbuatnya dan dia tahu reaksi yang diberikannya terhadap Della yang mulai menekankan pinggulnya dengan pelan ke karpet. Mereka berdua terlihat sangat menikmati permainan kucing dan tikus ini. Dapat kulihat penis Thomas mendesak keluar dari celananya dan membuat celananya seakan hendak robek karenanya. Dengan cepat diturunkannya risleting celananya dan segera mengeluarkan penis itu. Akhirnya dia tak mampu menahannya lebih lama lagi dan bergerak menaiki tubuh Della dan mulai menggosokkan penisnya naik turun di belahan pantat Della. Dapat kukatakan Della berada dalam dunianya sendiri saat ini, dan jika aku pernah berfantasi tentang dia yang bercinta dengan pria lain, mereka mewujudkannya saat ini. Della sangat sensitive perasaannya saat bercinta dan dia bisa merasakan betapa besar dan kerasnya penisnya yang menekan pada pantatnya itu. Dengan pelan Della mulai menggoyangkan pantatnya pada penis itu dengan mata terpejam, tapi apa yang tergambar pada wajahnya memberitahukanku betapa apa yang tengah dirasakannya sungguh menakjubkan.

    Tak lama kemudian, kulucuti pakaianku dan bergerak ke sofa didepan Della. Dengan cepat Della bengkit dan dengan bertumpukan kedua lengan dan kakinya dia mulai menghisap penisku. Della sungguh sangat terbakar gairahnya, dimasukkannya seluruh batang penisku hingga menyodok di tenggorokannya. Dengan posisinya itu membuat pantat Della tepat berada di depan Thomas. Della sepertinya memang menginginkan Thomas berada di belakangnya, berada tepat di belakang vaginanya yang sudah gatal. Aku tahu Della terlalu malu untuk ‘meminta’ begitu juga denganku agar Thomas segera menyetubuhinya dan dengan cara inilah Della mengungkapkannya… Thomas mulai membuat langkah pertamanya!

    Aku mengisyaratkan pada Thomas untuk melepaskan sisa pakaian yang masih melekat di tubuhnya. Aku tahu dia memiliki tubuh yang tegap, tapi saat dia melepaskan pakaiannya, tubuhnya terlihat sangat menakjubkan bagiku. Aku tahu Della juga akan menyukai bentuk tubuhnya Thomas dan apalagi penis besarnya itu nanti saat dia memalingkan wajahnya ke belakang melihatnya.

    Penis Thomas perlahan tumbuh membesar saat dia melepaskan pakaiannya. Kupegang bahu Della, mengehentikan hisapannya pada penisku, dan menyuruhnya berbalik menghadap pada Thomas yang berlutut di hadapannya. Rasa cintaku padanya sungguh meluap saat ini. Dia menerima Thomas dan menggenggam bola zakarnya dengan tangannya yang halus dan memasukkan penis Thomas yang masih belum erkesi penuh ke dalam mulutnya. Penis Thomas dengan cepat mengeras dalam mulutnya. Dia suka menghisap penisku hingga ke tenggorokannya, tapi saat dia mencoba untuk memasukkan penis Thomas sampai ke tenggorokannya, dapat kulihat dia mengalami kesulitan dengan ukurannya, dan dia hampir tersedak untuk beberapa waktu. Tapi itu malah membuatnya semakin terangsang dan dia terus berusaha memasukkan penis Thomas ke dalam sampai tenggorokannya dapat beradaptasi dengan ukurannya. Belakangan Della menceritakan padaku, jika saja ukuran penis Thomas se inchi saja lebih panjang, dia tak mungkin dapat menampungnya. Saat Della sibuk dengan ‘pekerjaannya’, kusingkirkan lepas celana dalamnya dan mulai menggosok vaginanya dari belakang. Salah satu fantasi terbesarku adalah menggosok Della saat dia menghisap penis besar pria lain dan sekarang aku tahu aku sangat menyukainya. Aku lihat Della sangat asyik dengan ‘pekerjaannya’. Kehangatan cengkeraman dinding vagina Della langsung kurasakan begitu kulesakkan penisku ke dalamnya.

    Aku mengayun pelan, kedua tanganku memegangi pinggulnya agar penisku dapat lebih dalam masuk ke dalam vaginanya saat tengan Thomas berada pada kepala Della menggerakkan seperti keinginannya saat dia menyetubuhi mulut Della. Dalam waktu yang bersamaan aku menyetubuhi Della dengan lembut dari arah belakang, Thomas menggoyangnya dengan keras, memasukkan batang penisnya sedalam-dalamnya ke mulutnya dengan tangannya menahan gerakan kepala Della. Della tersedak waktu Thomas berusaha merangsak semakin dalam. Aku dapat mendengar suara kekurangan nafasnya itu, tapi seperti seorang ‘jalang’ yang baik Della tak berhenti dan aku mulai dapat mendengar lenguhannya diantara suara nafasnya yang tersedak saat dia menggoyangkan pinggulnya mengimbangi ayunanku.

    Dengan semua yang tengah berlangsung ini dan pemandangan Thomas yang sedang menyetubuhi mulut Della, membuatku tak memerlukan waktu lama untuk berejakulasi di dalam tubuhnya, melumuri dinding vagina Della dengan semburan spermaku. Rasanya seperti kudapatkan orgasme terbesar dalam hidupku. Bisa kulihat orgasmeku dan oral yang diberikan Della mendekatkan orgasme Thomas. Aku ingin menyaksikan Thomas menyetubuhi Della dan keluar dalam vaginanya, maka dengan cepat aku segera bangkit dan menyuruh Della naik ke atas sofa, merangkak untuk baralih menghisap penisku, agar Thomas dapat menyetubuhinya dari belakang. Akan selalu kuingat saat Thomas menyelipkan penisnya ke vagina Della, seperti hal itu berhenti untuk beberapa waktu. Ini adalah fantasi yang sudah lama kudambakan.

    Yang membuatku kagum adalah betapa cepatnya gerakan Thomas yang sudah berada di belakang Della dan langsung melesakkan penisnya ke dalam vaginanya. Sepertinya dia hanya mengenal satu kecepatan, dan itu adalah mendorong masuk dengan cepat dan keras. Aku tak tahu apa dia pernah berpikir kalau kami akan menghentikannya menyetubuhi Della, atau kami menyuruhnya untuk memakai kondom terlebih dulu. Sebelum kami sempat bereaksi dengan apa yang dilakukannya dia sudah berada di belakang Della dengan sekejap. Dan seperti yang Della katakan padaku kemudian… Thomas bukannya memasukkan penisnya… Dia menghentakkan seluruh batang penisnya ke dalam vaginanya dengan hanya sebuah dorongan saja. Della juga mengungkapkan padaku kalau dia belum pernah meraskan sebuah penis yang begitu besar, begitu nikmat, dan belum pernah merasa terisi penuh seperti yang dirasakannya akibat penis Thomas saat itu, saat dia melesakkannya dari belakang. Itu membuat nafas Della terhenti sejenak dan dia memutuskan tak perduli apa Thomas memakai kondom atau tidak, atau kalau-kalau dia bisa jadi hamil karenanya. Della ingin dia menyetubuhinya dan merasakan dia menghantam dinding vaginanya dengan penis besarnya tersebut (dan Della belakangan juga menambahkan kalau dia suka dengan bola zakarnya, yang lebih besar dan lebih berat dari milikku dan lebih jauh menggantung, hingga saat dia sedang menyetubuhinya, kantung bola zakarnya itu akan menampar kelentitnya yang membuatnya menggelinjang kegelian).

    Tak perlu dikatakan lagi menyaksikan momen ini dan melihat ekspresi wajah Della saat dia menghisapku mendorongku dengan cepat ke batas akhir untuk yang kedua kalinya. Sepertinya aku keluar lebih keras dan lebih lama dari yang pernah kualami, yang menyebabkan Della membuka matanya dan menatapku dengan mimik yang lucu. Aku terus mengisi mulutnya dengan berjuta sperma yang dihisap dan ditelannya. Sebuah pengalaman pertama dalam hidupku yang sangat menguras staminaku dan membuat aku dua kali orgasme dengan hebatnya.

    Saat aku berejakulasi dalam mulut Della, Thomas menyetubuhinya dengan keras dan cepat dari belakang. Aku bangkit dan menyingkir dari medan pertempuran mereka, dengan cepat Thomas langsung membalikkan tubuh Della agar rebah pada punggungnya. Lalu Thomas kembali memasukkan penisnya yang terlihat semakin bertambah besar saja, dan mereka mulai berciuaman dengan rapat, kaki Della berada di bahu Thomas. Dengan kaki Della yang berada di bahunya, Thomas mulai mengayun dengan tenaga yang tak pernah kubayangkan sebelumnya. Lengan Della melingkari leher Thomas saat dia menghentak tubuhnya.

    Saat itu aku ingin menghentikan Thomas dan menyuruhnya agar memakai kondom agar Della tidak hamil. Tapi saat kulihat mereka berdua, dapat kulihat bahwa Della sudah terlalu jauh untuk dihentikan dan Thomas tengah berada dalam iramanya yang tak kutemukan celah untuk menghentikannya sebentar. Setelah beberapa menit melihat mereka berdua bergerak semakin keras, itu membuatku semakin terangsang hingga tak mampu berkata apapun, apalagi Della tak pernah meminta Thomas untuk memakai kondom. Mungkin saat ini bukan masa suburnya atau dia bahkan tak memusingkan hal itu. Disamping itu, hal ini sangat liar dan seksi bercampur menjadi saru menyaksikan seorang pria asing menyetubuhi istriku tepat di depan mataku sendiri… dan di rumahku sendiri… dengan seijinku. Kepala Della terlempar ke sana-kemari dan kedua kelopak matanya terpejam rapat saat dia dengan rela membiarkan Thomas menyetubuhinya. Yang membuatku sedikit terkejut ternyata jika Della sedang berada di puncak gairahnya, dia bias mengumpat sepeti seorang wanita jalang dan saat dia tahu Thomas akan segera orgasme dia menyuruhnya agar keluar jauh di dalam vaginanya! Aku hanya duduk di samping mereka, melihat, tapi aku tahu kalau aku mengingatkan Della tentang kondom, itu akan merusak semuanya dan dia akan sangat marah. Belakangan dia mengatakan kalau itu terasa sangat aneh merasakan penis Thomas mengisi penuh vaginanya tanpa kondom. Setiap Thomas mendorong, rasanya dia mendapatkan sebuah orgasme kecil. Saat akhirnya Thomas orgasme, dia dapat merasakan penisnya berdenyut meledakkan spermanya, dan spermanya menghantam jauh ke tempat yang belum pernah diraskannya sebelumnya. Waktu Thomas mulai oberejakulasi, Della mengerang keras, dia dapat merasakan penisnya menjadi bertambah besar, dan dia semakin keras menjerit merasakan sperma Thomas mengahantam jauh di dalam tubuhnya. Della mendapatkan orgasmenya sendiri karenanya, tubuhnya bergetar hebat, dia menyentakkan pinggulnya semakin merapat pada tubuh Thomas agar dia semakin masuk ke dalam.

    Ini membuatku terangsang sekaligus membuatku takut. Belakangan Della meyakinkanku kalu saat itu memang dia sedang tidak dalam masa suburnya dan syukurlah ternyata dia benar.

    Ini adalah permulaan dari serangkaian persetubuhan yang panas dan setiap kalinya tak kurang dari empat jam non stop kecuali untuk mandi berendam dengan air panas.

    Saat Thomas orgasme, dia rebah pada punggungnya tapi Della tak mengijinkannya beristirahat. Rambutnya terlihat basah oleh keringat melekat pada wajah, leher dan bahu dan dadanya yang semuanya terlihat bersemu merah setelah mendapatkan begitu banyak orgasme. Setiap saat spermanya akan meledak, Della segera menghisap penisnya jauh ke dalam tenggorokannya hingga penisnya mengeras kembali. Dengan penis besarnya tersebut, Thomas tak banyak mendapatkan wanita yang dapat menghisap penisnya hingga jauh ke dalam tenggorokan, maka setiap Della berusaha memasukkan penisnya ke dalam tenggorokannya membuat Thomas bergairah dan ereksi segera. Della belakangan mengatakan kalau dia belum pernah meraskan penis yang terasa begitu lembut dalam mulutnya.

    Yang membuat Della begitu bergairah saat berhubungan seks dengan Thomas adalah kenyataan bahwa Thomas mampu menyetubuhinya dengan sangat keras. Dan juga Thomas selalu menampar bongkahan pantat Della setiap kali dia mengayun sampai pantatnya merah dibuatnya. Serta gigitannya pada putting Della yang sangat sensitive, yang hanya dengan menggosoknya saja dapat memberinya orgasme, sangat menaikkan kenikmatannya. Della selalu menyuruhku agar berbuat lebih keras lagi terhadapnya saat bercinta tanpa harus menjadi kejam. Entah bagaimana, perlakuan Thomas itu membuatku khawatir sampai di mana batas ketahanan yang dimiliki Della. Aku menyadari hal itu saat melihat betapa sosok pria jalanan yang dimiliki Thomas selalu membuatnya bergairah kembali dengan perlakuannya yang keras dan cenderung kasar itu. Itu sangat kontras dengan gambaran percintaan kami selama ini. Meskipun sejak kusuruh Thomas untuk menyetubuhinya dengan caranya sendiri dan itu memang membuat Della bergairah dan liar.

    Della adalah satu-satunya wanita yang pernah kutemui yang benar-benar menyukai menghisap penis hingga ke dalam tenggorkannya dan menelan sperma seorang pria, dan dapat kulihat dia ingin Thomas agar keluar jauh di dalam tenggorokannya. Saat menghisapnya, Della mulai memasukkan jarinya ke dalam lubang anus Thomas diiringi dengan remasan tangannya pada kantung bola zakarnya yang membuat Thomas mengerang keenakan. Setiap kali Della menambah dorongan jarinya masuk ke dalam lubang anusnya, Thomas menggelinjang, lalu mengerang. Sangat erotis buatku, Della ingin merasakan spermanya seperti yang dikatakannya padaku kemudian. Aku terpesona menyaksikan mereka berdua yang terlihat sangat indah dan seksi dan tubuh Thomas yang selalu menggelinjang karena perlakuan Della. Dan akhir dari pertahanannya, dia mengangkat pantatnya naik dari atas karpet dan mengerang keras mengiringi ledakan spermanya. Thomas menahan belakang kepala Della agar tak bergerak. Belum pernah kudengar suara yang seperti ini, Thomas mengerang dengan nyaring, suaranya hampir menyerupai suara seorang wanita. Reaksi tubuh Thomas membakar gairah Della, dan dia tak akan melepaskan Thomas saat dia menghisap habis sperma Thomas hingga tetesan terakhir.

    Della menceritakan padaku berulang kali setelahnya bahwa dia menyukai rasa dari spermanya itu. Kupikir memang jelas Della menyukai apapun yang dimiliki Thomas. Setelah Thomas cukup pulih, dengan bercanda dia mengatakan bahwa dia keluar dengam dahsyat hingga dapat membuat langit-langit ruang keluarga ini jebol jika Della tak mengisapnya tadi. Della suka dengan antusiasnya dan mengatakan tidak apa-apa sekeras apapun dia keluar dalam tenggorokannya.

    Kami bertiga perlu istirahat dan pergi berendam dengan air panas dalam bak mandi. Aku pikir mereka berduia sudah selesai, tapi mereka mulai saling menyentuh, saat bibir mereka saling melumat, membuatku ereksi keras untuk yang ke empat kalinya. Rasanya aneh melihat mereka tak merasakan kelelahan dalam berhubungan seks. Mereka memasuki sebuah level yang baru. Della sedang bercinta dengan Thomas dan aku merasakan cemburu dan terangsang dalam waktu yang sama.

    Akhirnya, aku mengajak mereka keluar dari kamar mandi dan meneruskan kesenangan ini. Kami keluar dari kamar mandi dan hisapan Della membuat Thomas mengeras lagi dan Della naik ke atas tubuh Thomas yang duduk di atas sofa dan dia menyetubuhinya dengan liar sampai kupikir sofa itu akan patah dibuatnya. Nafas Della terdengar memburu saat dia berusaha meraih orgasmenya lagi dengan cara yang cepat. Jelas Thomas nampak belum selesai dengan Della karena saat Della akhirnya rebah dalam pelukannya dengan orgasme yang diraihnya, Thomas langsung mendorong tubuh Della merangkak di atas karpet dan memposisikan dirinya di belakang Della.

    Kupikir dia akan memasuki Della dari belakang lagi, tapi akau salah. Dengan lemah Della berusaha mencegah Thomas yang berusaha memasukkan penisnya ke dalam lubang anusnya, tapi Della terlalu lemah setelah orgasme tadi. Dengan mudah Thomas menepis penolakan yang diberikan Della dan meneruskan usahanya untuk masuk. Aku melihat saat dia melebarkan lubang anusnya dan menekan kepala penisnya yang besar membelah otot lubang anus Della yang rapat. Della menggelinjang dan dengan lemah memohonnya untuk berhenti, tapi Thomas tak mendengarkannya. Kupikir ini saatnya aku maju dan menghentikannya… tapi aku tak mampu, aku sudah sangat terangsang. Aku sudah tersihir dengan apa yang kusaksikan dan berharap dia memberikan anal seks pada Della. Della meronta berusaha menjauh dari penisnya, tapi kemudian Thomas mencengkeram dengan erat pinggul Della sampai meninggalkan bekas di sana. Lalu dia mulai memasukkan penisnya membelah lubang anus Della. Della tak menyadarinya, tapi matanya terpejam rapat ketakutan, yang malah membuat Thomas dan aku semakin bergairah. Della menatapku, mengisyaratkan agar aku menghentikan Thomas, tapi aku tak bertenaga, tak mampu bergerak atau bereaksi, aku begitu terangsang. Dia kembali menatapku dan aku mamberinya pandangan tak berdaya. Dia sadar kalau aku tak akan melakukan apapun dan akhirnya dia pejamkan matanya dan mencoba untuk tenang.

    Pada akhirnya usaha Thomas berhasil dan mendorong kepala penisnya masuk ke dalam lubang anus Della membuatnya merintih kesakitan, meremas karpet dengan kedua tangannya. Thomas terus mendorong sampai akhirnya batang penisnya masuk ke dalam lubang anus Della seluruhnya hingga kantung bola zakarnya dengan mengejutkan menghantam kelentit Della. Della lebih membenamkan wajahnya di karpet dan menjerit. Sekujur tubuhnya bergetar, dan dia mulai merintih kesakitan. Aku melihat mendekat dan dapat kutemui air matanya keluar membasahi pipinya. Dengan penisnya yang sudah seluruhnya tertanam dalam lubang anus Della, Thomas memegangi pinggul Della dengan erat dan memandangku dengan tersenyum lebar. Aku tak akan melupakan wajah puasnya yang menggambarkan kekuasaannya terhadap seorang wanita dan mendominasinya secara menyeluruh. Dia dapat melakukan apapun terhadap Della. Thomas mulai menyetubuhi lubang anusnya dan dapat kulihat Della akhirnya menangis dan masih tetap berusaha mengeluarkan penis Thomas dari dalam anusnya. Dia tak menikmati paksaan Thomas terhadap anusnya. Kukira mungkin Thomas akan berhenti, tapi dia terlihat yakin dengan apa yang dilakukannya meskipun Della masih berontak menolaknya, yang malah membuat lubang anusnya semakin merapat… dan semakin merangsang aku dan Thomas.

    Dengan senyuman dan pandangan yang mengatakan ‘lihatlah saat aku membuat istrimu menjerit dan orgasme yang tak pernah di alaminya sebelumnya,’ kemudian dia semakin mempererat pegangannya pada pinggul Della dan mulai bergerak mengayun keluar masuk dalam lubang anusnya yang kecil. Tak bisa kupercaya Thomas dapat memasukkan penisnya yang besar itu ke dalam lubang anus Della yang rapat dan kecil itu, tapi entah bagaimana dai dapat melakukannya. Belum ada yang sebesar itu memasukinya sebelumnya dan itu membuatnya kesakitan. Air matanya terus mengalir dan tubuhnya yang terus mengejang, tapi aku tak mampu menghentikan Thomas, karena belum pernah kurasakan se-terangsang ini dalam hidupku sebelumnya. Gerakan mengayunnya membuat suara aneh saat kantung bola zakarnya menghantam kelentit dan vagina Della berulang-ulang.

    Setelah beberapa ayuna panjang dalam lubang anus Della, akhirnya dapat kudengar suara basah yang keluar dari dalam lubang anusnya dan bersamaan dengan itu Della mulai terlihat tenang. Perlahan mulai dilepaskannya cengkeraman tangannya pada karpet, seiring dia yang mulai menggerakkan pinggulnya mengimbangi gerakan mengayun Thomas. Aku benar-benar terkejut! Thomas tak pernah menghentikan gerakannya dan kemudian yang terjadi sungguh tak dapat dipercaya… Della mulai mengeluarkan gumaman kata-kata dan suara yang belum pernah kudengar. Belum pernah aku merasa begitu bangga terhadapnya seperti sekarang ini. Aku lihat lubang anusnya melebar dengan rapat mencengkeram batang penis Thomas yang membuatku yakin mengira kalau lubang anusnya akan robek lebar. Setiap kali Thomas menarik penisnya keluar, anusnya akan tertarik keluar dengan rapat bersamanya. Stamina yang dimiliki Thomas sungguh mengagumkan (sejak dia mengalami orgasme berulang kali sepengetahuanku, kali ini dia masih mampu bertahan selama ini)

    Tiba-tiba sebuah erangan keras keluar dari mulut istriku saat dengan tanpa henti Thomas menyodok penisnya dengan sebuah hentakan keras ke dalam lubang anus Della sambil tangannya melebarkan bongkahan pantatnya agar dia dapat masuk sedalam mungkin. Kepala Della terlempar ke belakang dan dia mengerang berusaha menarik nafasnya yang terhenti. Dia tak lagi seperti seorang wanita yang kutahu selama ini saat bercinta. Thomas telah membawanya pada level yang belum pernah dimasukinya. Suara erangannya bagaikan seekor hewan. Thomas melihatku dari balik punggungnya, memastikan apakah aku melihat jelas lubang anus istriku yang di masuki oleh penisnya. Perhatianku terpecah antara melihat lubang anus istriku yang sedang dikerjai Thomas dan konsentrasiku pada masturbasi yang kulakukan saat ini. Dengan sebuah senyuman yang tak kumengerti artinya, dia meneruskan ‘pekerjaannya’ terhadap istriku tersayang, Della yang tak hentinya mengerang dan mendapatkan orgasme beruntun.

    Setelah 3 atau 4 kali orgasmenya kini tiada hentinya dia mendapatkan orgasme lagi secara berkesinambungan. Belum pernah kulihat seorang wanita di film atau dimanapun yang mendapatkan orgasme berkesinambungan seperti yang dialami Della malam ini. Tak dapat kupalingkan mataku dari penis Thomas yang bergerak keluar masuk dalam lubang anus istriku yang rapat. Cairan cinta Della terus mengalir pada pahanya. Tubuhnya terus menggelinjang dibawah ayunan pria yang menyetubuhinya tanpa henti

    Aku tak menghitung lagi berapa kali dia membuat Della orgasme, tapi Della mendapatkan orgasme berulang kali hingga dia dengan lemah berusaha merangkak, sedangkan penis Thomas masih menancap dengan mantap dalam lubang anusnya. Thomas tak ingin melepaskannya dan mengikutinya hingga Della merebahkan tubuh bagian atasnya di atas sofa. Dengan sigap Thomas langsung memegangi pinggulnya dan kembali menyetubuhinya hingga getaran orgasme menggoyang tubuhnya lagi. Della tak mampu lagi mengendalikan tubuhnya yang terbaring lemas di atas sofa membiarkan Thomas terus menyetubuhinya. Aku kagum pada stamina Thomas, aku harap dia mau berbelas kasihan barang sebentar terhadap Della, tapi dia tidak. Dia tetap mencengkeram pinggul Della dengan keras dan langsung mengocok lubang anusnya dengan tanpa ampun. Saat akhirnya dia mencapai orgasmenya sendiri, bagian matanya yang hitam seolah hilang lenyap ke dalam rongga matanya, dan dia mengerang keras sampai-sampai aku takut tetangga sebelah akan mendengarnya. Della tahu kalau Thomas akhirnya keluar dan dia menggoyangkan pantatnya dan mulutnya mulai mengerang memohon agar Thomas keluar jauh di dalam lubang anusnya. Dia meledakkan bom sperma yang amat dahsyat, dan kemudian jatuh terhempas di atas pantat Della, seiring Della yang kembali mendaparkan orgasme terbesarnya malam ini.

    Pemandangan ini terlihat sangat erotis dengan cairan cinta Della yang membasahi semua tempat, dan sperma Thomas yang meleleh keluar dari lubang anusnya. Saat Thomas berbaring kecapaian di atas lantai, Della tergeletak di atas sofa dengan sebuah lelehan sperma yang panjang turun dari pantatnya. Aku memandangi sperma tersebut yang tak terputus hingga akhirnya jatuh menetes di atas karpet dan membentuk sebuah pola basah yang semakin membesar.

    Setelah berejakulasi dia tergeletak di atas lantai membiarkan Della yang masih lemah dengan tubuh yang setengahnya berada di atas sofa. Dia juga teramat lelah untuk bergerak. Tak dapat kulupakan pemandangan setelah Thomas menarik keluar penisnya dan Della hanya diam terbaring di sana. Lubang anusnya tebuka lebar hingga anda dapat melihat ke dalamnya. Anal seks yang baru saja mereka lakukan meyakinkanku saat kulihat spermanya yang meleleh keluar dari dalam lubang anus Della kalau aku menyukai segala yang terjadi. Pemandangan tadi membuatku segera menaiki tubuh Della dan ‘menyumbangkan’ spermaku ke lubang anusnya yang sudah merekah. Lubang anusnya terasa sudah kendor dan membuka lebar.

    Sejak saat itu tiga kali lagi kami bersama menghabiskan waktu dengan bercinta dan bercinta lagi. Della jadi ketagihan menjadi budak seksnya dan bersedia melakukan apapun keinginannya. Dia menjadi sangat penurut terhadapnya dan menelan sperma se sering yang Thomas kehendaki, atau Della mengijinkannya menyetubuhi lubang anusnya. Sangat menarik mengamati perubahan yang terjadi pada diri Della, kuperhatikan dia menyukai di dominasi secara menyeluruh saat berhubungan seks. Thomas menyukai lubang anus Della dan dia sering menyetubuhi lubang anus Della saat kita bertiga melakukan persetubuhan dan Della selalu mendapatkan multi orgasmenya setiap kali Thomas melakukan itu padanya.

    Suatu kali Thomas mengikuti Della berjalan menuju ke kamar kami untuk mandi setelah bersetubuh selama 3 jam non stop. Thomas masuk ke dalam kamar mandi bersamanya dan mereka kembali bersetubuh di dalam kamar mandi tersebut. Aku melihatnya dari balik kaca kamar mandi, pemandangan yang kusaksikan semakin bertambah erotis dengan butiran-butiran air yang ada di sekujur tubuh mereka dan dia menyetubuhi Della dari belakang.

    Tiba-tiba, membuat kami kecewa, Thomas harus segera meninggalkan kota ini. Kami merindukan seks bersama Thomas, tapi selalu berterima kasih dengan pertolongannya terhadap Della dan aku sadar kami berdua menikmati ada seorang pria lain yang bercinta dengan Della. Pengalaman seksual Della bersama Thomas merubah seluruh kehidupan seksualnya dan bagaimana terbukanya dia terhadap eksplorasi kehidupan seksual kami. Untungnya dia tidak hamil setelah bersama Thomas.

    Aku sangat berhutang budi terhadap Thomas yang telah membebaskan gairah seksual Della. Pengalamani bersamanya dalam ‘permainan bertiga’ kami membuat Della menyukai melakukan hubungan seks dengan dua orang pria bersamaan, dan sekarang bahkan dengan wanita juga. Sejak dengan Thomas… dia sudah melakukannya dengan beberapa pria lain yang ukuran penisnya bahkan lebih besar dari penis raksasanya Thomas. Dia tak lagi merasa takut bersama dengan pria lain selain aku untuk bercinta. Dia menikmatinya. Dia menikmati seks, tapi kami berdua sepakat kalau dia tak akan melakukannya tanpa kehadiranku.

    Sekarang dia suka berpakaian seksi saat bertemu dengan pria lain untuk membuatnya terangsang. Kami melakukannya beberapa kali dengan pria lain dan itu sangat erotis bagiku melihatnya. Hidup rasanya jadi semakin baik dan semakin bertambah baik saja sekarang karena dia sangat berantusias dan senang dipuaskan oleh dua pria sekaligus dan bersikap seperti seorang putri saat melakukannya. Kami mengharapkan ada pasangan lain yang mau mencobanya bersama kami…

  • THREESOME DENGAN PEGAWAI HOTEL

    THREESOME DENGAN PEGAWAI HOTEL


    499 views

    CERITA SEKS – THREESOME DENGAN PEGAWAI HOTEL

    Nama gw Denny, gw kerja sebagai roomboy di sebuah hotel berbintang empat. Kerjaan yang enak sebenernya, bisa liat-liat kamar orang sembarangan, dan cerita ini adalah saat gw dapet jackpot di sebuah kamar .

    Pagi itu seperti biasa setelah menyiapkan trolley gw mulai menyatroni kamar satu persatu. sekitar jam 9 setelah kelar 2 kamar, gw parkir trolley di depan kamar ketiga, setelah 3 kali mencet bel gak ada yang keluar gw masuk. Dari dalam kamar mandi terdengar suara shower, begitu nyampe ke kasur gw lihat seorang wanita dbalik selimut lagi asyik maenan hp.

    “mau dibersihkan kamarnya mbak?” tanya gw berusaha sopan,

    “oh boleh mas, umm saya harus keluar dari ranjang nih?”

    “iya mbak, sepreinya kan harus diganti” yup gw saat itu lagi megang seprei di tangan gw

    Memberi isyarat tunggu, kemudian wanita itu mengambil baju yg diletakan di meja kecil di sisi ranjang. Kemudian ia beranjak bangkit setelah memakai baju itu, baju yg sangat kebesaran, wanita berdarah chinese dengan rambut coklat sebahu, umur mungkin sekitar 20-24an, tinggi kekira 160cm, mungil memang, namun memiliki dada yang (sangat) besar, bahkan dari balik baju yang sangat kebesaran itu dadanya masih terlihat menonjol, dengan puting yang perlahan menceplak dibalik baju.

    Wanita itu kemudian berdiri di sudut ruangan, memperhatikan handycam yg berdiri dengan tripod di sudut ruangan, sementara gw mengganti seprei sambil sesekali mencuri lihat kearah wanita itu. junior gw mulai tegang ga karuan ngeliat wanita hanya berbalut baju putih tipis.

    Ga lama sesosok pria paruh baya berbadan agak gemuk keluar dari kamar mandi dengan hanya memakai handuk. Ia langsung berjalan menghampiri wanita itu.

    “tuh kaan om, jelek hasilnyaaaa” wanita itu memperlihatkan hasil rekaman kepada pria itu.

    “mau gimana lagi, kan tripod, kalo dipegang lebih jelek lagi”

    Kemudian mereka berdua berbisik, entah apa yang mereka bicarakan ga kedengeran. Hanya akhir perbincangan yg gw denger

    “tapi aku malu om…” “gapapa, anggep aja salah satu temen om”

    Kemudian pria itu menghampiri gw yang baru saja kear mengganti seprai mereka (maklum 3 lapis, agak lama).

    “mas, bisa bantu saya ga?” tanya pria itu

    “bantu apa ya pak?”

    “saya mau minta tolong, rekamin saya ama si eneng dong, buat kenang-kenangan, nanti malam saya harus terbang pulang”

    “rekamin….apa ya pak?” gw kembali bertanya untuk memastikan

    “rekamin kami main lah mas, di tripod jauh banget, kalo saya pegang ga fokus, butuh orang yang rekamin”

    “kenapa ga make jasa juru rekam aja pak?”

    “saya mau bikin koleksi pribadi, bukan film bokep buat ditonton orang, ga perlu ampe

    profesional gtu kan, saya minta kamu karena kamu ga mungkin berani macem2, bisa masuk penjara kamu kalo berani macem2”

    “kenapa harus saya pak…”

    “gini deh mas, saya bayar, mau apa gak?”

    Widih, ngeliat gadis telanjang, dibayar pula, siapa yang nolak rejeki gini!

    Gw kemudian meminta izin untuk merapikan trolley. Gw sembunyikan trolley di ruang pantry, kemudian memasang tanda “privacy” di pintu, dan menguncinya. Kami kemudian melakukan briefing sebentar. Dari situ gw tau wanita itu bernama cindy, umur 21, dan pria itu mengaku bernama Sam (di daftar tamu namanya Samsuri)

    Dai briefing singkat itu diputuskan gw boleh mengambil video sedekat mungkin, tangan gw juga boleh ngasih isyarat biar gambar yg diambil bagus, tapi gaboleh megang daerah terlarang Cindy, agak kentang juga sih sebenarnya, tapi gapapalah lumayan. Video ini tanpa cut sama sekali jadi gw gaboleh ampe bad angle, damn juga sih.

    Setelah semua setuju, gw ngambil handycam yang masih berdiri tegak di tripod, sedangkan cindy berdiri menghadap jendela, membelakangi gw. Sam kemudian memeluk Cindy dari belakang dan perlahan menaikan kaos yang dipakai Cindy. Gw lihat Cindy masih nampak malu, namun sam sepertinya tanpa ragu membuka kaos yg dipakai Cindy. Tangan Cindy langsung menutupi dada dan vaginanya, Sam langsung membisikan sesuatu di telinga Cindy. Nampak sekali Cindy masih malu untuk telanjang di depan orang yang baru dikenalnya.

    Dan gw hanya memperhatikan mereka dari ¾ belakang. Setelah beberapa saat membisikan sesuatu, tangan cindy nampak mulai turun, berganti kedua tangan Sam yang memegang penuh kedua dada Cindy. Secara perlahan mereka berbalik arah. Kini mereka berdiri tepat berhadapan dengan gw. Kedua tangan Sam menutupi dada Cindy, namun telapak tangan Sam tidak cukup besar untuk menutupi dada Cindy yang memang besar, sedangkan kedua tangan Cindy menutupi vaginanya, ia hanya tertunduk malu.

    “udah gapapa hunny, anggep aja ga ada orang, kita berdua doang”, bujuk Sam lembut

    “gapapa gimana, aku malu sayang…. “ cindy menjawab dengan wajah yg masih tertunduk

    Cindy yg berdiri di hadapan gw nampak berbeda dengan cindy yang gw liat ketika pertama masuk kamar ini.

    “gini, gimana kalo kita mulai dari pakaian lengkap? Biar mbak Cindy agak lebih biasa, juga

    biar hasilnya ga rekaman ml doang, kan menggairahkan banget tuh proses bugilnya” gw berusaha memberi masukan, dan mereka nampaknya setuju.

    Cindy kemudian menarik handuk yang masih melingkar di pinggang Sam, ia menggunakan handuk tersebut untuk menutupi tubuh bagian depannya dan melangkah cepat menuju lemari, sedangkan Sam masih berdiri dengan penis yang sudah mulai menegang (sialnya gw liat)

    Adegan dimulai, sam bersandar ke kepala ranjang dengan posisi duduk. Gw mengambil gambar kearah lemari, dan Cindy mulai berjalan masuk ke dalam frame. Ia mengenakan piyama satin berwarna merah padam. Raut wajahnya masih agak malu. Sam memberi isyarat pada cindy untuk duduk di samping kirinya. Kemudian Sam mulai melumat bibir Cindy, awalnya Cindy masih kaku ketika berciuman disorot kamera, namun seiring libidonya bangkit ia membalas ciuman Sam.

    Mereka berdua semakin ganas saling melumat, gw menyorotnya cukup dekat. Sam kemudian melingkarkan tangannya di sekitar perut cindy, memposisikan Cindy tidur telentang sambil terus berciuman dengan ganasnya. Tangan kanan Sam kemudian meremas dada kiri Cindy. Nafas cindy semakin memburu, dan junior gw mulai menegang merekam adegan ini.

    Gw kemudian menginstruksi posisi mereka, Sam sepertinya paham dengan kode yg gw kasih. Ia kemudian duduk bersandar dengan posisi kaki diregangkan, ia memeluk Cindy dari belakang. Sam lalu menjilati leher cindy, sesekali mencupangnya hingga menimbulkan bekas kemerahan. Kedua tangan Sam sibuk meremas kedua dada Cindy. Suara lenguhan mulai terdengar, tangan Cindy berada di paha Sam, namun Cindy terus menutup matanya, mungkin ia sedang memotivasi diri dengan ga liat gw.

    Ya memang gw duduk bersila tepat di hadapan mereka. tangan kiri Sam beranjak turun, sepertinya Cindy paham, ia langsung meregangkan kakinya untuk mempermudah Sam. Tangan kiri sam masuk ke dalam celana Cindy, sesaat tubuh Cindy terhentak seperti mendapat rangsangan hebat, yup jemari Sam kini bermain di bibir vagina cindy. Sementara tangan kanan Sam mulai melepas kancing piyama Cindy satu persatu. tanpa menunggu perintah, Cindy membantu melepaskan atasan piyamanya ketika semua kancing terbuka, kini ia mengenakan bra berwarna krem, bra itu tak cukup menahan kedua dadanya yang seperti siap melompat keluar.

    Kedua tangan Sam kembali meremas dada Cindy, seperti terganggu dengan bra yang dipakai, sam melepaskan pengait dan dalam sekejap bra itu dilempar Sam ke sembarang arah. Kini nampak dada Cindy bergerak liar. Sam meremasnya dengan ganas, ia kemudian memainkan puting cindy yang sudah menegang berwarna pink kecoklatan. Juniorku sepertinya sudah berdiri tegak ketika melihat dada Cindy yang begitu besar dan kenyal. Sam kemudian memberi instruksi agar Cindy menghisap penisnya.

    Cindy kemudian membalikan badannya, tangannya perlahan mengocok penis Sam. Lalu Cindy mulai memasukan penis itu kedalam mulutnya, perlahan ia mengulum penis itu sambil tangan kanannya mengocok pangkal penisnya. Kuluman Cindy semakin cepat ketika tangan Sam kembali meremas remas dada Cindy. Kini Cindy sudah berani melihat kamera. Ia bahkan seperti tersenyum ketika melepas kulumannya dan mengocok penis Sam dengan

    cepat lalu kembali mengulumnya.

    Beberapa menit berlalu dan Sam menarik kepala cindy untuk berhenti mengulum penisnya, haha sepertinya dia mau keluar. Kemudian mereka berganti posisi, Cindy tidur telentang. Sam kembali melumat bibir cindy, lalu turun menjilati leher hingga dadanya. Sam menjilati dada Cindy dengan ganas, ia bahkan beberapa kali menggigit kecil puting cindy.

    Lalu jilatan Sam kembali turun, sebentar ia menjilati pusar Cindy, kemudian sampai di batas celana. Kedua tangannya kemudian menggenggam dua sisi pinggang Cindy dan dengan ganas menurunkan celana beserta CD cindy. Dan nampaklah vagina Cindy yang berwarna pink merekah hampir tak ditumbuhi bulu. Sepertinya cindy sangat rajin mencukur vaginanya.

    Mereka kini bertelanjang bulat, dan junior gw sudah berdiri sangat tegak melihat tubuh Cindy yang begitu luar biasa. Sam nampak kesulitan menjilati vagina cindy, ya memang posisinya membuat vagina itu agak tertutup. Kemudian Sam mengangkat dan merentangkan kedua kaki Cindy, membuat vagina Cindy mudah untuk dijilati. Dan tak butuh waktu lama untuk kepala Sam tenggelam diantara pangkal paha Cindy. Sesaat tubuh cindy membusur dan lenguhan terdengar cukup nyaring.

    Gw bingung gimana nyorot vagina cindy karena semua yg terlihat Cuma kepala Sam dengan rambut yang mulai menipis. Akhirnya gw sorot Cindy yang terus melenguh. Kedua tangannya meremas memainkan dadanya sendiri. Cindy terus mendesah, matanya merem melek keenakan. Sekian detik cindy ga sadar gw nyorot dadanya begitu dekat, udah di ubun ubun gw pengen meremas dada Cindy yang nampak besar dan kenyal itu. tapi apa daya karir taruhannya.

    Gw nyorot naik, biar dapet ekspresi dan lenguhan Cindy. Ia nampaknya sadar gw nyorot begitu deket ke wajahnya, gw berlutut di kasur tepat di samping Cindy. Ia melihat kearah handycam dan memasang muka menggoda. Ia menggigit kecil bibir bawahnya. Entah Cindy sebenernya menggoda gw atau ekspresi ke handycam, yg jelas ia sudah sama sekali ga menunjukan ekspresi malu.

    Libidonya sudah sangat tinggi sepertinya. Beberapa saat ia kembali membusur dan meracau keras. “aaahhhhh” nampaknya ia mengalami orgasme pertamanya. Dan tak diduga tangan kanannya tetiba mencengkram junior gw. Mukanya sedikit kaget bercampur sange. Yup ukuran penis gw jauh lebih besar dari Sam. Jemari Cindy perlahan mengocok penis gw yang masih terbungkus celana.

    Cindy memberi kode untuk gw merubah posisi merekam, gw yg tadinya di sebelah kanan Cindy kini berlutut di sebelah kirinya. Ia kemudian menyilangkan kakinya, mengunci kepala Sam diantara pangkal pahanya, dan Sam semakin ganas menjilati vagina Cindy. Tangan kanan Cindy menjambak mesra rambut Sam, lalu ia membenamkan kepala Sam di pangkal pahanya.

    Tangan kiri Cindy perlahan menarik tangan kiri gw yang memang ga memegang handycam. Ia menariknya kearah dadanya, dan tanpa ragu gw meremas dada Cindy. Begitu besar kenyal dan lembut, gw meremasnya semakin keras sambil sesekali memilin putingnya. Cindy meracau tak karuan. Gw berusaha keras memikirkan bagaimana cara menjilati dada Cindy. namun terlambat, Sam menengadahkan kepalanya dan dengan cepat gw menarik tangan gw dari dada Cindy. Sam sepertinya ingin langsung menusukan penisnya kedalam vagina Cindy.

    Gw berusaha menahan agar Sam tak buru buru ml. Gw kemudian nyorot tubuh Cindy, dari dada turun hingga atas vaginanya. Sam tau maksud gw, jemarinya memainkan bibir vagina Cindy, gw menyorotnya dengan jarak yang sangat dekat. Dua jari Sam mencoba membuka bibir vagina Cindy. Terlihat sangat jelas vagina pink merekah itu sudah sangat basah, entah liur Sam atau memang dari cairan vagina Cindy.

    “sayaang kiss me” cindy tetiba merajuk. Sam hanya tersenyum sesaat, ia yang telah duduk di samping Cindy kemudian kembali melumat bibir mungil Cindy. Tangan Sam kembali memainkan dada Cindy, sedangkan Cindy memeluk Sam sangat erat, salah satu tangannya mendorong kepala Sam aga tak menghentikan ciuman mereka. kaki Cindy yang sempat merapat tetiba direntangkan sangat lebar, well gw tau nih maksudnya.

    Kemudian gw mengarahkan kamera sangat dekat dengan dada Cindy yang sedang diremas remas oleh Sam, sementara tangan kiri gw perlahan menyentuh bibir vagina Cindy. Ga ada respon apapun seperti menutup kakinya, berarti memang boleh, dan tanpa buang waktu gw memasukan jari tengah gw ke liang vagina Cindy. Terasa sempit dan sangat basah. Tetiba Cindy merapatkan kakinya, bersamaan dengan kepala Sam yang bangkit.

    Sam sepertinya sudah tak sabar, dengan segera ia memposisikan tubuh Cindy dan mengarahkan penisnya ke bibir vagina Cindy, setelah beberapa gesekan penis itu masuk ke dalam liang vagina cindy. Perlahan Sam memompa vagina Cindy, ia kemudian mempercepat temponya. “mmppff, ahhhh…..” Cindy meracau keras sambil kedua tangannya meremas dadanya.

    Beberapa menit berlalu, Sam seperti kehabisan tenaga. Ia membalikan posisi, kini mereka berada di posisi WOT. Tubuh Cindy bergerak naik turun, dadanya bergoyang bebas. Cindy kemudian mempercepat tempo permainannya, kedua tangan Sam meremas dada Cindy, membuat libido Cindy semakin meninggi

    “ahhh oomm….mau keluaar”

    “mppff ahhh…om juga sayaang…”

    Dan tubuh mereka meregang bersamaan, beberapa detik kemudian Cindy yang sudah lemas menjatuhkan diri ke ranjang. Ga mau kehilangan momen gw langsung menyorot vagina Cindy, tangan kiri gw meregangkan paksa kaki Cindy. Terlihat jelas cairan putih meleleh keluar dari lubang vagina Cindy. Nafas Sam nampak sudah terengah engah, begitu pula Cindy, tapi entah kenapa lebih terdengar seperti nafas yang masih memburu. Ya memang permainan mereka terbilang cukup singkat, jauh lebih lama foreplaynya. Dan CUT..!! pengambilan video selesai. Gw melipat layar handycam dan mematikannya.

    Sam berusaha bangkit untuk melihat hasil rekaman, sedangkan Cindy membersihkan sisa cairan kental yang masih keluar dari vaginanya dengan tisue. mata gw masih gabisa berpaling dari tubuh Cindy yg telanjang bebas di atas ranjang. Sam nampak puas dengan hasil rekaman gw. Setelah ia selesai menonton rekaman tersebut, ia kembali memberikan handycam ke gw. Sam beranjak menuju kamar mandi, katanya sih mau mandi, siapa peduli. Gw duduk di tepi ranjang, ngeliat hasil rekaman gw barusan, well menggoda banget ampe buat junior gw kembali naik. Cindy juga beranjak duduk di samping kiri gw, kami nonton rekaman itu bersama.

    Tetiba tangan Cindy menggenggam junior gw yg udah berdiri keras dibalik celana. “pengen ya?” goda cindy. “banget lah, siapa yg ga mau ama cewek secantik kamu” gw hanya menjawab seadanya, takut juga karir taruhannya. “yuk.. aku masih pengen nii…. om Sam cepet bangeet keluarnya, bete kan” Cindy kembali menggoda. Tangannya masih memainkan junior gw dari luar celana. Memang permainan mereka tadi jauh lebih sebentar dibanding foreplaynya. Maklum umur, hahaha. “takut mbak, bisa dipecat kalo ketauan” gw menjawab berusaha menguatkan diri dan nyari motivasi.

    Kemudian tangan Cindy melepaskan kait celana dan menurunkan restleting gw. “gapapa, om Sam kalo mandi itu lama banget…. kalo mp3nya dah kedengeran berati udah mulai mandi, kalo lagunya mati berati selesai mandinya” Cindy berusaha meyakinkan gw. Well kepalang tanggung, nafsu udah di ubun ubun gini.

    “wah gede banget penis kamu den, jauh ama om Sam…” Cindy memuji sambil tangannya mengocok penis gw. Gw meliat handycam yang masih gw pegang dan menaruhnya di meja kecil samping ranjang. Cindy langsung inisiatif, kepalanya mendekati penis gw, terasa kemudian bibirnya di kepala penis gw, dan mulai masuk hingga setengah. Perlahan tapi pasti Cindy mulai mengulum penis gw. Semakin cepat Cindy mengulum penis gw, nafasnyapun terdengar semakin memburu.

    Cindy melepaskan kulumannya, ia segera beranjak berdiri dan memposisikan diri, tangannya memegang penis gw, mengarahkan vaginanya untuk dimasuki penis gw. Setengah duduk membelakangi gw ia menggesekan penis gw sebenta ke vaginanya, dan perlahan penis gw masuk kedalam vaginanya. Terasa basah, hangat dan amat sempit. Dan blesss…seluruh penis gw masuk ke liang vagina Cindy. Tangan cindy bertopang di paha gw, dan badannya mulai naik turun perlahan. Kedua tangan gw meremas dada Cindy yang bergoyang bebas. Sesekali gw mainkan putingnya.

    Goyangan Cindy semakin cepat, begitu pula gw meremas dada cindy semakin kencang. Nafas Cindy yang sangat memburu berganti menjadi lenguhan. Mppff, aahhhh….. 5 menit berlalu dan lenguhan Cindy menjadi semakin kencang… “aahhh mau keluaaar” beberapa detik kemudian kurasakan penis gw dibanjiri cairan hangat, meleleh keluar hingga membasahi paha gw.

    Tempo permainan Cindy semakin lambat, agak lemas sepertinya, namun lenguhannya masih cukup kencang. Ngeri juga kalo ampe kedengeran Sam. Gw sedikit menarik badan gw ke tengah kasur kemudian melempar tubuh gw ke kasur. Cindy membalikan tubuhnya, kami berganti menjadi WOT. Cindy nampak bersemangat kembali, ia bergoyang maju mundur, atas bawah dengan tempo yang lumayan cepat. tangan gw kembali meremas kedua dada Cindy. Ia mulai kembali melenguh, gw pun mulai meracau. Segera kutarik kepalanya, dan melumat bibirnya. Ia membalas dengan liar.

    Tubuh kami bergoyang cukup cepat, dan gw ga melepaskan ciuman kami. Gw takut juga kalo dia melenguh terlalu keras. 4menit berlalu, cindy menggigit bibir bawah gw, tubuhnya meregang. Dan kembali kurasakan ogasme kedua Cindy. Cairan hangat itu kembali menyembur kearah penis gw. Kali ini lebiih banyak dari yang sebelumnya. Cindy berhenti bergoyang “aku capek…kamu kenapa belom keluar juga sih?” dan gw hanya tersenyum sambil mulai bergoyang. Cindy mulai terangsang kembali hingga ia mulai melenguh. “jangan kelamaan, ntar Sam keburu keluar” daaan kata2 Cindy seketika membuyarkan kenikmatan gw.

    Gw menggulingkan tubuh Cindy hingga penis gw keluar dari vaginanya. Gw memberi instruksi agar ia mengambil posisi menungging di bibir ranjang. Gw berdiri di belakangnya, pas posisinya. Segera gw arahkan penis gw masuk ke vaginanya. Kini kami dalam posisi doggie style. Kupegang erat pinggulnya dan perlahan memompanya. Perlahan dan semakin cepat. Cindy mulai kembali melenguh. Gw tau gw gapunya banyak waktu, kedua tangan gw kemudian memegang dan meremas perlahan dada Cindy yang bergantung bebas, dan gw percepat pola permainan gw. Tangan Cindy seketika mengambil bantal yang tergeletak di dekatnya dan menutupi wajahnya. Gw pompa semakin cepat.

    Suara erangan Cindy cukup kencang namun diredamkan oleh bantal. Sedangkan gw berusaha menahan lenguhan sebisanya sambil terus memompa cepat vaginanya. Vagina yang sudah sangat basah itu mengeluarkan bunyi yg cukup kencang ketika penis gw memompanya.

    “shhh aahhh mau keluar neng…” cindy melepaskan bantal dari wajahnya dan menjawab “

    mff aaaaaah aku juga…di dalem ajaaa”

    Kembali terasa cairan hangat membanjiri vagina, dan nyaris bersamaan gw mencapai orgasme, croot croot croot croot…6 tembakan bersarang langsung ke dalam liang vagina Cindy. Gw masih tetap memompa dengan tempo yang semakin lambat. Semenit kemudian barulah gw cabut penis gw yang mulai menyusut dari vagina cindy. Dan gw lihat cairan putih sperma gw bercampur cairan vagina cindy meleleh keluar dari vaginanya.

    Cindy tergolek lemas sesaat, dan berusaha bangkit. Gw masih berdiri di tepi ranjang, mencoba mengatur nafas. Cindy duduk bersila di hadapan gw. Vaginanya masih terus mengeluarkan cairan kental kami. Ia menjilati penis gw dan mengulumnya sebentar, mencoba membersihkan gw rasa. “u’re the greatest” puji Cindy… “kamu juga”

    Gw kembali memakai celana gw, sementara cindy membersihkan vaginanya. “mending kamu buruan deh sebelum Sam selesai mandi” dan gw menjawab dengan memegang lembut dagunya dan kembali menciumnya. “okeh, thx bgt…” gw beranjak keluar dari kamar tersebut. gw tau tugas gw sangat terbengkalai dan gw akan ngelembur ampe magrib, tapi gapapalah untuk sebuah kesenangan yang sangat langka ini.

  • Bercinta Dengan Tiga Wanita Sekaligus

    Bercinta Dengan Tiga Wanita Sekaligus


    473 views

    BONUS VIDEO BOKEP DAN FOTO BUGIL


    Cerita Sex Dewasa | Bercinta Dengan Tiga Wanita Sekaligus

    Pada suatu sore di hari libur (liburan dari kerja) aku buang waktu dengan main internet, lebih kurang satu setengah jam bermain internet, tiba-tiba terdengar suara bel. Setengah kesal aku hampiri juga pintu rumahku, dan setelah aku mengintip dari lubang kecil di pintu, kulihat tiga orang gadis. Kemudian kubuka pintu dan bertanya (maaf langsung aku terjemahkan saja ke bahasa Indonesia semua percakapan kami),Bisa saya bantu? kataku kepada mereka.Maaf, kami sangat mengganggu, kami mencari Gamha dan sudah satu jam lebih kami coba untuk telepon tapi kedengarannya sibuk terus, maka kami langsung saja datang.Yang berwajah Jepang nyerocos seperti kereta express di negerinya.Oh, soalnya saya lagi main internet, maklumlah soalnya hanya satu sambungan saja telepon saya, jawabku.Memangnya kalian tidak tahu kalau si Gamha sedang pulang kampung dua hari yang lalu? lanjutku lagi.

    abgimuttogelagipamertoketifotoabgiabgbugilitogemontokifotohotifotobugil3-1Kali ini yang bule berambut sebahu dengan kesal menjawab, Kurang ajar si Gamha, katanya bulan depan pulangnya, Jepang sialan tuh!Eh! Kesel sih boleh, tapi jangan bilang Jepang sialan dong. Gua tersinggung nih, yang berwajah Jepang protes.Sudahlah, memang belum rejeki kita dijajanin sama si Gamha, sekarang bule bermata biru nyeletus.Dengan setengah bingung karena tidak mengerti persoalannya, kupersilakan mereka untuk masuk. Mulanya mereka ragu-ragu, akhirnya mereka masuk juga. Iya deh, sekalian numpang minum, kata bule yang berambut panjang masih kedengaran kesalnya.

    Setelah mereka duduk, kami memperkenalkan nama kami masing-masing.Nama saya Jacky, kataku.Khira, kata yang berwajah Jepang (dan memang orang Jepang).Yang berambut panjang menyusul, Emily, (Campuran Italia dengan Inggris).Saya Eve, gadis bermata biru ini asal Jerman.Jacky, kamu berasal dari mana? lanjutnya.Jakarta, Indonesia, jawabku sambil menuju ke lemari es untuk mengambilkan minuman sesuai permintaan mereka.Sekembalinya saya ke ruang tamu dimana mereka duduk, ternyata si Khira dan Eve sudah berada di ruang komputer saya, yang memang bersebelahan dengan ruang tamu dan tidak dibatasi apa-apa.Aduh, panas sekali nich?! si Emily ngedumel sambil membuka kemeja luarnya.

    Memang di awal bulan Desember lalu, Australia ini sedang panas-panasnya. Aku tertegun sejenak, karena bersamaan dengan aku meletakkan minuman di atas meja, Emily sudah melepaskan kancing terakhirnya. Sehingga dengan jelas dapat kulihat bagian atas bukit putih bersih menyembul, walaupun masih terhalangi kaos bagian bawahnya. Tapi membuatku sedikit menelan ludah. Tiba-tiba aku dikejutkan dengan suara si Eve,Jacky, boleh kami main internetnya?Silakan, jawabku.Aku tidak keberatan karena aku membayar untuk yang tidak terbatas penggunaannya.Mau nge-chat yah? tanyaku sambil tersenyum pada si Emily.Ah, paling-paling mau lihat gambar gituan, lanjut Emily lagi.Eh, kaliankan masih di bawah umur? kataku mencoba untuk protes.Paling umur kalian 17 tahun kan? sambungku lagi.

    abgimuttogelagipamertoketifotoabgiabgbugilitogemontokifotohotifotobugil4-1Khira menyambut, Tahun ini kami sudah 18 tahun. Hanya tinggal beberapa bulan saja. Aku tidak bisa bilang apa-apa lagi. Baru saja aku ngobrol dengan si Emily, si Eve datang lagi menanyakan, apa saya tahu site-nya gambar gituan yang gratis. Lalu sambil tersenyum saya hampiri komputer, kemudian saya ketikkan salah satu situs seks anak belasan tahun gratis kesukaanku. Karena waktu mengetik sambil berdiri dan si Khira duduk di kursi meja komputer, maka dapat kulihat dengan jelas ke bawah bukitnya si Khira yang lebih putih dari punyanya si Emily. Barangku terasa berdenyut. Setengah kencang.

    Setelah gambar keluar, yang terpampang adalah seorang negro sedang mencoba memasuki barang besarnya ke lubang kecil milik gadis belasan. Sedangkan mulut gadis itu sudah penuh dengan barang laki-laki putih yang tak kalah besar barangnya dengan barang si negro itu. Terasa barangku kini benar-benar kencang karena nafsu dengan keadaan. Si Emily menghampiri kami berada, karena si Eve dan Khira tertawa terbahak-bahak melihat gambar itu. Aku mencoba menghindar dari situ, tapi tanpa sengaja sikut Khira tersentuh barangku yang hanya tertutup celana sport tipis. Baru tiga langkah aku menghindar dari situ, kudengar suara tawa mereka bertambah kencang, langsung aku menoleh dan bertanya, Ada apa? Eve menjawab, Khira bilang, sikutnya terbentur barangmu, katanya.

    abgimuttogelagipamertoketifotoabgiabgbugilitogemontokifotohotifotobugil5-1Aku benar-benar malu dibuatnya. Tapi dengan tersenyum aku menjawab, Memangnya kenapa, kan wajar kalau saya merasa terangsang dengan gambar itu. Itu berarti aku normal. Kulihat lagi mereka berbisik, kemudian mereka menghampiriku yang sedang mencoba untuk membetulkan letak barangku. Si Eve bertanya padaku sambil tersipu,Jacky, boleh nggak kalau kami lihat barangmu?Aku tersentak dengan pertanyaan itu.Kalian ini gila yah, nanti aku bisa masuk penjara karena dikira memperkosa anak di bawah umur.(Di negeri ini di bawah 18 tahun masih dianggap bawah umur).Kan tidak ada yang tahu, lagi pula kami tidak akan menceritakan pada siapa-siapa, sungguh kami janji, si Emily mewakili mereka.Please Jacky! sambungnya.Oke, tapi jangan diketawain yah! ancamku sambil tersenyum nafsu.

    Dengan cepat kuturunkan celana sport-ku dan dengan galak barangku mencuat dari bawah ke atas dengan sangat menantang. Lalu segera terdengar suara terpekik pendek hampir berbarengan.Gila gede banget! kata mereka hampir berbarengan lagi.Nah! Sekarang apa lagi? tanyaku.Tanpa menjawab Khira dan Emily menghampiriku, sedangkan Eve masih berdiri tertegun memandang barangku sambil tangan kanannya menutup mulutnya sedangkan tangan kirinya mendekap selangkangannya.

    abgimuttogelagipamertoketifotoabgiabgbugilitogemontokifotohotifotobugil6-1Boleh kupegang Jack? tanya Khira sambil jari telunjuknya menyentuh kepala barangku tanpa menunggu jawabanku. Aku hanya bisa menjawab, Uuuh karena geli dan nikmat oleh sentuhannya. Sedang Eve masih saja mematung, hanya jari-jari tangan kirinya saja yang mulai meraih-raih sesuatu di selangkangannya. Lain dengan Emily yang sedang mencoba menggenggam barangku, dan aku merasa sedikit sakit karena Emily memaksakan jari tengahnya untuk bertemu dengan ibu jarinya. Tiba-tiba Emily, hentikan kegiatannya dan bertanya padaku, Kamu punya film biru Jack? Sambil terbata-bata kusuruh Eve untuk membuka laci di bawah TV-ku dan minta Eve lagi untuk masukan saja langsung ke video.

    Waktu mulai diputar gambarnya bukan lagi dari awal, tapi sudah di pertengahan. Yang tampak adalah seorang laki-laki 60 tahun sedang dihisap barangnya oleh gadis belasan tahun. Kontan saja si Eve menghisap jarinya yang tadinya dipakai untuk menutup mulut sedangkan jari tangan kirinya masih kembali ke tugasnya. Pandanganku sayup, dan terasa benda lembut menyapu kepala barangku dan benda lembut lainnya menyapu bijiku.

    Aku mencoba untuk melihat ke bawah, ternyata lidah Khira di bagian kepala dan lidah Emily di bagian bijiku.Uuh ssshh uuuhh ssshhh aku merasa nikmat.Kupanggil Eve ke sampingku dan kubuka dengan tergesa-gesa kaos dan BH-nya. Tanpa sabar kuhisap putingnya dan segera terdengar nafas Eve memburu.Jacky ooohh Jacky terusss ooohhh nikmat Eve terdengar.Kemudian terasa setengah barangku memasuki lubang hangat, ternyata mulut Khira sudah melakukan tugasnya walaupun tidak masuk semua tapi dipaksakan olehnya.Slep slep chk chkItulah yang terdengar paduan suara antara barangku dan mulut Khira. Emily masih saja menjilat-jilat bijiku.

    Dengan kasar Eve menarik kepalaku untuk kembali ke putingnya. Kurasakan nikmat tak ketulungan. Kuraih bahu Emily untuk bangun dan menyuruhnya untuk berbaring di tempat duduk panjang. Setelah kubuka semua penghalang kemaluannya langsung kubuka lebar kakinya dan wajahku tertanam di selangkangannya.Aaahhh Jacky aaahhh enak Jacky teruskan aaahhh terussss Jacky! jerit Emily.Ternyata Eve sudah bugil, tangannya dengan gemetar menarik tanganku ke arah barangnya. Aku tahu maksudnya, maka langsung saja kumainkan jari tengahku untuk mengorek-ngorek biji kecil di atas lubang nikmatnya. Terasa basah barang Eve, terasa menggigil barang Eve.Aaaahhh Eve sampai puncaknya.

    Aku pun mulai merasa menggigil dan barangku terasa semakin kencang di mulut Khira, sedangkan mulutku belepotan di depan barang Emily, karena Emily tanpa berteriak sudah menumpahkan cairan nikmatnya. Aku tak tahan lagi, aku tak tahan lagi, Aahhh Sambil meninggalkan barang Emily, kutarik kepala Khira dan menekannya ke arah barangku. Terdengar, Heeerrkk Rupanya Khira ketelak oleh barangku dan mencoba untuk melepaskan barangku dari mulutnya, tapi terlambat cairan kentalku tersemprot ke tenggorokannya. Kepalanya menggeleng-geleng dan tangannya mencubit tanganku yang sedang menekan kepalanya ke arah barangku. Akhirnya gelengannya melemah Khira malah memaju mundurkan kepalanya terhadap barangku. Aku merasa nikmat dan ngilu sekali, Sudah sudah aku ngiluuu sudah pintaku. Tapi Khira masih saja melakukannya. Kakiku gemetar, gemetar sekali. Akhirnya kuangkat kepala Khira, kutatap wajahnya yang berlumuran dengan cairanku. Khira menatapku sendu, sendu sekali dan kudengar suara lembut dari bibirnya, I Love you, Jacky! aku tak menjawab. Apa yang harus kujawab! Hanya kukecup lembut keningnya dan berkata, Thank you Khira!

    abgimuttogelagipamertoketifotoabgiabgbugilitogemontokifotohotifotobugil7-1Rasa nikmatku hilang seketika, aku tak bernafsu lagi walaupun kulihat Eve sedang memainkan klitorisnya dengan jarinya dan Emily yang ternganga memandang ke arahku dan Khira. Mungkin Emily mendengar apa yang telah diucapkan oleh Khira. Demikianlah, kejadian demi kejadian terus berlangsung antara kami. Kadang hanya aku dengan salah satu dari mereka, kadang mereka berdua saja denganku. Aku masih memikirkan apa yang telah diucapkan oleh Khira. Umurku lebih 10 tahun darinya. Dan sekarang Khira lebih sering meneleponku di rumah maupun di tempat kerjaku. Hanya untuk mendengar jawabanku atas cintanya. Dan belakangan aku dengar Eve dan Emily sudah jarang bergaul dengan Khira.abgimuttogelagipamertoketifotoabgiabgbugilitogemontokifotohotifotobugil8-1

  • Di hajar 4 cewek Haus Seks

    Di hajar 4 cewek Haus Seks


    353 views

    BONUS VIDEO BOKEP DAN FOTO BUGIL


    Cerita Sex Dewasa | Di hajar 4 cewek Haus Seks

    Cerita ini berawal dari perkenalanku dengan seorang wanita karir, yang entah bagaimana ceritanya wanita karir tersebut mengetahui nomor kantorku.

     160095_16Cerita Sex Dewasa | Di hajar 4 cewek Haus Seks – Siang itu disaat aku hendak makan siang tiba-tiba telepon lineku berbunyi dan ternyata operator memberitau saya kalau ada telepon dari seorag wanita yang engak mau menyebutkan namanya dan setelah kau angkat.

    “Hallo, selamat siang joko,” suara wanita yang sangat manja terdengar.
    “Helo juga, siapa ya ini?” tanyaku serius.
    “Namaku Karina,” kata wanita tersebut mengenalkan diri.
    “Maaf, Mbak Karina tahu nomor telepon kantor saya dari mana?” tanyaku menyelidiki.
    “Oya, aku temannya Yanti dan dari dia aku dapat nomor kamu,” jelasnya.
    “Ooo… Yanti,” kataku datar.

    Aku mengingat kisahku, sebelumnya yang berjudul empat lawan satu. Yanti adalah seorang wanita karir yang juga ‘mewarnai’ kehidupan sex aku.

    160095_08“Gimana kabarnya Yanti dan dimana sekarang dia tinggal?” tanyaku.
    “Baik, sekarang dia tinggal di Surabaya, dia titip salam kangen sama kamu,” jelas Karina.

    Sekitar 10 menit, kami berdua mengobrol layaknya orang sudah kenal lama. Suara Karina yang lembut dan manja, membuat aku menerka-nerka bagaimana bentuk fisiknya dari wanita tersebut. Saat aku membayangkan bentuk fisiknya, Karina membuyarkan lamunanku.

    “Hallo… Joko, kamu masih disitu?” tanya Karina.
    “Iya… Iya Mbak…” kataku gugup.
    “Hayo mikirin siapa, lagi mikirin Yanti yaaa?” tanyanya menggodaku.
    “Nggak kok, malahan mikirin Mbak Karina tuh,” celetukku.
    “Masa sih… Aku jadi GR deh” dengan nada yang sangat menggoda.
    “Joko, boleh nggak aku bertemu dengan kamu?” tanya Karina.
    “Boleh aja Mbak… Bahkan aku senang bisa bertemu dengan kamu,” jawabanku semangat
    “Oke deh, kita ketemuan dimana nih?” tanyanya semangat.
    “Terserah Mbak deh, Joko sih ngikut aja?” jawabku pasrah.
    “Oke deh, nanti sore aku tunggu kamu di Mc. Donald plasa senayan,” katanya.
    “Oke, sampai nanti joko… Aku tunggu kamu jam 18.30,” sambil berkata demikian, aku pun langsung menutup teleponku.

    Aku segera meluncur ke kantin untuk makan siang yang sempat tertunda itu. Sambil membayangkan kembali gimana wajah wanita yang barusan saja menelpon aku. Setelah aku selesai makan aku pun langsung segera balik ke kantor untuk melakukan aktivitas selanjutnya.

    Tanpa terasa waktu sudah menunjukkan pukul 17.00, tiba saatnya aku pulang kantor dan aku segera meluncur ke plasa senayan. Sebelumnya prepare dikantor, aku mandi dan membersihkan diri setelah seharian aku bekerja. Untuk perlengkapan mandi, aku sengaja membelinya dikantin karena aku nggak mau ketemu wanita dengan tanpak kotor dan bau badan, kan aku menjadi nggak pede dengan hal seperti itu.

    160095_06Tiba di Plasa Senayan, aku segera memarkirkan mobil kijangku dilantai dasar. Jam menunjukkan pukul 18.15. Aku segera menuju ke MC. Donald seperti yang dikatakan Karina. Aku segera mengambil tempat duduk disisi pagar jalan, sehingga aku bisa melihat orang lalu lalang diarea pertokaan tersebut.

    Saat mataku melihat situasi sekelilingku, bola mataku berhenti pada seorang wanita setengan baya yang duduk sendirian. Menurut perkiraanku, wanita ini berumur sekitar 32 tahun. Wajahnya yang lumayan putih dan juga cantik, membuat aku tertegun, nataku yang nakal, berusaha menjelajahi pemadangan yang indah dipandang yang sangat menggiurkan apa lagi abgian depan yang sangat menonjol itu. Kakinya yang jenjang, ditambah dengan belahan pahanya yang putih dan juga montok dibalik rok mininya, membuat aku semakin gemas. Dalam hatiku, wah betapa bahagianya diriku bila yang aku lihat itu adalah orang yang menghubungiku tadi siang dan aku lebih bahagia lagi bila dapat merasakan tubuhnya yang indah itu.

    Tiba-tiba wanita itu berdiri dan menghampiri tempat dudukku. Dadaku berdetuk kencang ketika dia benar-benar mengambil tempat duduk semeja dengan aku.

    “Maaf apakah kamu Joko?” tanyanya sambil menatapku.
    “Iy… Iyaa… Kamu pasti Karina,” tanyaku balik sambil berdiri dan mengulurkan tanganku.

    Jarinya yang lentik menyetuh tanganku untuk bersalaman dan darahku terasa mendesr ketika tangannya yang lembut dan juga halus meremas tangaku dengan penuh perasaan.

    “Silahkan duduk Karina,” kataku sambil menarik satu kursi di depanku.
    “Terima kasih,” kata Karina sambil tersenyum.
    “Dari tadi kamu duduk disitu kok nggak langsung kesini aja sih?” tanyaku.
    “Aku tadi sempat ragu-ragu, apakah kamu memang Joko,” jelasnya.
    “Aku juga tadi berpikir, apakah wanita yang cantik itu adalah kamu?” kataku sambil tersenyum.

    160095_04Kami bercerita panjang lebar tentang apapun yang bisa diceritakan, kadang-kadang kami berdua saling bercanda, saling menggoda dan sesekali bicara yang ‘menyerempet’ ke arah sex. Lesung pipinya yang dalam, menambah cantik saja wajahnya yang semakin matang.

    Dari pembicaraan tersebut, terungkaplah kalau Karina adalah seorang wanita yang sedang bertugas di Jakarta. Karina adalah seorang pengusaha dan kebetulan selama 4 hari dinas di Jakarta.

    “Karin, kamu kenal Yanti dimana?” tanyaku.

    Yanti adalah teman chattingku di YM, aku dan Yanti sering online bersama. Dan kami terbuka satu sama lain dalam hal apapun. Begitu juga kisah rumah tangga, bahkan masalah sex sekalipun. Mulutnya yang mungil menjelaskan dengan penuh semangat.

    “Emangnya Yanti menikah kapan? Aku kok nggak pernah diberitahu sih,” tanyaku penuh penasaran.
    “Dia menikah dua minggu yang lalu dan aku nggak tahu kenapa dia nggak mau memberi tahu kamu sebelumnya,” Jawabnya penuh pengertian.
    “Ooo, begitu…” kataku sambil manggut-manggut.
    “Ini adalah hari pertamaku di Jakarta dan aku berencana menginap 4 hari, sampai urusan kantorku selesai,” jelasnya tanpa aku tanya.
    “Sebenarnya tadi Yanti juga mau dateng tapi berhubung ada acara keluarga jadi kemungkinan dia akan datang besok harinya dia bisa dateng,” jelasnya kembali.
    “Memangnya Mbak Karina menginap dimana nih?” tanyaku penasaran.
    “Kebetulan sama kantor sudah dipesankan kamar buat aku di hotel H…”jelasnya.
    “Mmm, emangnya Mbak sama siapa sih?” tanyaku menyelidik.
    “Ya sendirilah, Joko… Makanya saat itu aku tanya Yanti,” katanya
    “Tanya apa?” tanyaku mengejar.
    “Apakah punya teman yang bisa menemaniku selama aku di Jakarta,” katanya.
    “Dan dari situlah aku tahu nomor telepon kamu,” lanjutnya.

    160095_07Tanpa terasa waktu sudah menunjukan pukul 10.25 wib, dan aku lihat sekelilingku pertokoan mulai sepi karena memang sudah mulai larut malam. Dan toko pun sudah mulai tutup.

    “Jok.. Kamu mau anter aku balik ke hotel nggak?” tanyanya.
    “Boleh, masa iya sih aku tega sih biarin kamu balik ke hotel sendirian,” kataku.

    Setelah obrolan singkat, kami segera menuju parkiran mobil dan segera meluncur ke hotel H… Yang tidak jauh dari pusat pertokoan Plasa Senayan. Aku dan Karina bergegas menuju lift untuk naik ke lantai 5, dan sesampainya di depan kamarnya, Karina menawarkan aku untuk masuk sejenak. Bau parfum yang mengundang syaraf kelaki-lakianku serasa berontak ketika berjalan dibelakangnya.

    Dan ketika aku hendak masuk ternyata ada dua orang wanita yang sedang asyik ngegosip dan mereka pun tersenyum setelah aku masuk kekamarnya. Dalam batinku, aku tenyata dibohongi ternyata dia nggak sendiri. Karina pun memperkenalkan teman-temannya yang cantik dan juga sex yang berbadan tinggi dan juga mempunyai payudara yang besar dia adalah Miranda(36b) sedangkan yang mempunyai badan yang teramat sexy ini dan juga berpayudara yang sama besarnya bernama Dahlia(36b). Dan mereka pun mempersilahkan aku duduk.

    160095_01Tanpa dikomando lagi mereka pun perlahan-lahan memulai membuka pakaian mereka satu persatu, aku hanya bisa melotot saja tak berkedip sekali pun, tak terasa adik kecilku pun segera bangun dari tidurnya dan segera bangun dan langsung mengeras seketika itu juga. Setelah mereka telanjang bulat terlihatlah pemandangan yang sangat indah sekali dengan payudara yang besar, Karina pun langsung menciumku dengan ganasnya aku sampai nggak bisa bernafas karena serangan yang sangat mendadak itu dan aku mencoba menghentikannya.

    Setelah itu dia pun memohon kepadaku agar aku memberikan kenikmatan yang pernah aku berikan sama Yanti dan kawan-kawan. Setelah itu Karina pun langsung menciumku dengan garangnya dan aku pun nggak mau tinggal diam aku pun langsung membalas ciumannya dengan garang pula, lidah kamipun beraduan, aku mulai menghisap lidahnya biar dalam dan juga sebaliknya. Sedangkan Miranda mengulum penisku ke dalam mulutnya, mengocok dimulutnya yang membuat sensasi yang tidak bisa aku ungkapkan tanpa sadar aku pun mendesah.

    “Aaahhh enak Mir, terus Mir hisap terus, aaahhh…”

    Sedangkan Dahlia menghisap buah zakarku dengan lembutnya membuat aku semakin nggak tertahankan untuk mengakhiri saja permaianan itu. Aku pun mulai menjilati vagina Karina dengan lembut dan perlahan-lahan biar dia bisa merasakan permaianan yang aku buat. Karina pun menjerit keras sambil berdesis bertanda dia menikmati permainanku itu.

    Mirandapun nggak mau kalah dia menghisap payudaranya Karina sedangkan Dahlia mencium bibir Karina agar tidak berteriak ataupun mendesis. Setelah beberapa lama aku menjilati vaginanya terasa badannya mulai menegang dan dia pun mendesah.
    “Jok… Akuuu mauuu keeeluuuarrr.”

    160095_15Nggak beberapa lama keluarlah cairan yang sangat banyak itu akupun langsung menghisapnya sampai bersih tanpa tersisa. Setelah itu aku pun langsung memasukkan penisku ke dalam vagina Karina, perlahan-lahan aku masukkan penisku dan sekali hentakan langsung masuk semua ke dalam vaginanya yang sudah basah itu. Aku pun langsung menggenjotnya dengan sangat perlahan-lahan sambil menikamati sodokan demi sodokan yang aku lakukan dan Karina pun mulai mendesah nggak karuan.

    “Aaahhh enak Jok, terus Jok, enak Jok, lebih dalam Jok aaahhh, ssttt..”

    Membuat aku bertambah nafsu, goyanganku pun semakin aku percepat dan dia mulai berkicau lagi.

    “Aaahhh enak Jok, penis kamu enak banget Jok, aaahhh…”

    Setelah beberapa lama aku mengocok, diapun mulai mengejang yang kedua kalinya akupun semakin mempercepat kocokanku dan tak beberapa lama aku mengocoknya keluarlah cairan dengan sangat derasnya dan terasa sekali mengalir disekitar penisku. Akupun segera mencabut penisku yang masih tegang itu. Miranda segera mengulum penisku yang masih banyak mengalir cairan Karina yang menempel pada penisku, sedangkan Dahlia menghisap vaginanya Karina yang masih keluar dalam vaginanya dengan penuh nafsunya.

    Miranda pun mulai mengambil posisi, dia diatas sedangkan aku dibawah. Dituntunnya penisku untuk memasuki vaginanya Miranda dan serentak langsung masuk. Blesss… Terasa sekali kehangatan didalam vaginanya Miranda. Dia pun mulai menaik turunkan pantatnya dan disaat seperti itulah dia mulai mempercepat goyangannya yang membuat aku semakin nggak karuan menahan sensasi yang diberikan oleh Miranda.

    Dahlia pun mulai menghisap payudara Miranda penuh gairah, sedangkan Karina mencium bibir Miranda dengan garangnya, Miranda mempercepat goyangannya yang membuat aku mendesah.

    “Aaahhh enak Mir… Terus Mir… Goyang terus Mir… Lebih dalam lagi Mir… Aaahhh sssttt”

    Dan selang beberapa menit aku merasakan penisku mulai berdenyut,

    “Mir… Aku… ingiiin keeeluuuaaarrr”

    Seketika itu juga muncratlah air maniku didalam vaginanya, entah berapa kali munceratnya aku nggak tahu karena terlalu nikmatnya dan diapun masih mengoyang semakin cepat. Seketika itu juga tubuhnya mulai menegang dan terasa sekali vaginanya berdenyut dan selang beberapa lama keluarlah cairan yang sangat banyak sekali, aku pun langsung mengeluarkan penisku yang sudah basah kuyup ditimpa cairan cinta. Mereka pun berebutan menjilati sisa-sia cairan yang masih ada dipenisku, Dahlia pun langsung menjilati vaginanya Miranda yang masih mengalir cairan yang masih menetes di vaginanya. Akupun melihat mereka seperti kelaparan yang sedang berebutan makanan, setelah selang beberapa lama aku mulai memeluk Dahlia dan aku pun mulai mencium bibirnya dan mulai turun ke lehernya yang jenjang menjadi sasaranku yang mulai menari-nari diatasnya.

    “Ooohhh… Joko… Geeelli…” desah Dahlia.

    Serangan bibirku semakin menjadi-jadi dilehernya, sehingga dia hanya bisa merem melek mengikuti jilatan lidahku.

    Miranda dan Karina mereka asyik berciuman dan saling menjilat payudara mereka. Setelah aku puas dilehernya, aku mulai menurunkan tubuhnya sehingga bibirku sekarang berhadapan dengan 2 buah bukit kembarnya yang masih ketat dan kencang. Aku pun mulai menjilati dan sekali-kali aku gigit puntingnya dengan gigitan kecil yang membuat dia tambah terangsang lagi dan dia medesah.

    “Aaahhh enak sekali Jok… Terus Jok hisap terus Jok enak Jok aaahhh sssttt..”

    Dahlia pun membalasnya dengan mencium bibirku dengan nafsunya dan setelah itu turun ke pusar dan setelah itu dia mulai mengulum, mengocok, menjilat penisku didalam mulutnya. Setelah dia puas aku kembali menyerangnya langsung ke arah lubang vaginanya yang memerah dan disekelilingi rambut-rambut yang begitu lebat. Aroma wangi dari lubang kewanitaannya, membuat tubuhku berdesis hebat. Tanpa menunggu lama lagi, lidahku langsung aku julurkan kepermukaan bibir vagina.

    Tanganku bereaksi untuk menyibak rambut yang tumbuh disekitar selangkangannya untuk memudahkan aksiku menjilati vaginanya.

    “Sssttt… Jok… Nikmat sekali… Ughhh,” rintihnya.

    Tubuhnya menggelinjang, sesekali diangkat menghindari jilatan lidahku diujung clitorisnya. Gerak tubuh Dahlia yang terkadang berputar-putar dan naik turun, membuat lidahku semakin menghujam lebih dalam ke lubang vaginanya.

    “Joko… Gila banget lidah kamu…” rintihnya
    “Terus… Sayang… Jangan lepaskan…” pintanya.

    Paha Dahlia dibuka lebar sekali sehingga memudahkan lidahku untuk menjilatnya. Dahlia menggigit bibir bawahnya seakan menahan rasa nikmat yang bergejola dihatinya.

    “Oohhh… Joko, aku nggak tahan… Ugh…” rintihnya.
    “Joko cepet masukan penis kamu aku sudah nggak tahan nih,” pintanya.

    Perlahan aku angkat kaki kanannya dan aku baringkan ranjang yang empuk itu. Batang kemaluanku sudah mulai mencari lubang kewanitaannya dan sekali hentak.

    “Bleest..” kepala penisku menggoyang vaginanya Dahlia.
    “Aowww… Gila besar sekali Jok… Punya kamu,” Dahlia merintih.

    Gerakan maju mundur pinggulku membuat tubuh Dahlia mengelinjang hebat danm sesekali memutar pinggulnya sehingga menimbulkan kenikmatan yang luar biasa dibatang kemaluanku.

    “Joko… Jangan berhenti sayang… Oogghhh,” pinta Dahlia.

    Dahlia terus menggoyangkan kepalanya kekanan dan kekiri seirama dengan penisku yang menghujam dalam pada lubang kewanitaannya. Sesekali Dahlia membantu pinggulnya untuk berputar-putar.

    “Joko… Kamu… Memang… Jagoo… Ooohhh,” kepalannya bergerak ke kiri dan ke kanan seperti orang triping.

    Beberapa saat kemudian Dahlia seperti orang kesurupan dan ingin memacu birahinya sekencang mungkin. Aku berusaha mempermainkan birahinya, disaat Dahlia semakin liar. Tempo yang semula tinggi dengan spontan aku kurangi sampai seperti gerakan lambat, sehingga centi demi centi batang kemaluanku terasa sekali mengoyang dinding vagina Dahlia.

    “Joko… Terus… Sayang… Jangan berhenti…” Dahlia meminta.

    Permainanku benar-benar memancing birahi Dahlia untuk mencapai kepuasan birahinya. Sesaat kemudian, Dahlia benar-benar tidak bisa mengontrol birahinya. Tubuhnya bergerak hebat.

    “Joko… Aakuuu… Kelluuuaaarrr… Aaakkkhhh… Goyang sayang,” rintih Dahlia.

    Gerakan penisku kubuat patah-patah, sehingga membuat birahi Dahlia semakin tak terkendali.

    “Jok… Ooo… Aaammmpuuunnn,” rintihnya panjang.

    Bersamaan dengan rintihan tersebut, aku menekan penisku dengan dalam hingga mentok dilangit-langit vagina Dahlia. Aku merasakan semburan cairan membasahi seluruh penisku.

    Dahlia yang sudah mendapat kedua orgasmenya, sedangkan aku masih berusaha untuk mencari kepuasan birahiku. Posisi Dahlia, sekarang menungging. Penisku yang masih tertancap pada lubang vaginanya langsung aku hujamkan kembali ke lubang vaginanya Dahlia.

    “Ooohhh… Joko… Kamu… Memang… Ahli…” katanya sambil merintih.

    Kedua tanganku mencengkeram pinggul Dahlia dan menekan tubuhnya supaya penisku bisa lebih menusuk ke dalam lubang vaginanya.

    “Dahlia… Vagina kamu memang enak banget,” pujiku.
    “Kamu suka minum jamu yaaa kok seret?” tanyaku.

  • NIKMATNYA THREESOME

    NIKMATNYA THREESOME


    339 views

    NIKMATNYA THREESOME

    Sebelumnya perkenalkan diriku bernama Athi, karena aku keturunan Betawi aku suka dipanggil dengan nama Neng Athi. Aku saat ini ingin bercerita akan pengalamanku yang kejadiannya sudah sangat lama tapi hingga saat ini masih sering teringat dalam pikiran ku, mungkin sudah sekitar 4 tahun yang lalu aku mengalaminya. Kejadian ini terjadi sekitar bulan maret 4 tahun lalu, saat itu setelah lama tidak bertemu ada seorang teman lama menelponku sambil menangis.

    “hiks,, hiks,, Neng tolong Wiwi,,”, terdengar suara isak tangisnya di telponku.

    Mendengar temanku menanggis aku jadi bingung dan menanyakan kenapa dia menangis dan minta tolong apa, “Iya wi,, ada apa? Kenapa kamu tiba-tiba menangis seperti ini”, jawabku.

    “hiks,, hiks,, Neng apa aku bisa minta tolong untuk pinjam uang, aku butuh uang saat ini neng pleasee,, hiks,, hiks,,??, tangis wiwi kepadaku.

    “Pinjam uang?? buat apa si wi,,” tanyaku kembali ke Wiwi.

    “Aku perlu untuk membayar sesuatu Neng, tolong Wiii,, hiks,, hiks”, dia menjawab menjelaskan detailnya kepadaku untuk keperluan apa hingga dia menangis seperti itu.

    Namun akupun tidak terlalu ingin lebih tau lebih jauh karena sepertinya Wiwi enggan menceritakan permasalahanya kepadaku saat ini.

    “Memang kamu perlunya berapa wi”, tanyaku kembali.

    “2 juta,,” Wiwi menjawab.

    “Woooww”, pekik ku dalam hatii,

    “Maaf wi, aku juga lagi ngak punya duit wi kalau sebanyak itu”, mendengar jawabanku itu meledaklah tangisan Wiwi sambil berkata,

    “toolong neng cariin, Wiwi perlu banget”, tangisnya kepadaku dengan nada memelas.

    “haah,,” aku sedikit menghela napas

    “Ok wi,, kasih waktu 2 hari yaa, aku coba hubungin teman mungkin nanti dari sana aku dapat pinjaman untuk kamu,” aku menjawab sekenanya untuk membuat wiwi berhenti menangis dan itulah penutup pembicaraan kami.

    Setelah 2 hari wiwi kembali menelepon ku lg, “gimana neng sudah ada kabar ga?? perlu banget neng,”.

    “haah gilaa,,,” gumamku, aku pikir setelah 2 hari wiwi ngak inget lagi atau dia sudah mendapat pinjaman yang lain ternyata dia inget banget.

    Aku juga bingung sebenarnya karena aku memang sudah coba tanya teman tapi semua memberi jawaban yang sama, “ga adaa yg lg pegang uang,”

    “Waduh wi sorry banget ya,, neng coba pinjam tapi ga adaa yg pegang duit wi”, aku coba memberi alasan kepada wiwi dan meledaklah tangisnya

    “Waduh pusing juga neh,” aku jadi stress sendiri kalo gini bhatinku.

    Akhirnya untuk coba mencairkan suasana aku menyeletuk sambil bercanda, “Wii,, kalau uang halal ngak adaa kalau uang haram mau ga, hahaha,, ” bercanda ku kepada wiwi agar dia berhenti menangis.

    Tapi aku salah menduga ternyat dengan antusias dan putus asa wiwi menjawab “Wiwi ngak peduli mau uang halal atau haram ngak jadi masalah tolong cariin neng karena dead line Nya 3 hari lg”

    “Waduuh” gumamku bikin tambah pusing nih mulut kadang keceplosan.

    “Oke tar Neng kabarin”, janjiku kepada wiwi

    Dengan nada girang wiwi menjawab, “wiwi tunggu ya neng and thanks ya sebelumnya”.

    Akhirnya selesai ditelpon oleh wiwi aku coba mengingat ingat siapa orang yang bisa aku hubungi. Tidak lama aku teringat sama seorang pria sebut saja om bal, aku kenal dia waktu lagi ada pameran produk dari perusahaan tempat aku kerja, om bal ini bekerja di sebuah BUMN dan kebetulan saat itu perusaahanku mengikuti pameran produk yang diselanggarakan oleh instansi tempat dia berkerja. Om bal ini sangat sering menelepon ku sejak perkenalan di pameran itu dan sering mengajak aku jalan tapi semua aku tolak dengan halus, entah kenapa sekarang cuma dia yang ada di pikiran ku.

    Aku akhirnya coba memberanikan diri mengirimnya sms hanya untuk berbasa-basi. Karena siapa dia lagi berada dijakarta,

    “hai apa kabar om bal”, itulah isi dari sms yang aku kirimkan.

    Cukup lama juga akhirnya dia membalas sms yang sudah aku kirimkan “hai neng pa kabar dah lama neh ga pernah angkat telepon aku eh sekarang sms waduh kaya mimpi”

    Waduh mampus pikirku, ketahuan nih aku modus Nya. Tapi sudahlah terlanjur basah akhirnya aku coba beranikan diri untuk membalas kembali,”baik om bal,om aku ada perlu neh, bisa bantu aku ngak”.

    Tidak lama setelah aku kirim SMS yang kedua hapeku berdering dan akun liat itu dari Om bal.

    “Halo,,” jawabku dengan sedikit gugup karena modusku sepertinya telah dia ketahui.

    “Ya halo neng sayang, apa yang bisa om bantu,”balasnya menjawab ku ditelpon.

    Akhirnya aku pun coba menceritakan soal Wiwi temanku dan permasalahan yang sedang dia hadapi.

    Setelah aku ceritakan panjang lebar om bal menyahut, “Ok neng aku bantu,, tapi ada syaratnya”

    Waah seperti yang aku duga sebelumnya om satu ini pasti mau bantu dengan syarat bathinku, “apa om syaratnya??” tanyaku ke om bal dengan pura-pura bodoh, padahal aku sudah tau pasti tidak jauh dari masalah selangkangan.

    “Syaratnya aku akan bantu asal temennya mau nemanin aku di hotel,” mendengar itu aku tersenyum sendiri karena dugaanku tepat. “Kebetulan aku ada waktu besok cuma 3 jam sebelum berangkat ke Singapore, hotel kamu yang boking ya neng ntar aku transfer duit nyaa tapi sms no rek kamu ya,” sambungnya lagi.

    “oke bos” jawabku girang karena berhasil mendapatkan bantuan untuk wiwi dan langsung aku sms no rekening ku ke dia.

    Setelah aku sms om bal aku segera telpon wiwi dan kasih kabar ini kepadanya.

    “Halo,, wi,, aku sudah mendapatkan orang yang mau membantumu, tapi kamu harus layanin dia diHotel besok pagi’, segera aku sampaikan apa tadi syarat yang diberikan om bal kepadaku.

    Hanya basa basi karena wiwi pasti tidak akan menolak tawaran om bal ini, dan benar wiwi tertawa dengan girang dia bilang terima kasih kepadaku, “mau neng, mau,, wiwi bakal terima syaratnya,, makasih ya neng”, akhirnya kami pun janjian jam 10 pagi ketemu di lobi sebuah hotel untuk bertemu dengan om bal.

    Pagi harinya aku segera ke ATM untuk mengambil uang transferan si om buat boking hotel seperti yang dia janjikan, aku melihat jam yang ada di hape ku

    “hmm sudah jam 10 kurang”, gumamku. Aku kemudian melonggok kedalam lobby hotel dan kulihat si wiwi sudah adaa di lobi hotel.

    “Neng,,”, panggilnya kepadaku sambil tersenyum. Wiwi menghampiriku, sambil menjitak kepalaku dia berkata “makasih ya neng”.

    Aku pun segera keresepsionis dan melalukan cek in kamar atas namaku, selesai cek in dan mendapatkan nomor kamar aku segera SMS om bal nomor kamar yang sudah aku bookingkan untuk mereka berdua. Sembari menunggu kedatangan om bal aku bersama wiwi mulai berjalan menuju kamar dan memesan minum serta cemilan dan sambil sambil menunggu kedatangan om bal.

    Setelah 30 menit waktu berselang pintu kamar hotel ada yang mengetuk “took,, tok,, tok,,”

    “Ya sebentar,” jawabku sambil menuju ke arah pintu kamar untuk membukanya. Setelah kubuka ternyata benar yang datang adalah Om bal.

    Segera om bal pergi masuk kedalam kamar, sambil masuk kedalam kamar dia memeluk dan mencium pipiku dan dengan nada bercanda aku berkata “aduh om yang seharusNya di sosot tuh teman aku si wiwi bukan neng,aduh salah neh,,”

    Mendengar candaan ku dengan genitnya om bal mencubit pipi ku dan tertawa, Aku pun segera mengenalkan Wiwi kepadanya.

    “Wi ini kenalin om bal yang tadi aku ceritakan ke kamu, ayo sini jangan malu-malu gitu”, tanganku menarik tangan wiwi untuk bersalaman dengan om bal.

    “Bagaimana om bal, kok malah bengong gitu,” tanya ku kepada om bal yang terdiam ketika melihat perawakan tubuh wiwi yang walaupun bertubuh lebih kecil dariku hanya 160 cm tapi dengan besaran Cup payudaranya yang berukuran 38 B itu pria mana yang tidak akan kehilangan kata-kata melihatnya.

    “Hayoo,, malah bengong,, tutup tuh mulutnya ntar ada laler yang masuk hihihi,” candaku kepada om bal yang terlihat bernafsu melihat wiwi.

    “Eh iya.. ya,,” jawab om bal gugup.

    Setelah kenalan dan berbasabasi sebentar om bal duduk di samping wiwi sambil tangannya kulihat sedang bergerilya dada wiwi, aku hanya tersenyum saja melihatnya, sepertinya om bal lupa kalau aku masih ada didalam kamar itu.

    Kamar yang aku pesan tadi memang kebetulan kamar doubel bed, jadi saat om bal dengan penuh nafsu meremas remas dada wiwi di bed satu lagi aku masih duduk dihadapan mereka yang berada, setelah suasana semakin memanas aku permisi mau nunggu di lobi.

    “Om,, wii,, aku ga enak nih takut ganggu,,” aku ke lobi dulu ya.

    “Jangan neng,, temenin aku disini,, aku masih takut,,” cegah wiwi yang tidak mau di tinggal olehku.

    Mendengar permintaan wiwi itu aku malah jadi bingung dan melihat ke Om bal.

    “Udah neng kalo wiwi maunya seperti kamu disini aja ya buat nemenin dia,” pinta om bal kepadaku sepertiny si om juga tidak keberatan dengan permintaan wiwi itu.

    “haah,, wiwi kamu ini aneh,, aneh saja,,” aku menghela napas panjang, dan akhirnya aku duduk diam dikamar dan mengambil remote Tv dan menghidupkannya.

    Sambil menonon TV, aku sempat melirik kearah wiwi dan om bal. Kulihat wiwi yang lagi asik mengoral kontolnya si om. “wih gede juga panjang agak bengkok lagi,” aku membathin dan berdecak melihatnya.

    Aku mencoba memalingkan pandangan ku kelayar TV kembali tapi kembali konsentrasi ku hilang ketika aku mendengar desahan si om yang ke enakan.

    “Aaahh,, uuhh,, terus wi enak banget mulut kamu”, desahnya

    “Uhh,,, iya wi trus,, aah,,” desahan itu terus berlanjut membuat ku kembali melirik kearah mereka.

    Namun kali ini lirikan ku kali ini ketahuan om bal dan dia mulai menggodaku, “kenapa neng,, kok lirik-lirik mau juga ya??”

    “Idiih,, enak aja,,” aku membalas godaanya dan dengan bercanda aku berkata “aku Cuma mau bilang om ko di oral tapi masih pada pakai baju sih,ga enak dong”

    Om bal tertawa mendengar candaan ku dan sambil menarik tangan ku di bilang “neng yg bukain baju aku dong”

    “Wah om kalau pakai asisten bayarannya beda nih” candaku. Tapi tetap aku melepaskan baju, celana sampai sempaknya dan kugantung dilemari.

    Wiwi yang melihatku melepas pakaian om bal ikut-ikutan memintaku hal yang sama “neng wiwi juga dong neng sekalian, kan neng asisten wiwi”

    “Sialan,ya udah lah aku gantung juga baju,celana dan under wear Nya kamu wi,, sini,,” sambil bercanda ku tepak pantat si wiwi ketika melepas underwearnya.

    “Wii,, kalau main yang hot dong,, masak kalah sama anak SMP ” ledekku ke wiwi.

    Kontan si wiwi cemberut dan si om ketawa terbahak-bahak, “iya niih malu kali adaa kamu neng”

    “Wah kalau malu malah aku tinggal ke lobi loh wi, bikin malu aja, rekomendasi aku tuh kamu main nyaa hot” sambilku colek kontol si om yang lagi di oral oleh wiwi, jujur saat itu akupun merasa penasaran dengan kontol Om bal.

    Merasa di ledek si wiwi menjawab “Okay,, Wiwi mainnya yang hot,, biar ntr neng juga horny liat nya”

    “hahaha,, coba aja kalau bisa,” ejekku sambil bercanda ke wiwi.

    Tidak lama dari ledek-ledekan dan candaan tadi, benar saja setelah itu wiwi dan om bal berciuman dan saling main lidah.

    “glekkk,,” melihat adegan itu aku tanpa sadar menelan ludah.

    Setelah puas berciuman aku melihat om bal menjilati lehet wiwi, dia mencium dan dan menjilati leher wiwi hingga kepundaknya. “Uhhh,,, ooh,,” aku mendengar suara wiwi mendesah nikmat saat om bal melakukan itu.

    Dari leher dan pundak ciuman om bal mulai perlahan tapi pasti mendarat di dada wiwi yang super besar. Dadanya yang berukuran 38 B itu seakan menantang untuk dijamah dengan pentil yang sudah tegak menantang

    Dengan rakus om bal menyedot dan memainkan lidah didada wiwi, “Uhh, Enakk omm,, Ehmm,,” wiwi terus mendesah.

    Om bal terus memainkan lidahnya di dada wiwi dipentilnya , aku melihat om bal menghisap dan bahkan menggigit pentil wiwi, “Argghh,,, enak omm,, trus om,,” wiwi terus meracau keenakan.

    “Uuuh,, terus om,, remas oom,,” seakan sudah lupa keberadaan ku disana wiwi terus mengerang keenakan.

    Aku melihat tangan om bal mulai mengelus-elus memeknya wiwi yang berbulu lebat. “Aahhh,, enak oomm,,”desar wiwi saat jari-jari om bal mulai memainkan memeknya.

    Wiwi trus mengelinjang dan mendesah, “Ahhh,,, nikmat om,, enak banget,, trus oomm,,”

    Mendengar desahan wiwi dengan semangat 45 om bal terus menghisap pentil si wiwi dan tangannya semakin cepat mengocok memek wiwi sampai terdengar bunyi keciprak..

    “Clapp,, clapp,,”, memek wiwi bunyi berkeciprak karena rangsangan luar biasa hingga menjadi sangat basah.

    Tanpa sadar aku mulai meremas dan memegang memekku sendiri, “Ehmm,,” aku mendesis karena merasa horny.

    Setelah 10 menit om bal melakukan foreplay dan rangsangan di dada dan memek wiwi, 2 titik wilayah kenikmatan seoarang wanita. Wiwi akhirnya mulau mengejang bibirnya mulai meracau tidak jelas “Oouugh.. om,, Enak,, Omm,, trus,, Arrrgghh,, Om trus,, wiwi mau keluar Aauchhhhhhhhhhhh,,” diiringin dengan teriakan panjang aku melihat badan wiwi mulai mengejang sambil menjambak rambut om bal.

    “Hmmphh,,” tenggorokanku menjadi kering melihat wiwi yang orgasme. Aku hanya bisa melirik dan menahan nafas.

    “Gila live show Nya panas, wiwi yang puas aku yang panas dingin”, aku membathin kesal.

    Aku kembali melirik mereka berdua dan aku lihat om bal kembali beraksi, dia menarik menarik badan wiwi keatas badannya dan membenam kan muka wiwi k selangkanganya mereke melakukan posisi 69.

    Wiwi yang sudan mulai bernafsu mengerti apa yang diinginkan om bal, dengan nafsunya yang sedang naik sampai puncaknya aku meliha wiwi langsung dengan nafsunya mengoral kontol om bal, dia menjilati kontolnya dari ujung lobang kencingnya sampai ke buah zakarnya om bal.

    “Ouuhhhhh….”, aku mendengar om bal mendesah rupanya wiwi sudah melancarkan serangannya disekitar selangkangannya, menjilati dan bahkan menghisap daerah sensitif om ba..

    “akhhhh….ouffffhhhhh….” om bal terus mendesah keenakan saat kontolnya dihisap bak seekor anjing yang baru menemukan tulang diantara sampah oleh wiwi… “ternyata wiwi bisa ganas kek ini juga,” aku membathin.

    “Uhhhh,,, Ehmmm,,” semakin lama memekku semakin berdenyut dan basah melihat om bal dan wiwi.

    “Ouhh,, Enak wi terus,, terus”, aku semakin horny mendengar desahan om bal, aku lihat wiwi terus mengemut kontol om bal, sedotan dan kocokan mulut wiwi membuat si om menarik nafas ke enakan.

    Tidak mau kalah Om bal pun menjilati dan menciumin Memek wiwi “Hmmm,, memek mu harum juga wi” puji om bal ke wiwi.

    Aku melihat wiwi tersenyum dipuji seperti itu oleh om bal, “Iyaa omm, jilatin memek wiwi om,,”

    Aku menjadi penasaran dengan pujian om bal dan ku lirik memeknya wiwi, ternyata walau berbulu lebat , bulu memek wiwi tertata indah dan rapi. Aku lihat om bal penuh gairah yang semakin menjadi menusuk-nusuk lidahnya kememek wiwi, menciumnya, menjilatinya, dan bahkan mengisapi cairan-cairan yang mulai menumpah membasahi memek wiwi tersebut.

    “Uhhmm,, Ahh,,” wiwi mendesah menikmati perlakukan om bal kedirinya.

    Aku melihat wiwi juga kembali melancarkan serangan ke om bal seakan tidak mau kalah. Selain mengocok kontol om bal, wiwi juga terlihat terlihat tidak jijik menjilati anus om bal.

    “hmm,, aah,,” aku semakin tidak bisa mengontrol diriku, ternyata wiwi bisa juga seliar ini pikirku, dan dia berhasil membuatku semakin merasa horny.

    Wiwi dengan semakin gencar melakukan kocokan batang kontolnya om bal hingga membuat si om bergetar badannya.

    Aku lihat kontol om bal menjadi sangat tegang, mengkilat karena basah oleh air ludah wiwi yang baru saja mengulumnya. Aku melihat wiwi berinisiatif naik ke atas badan om bal dan mulai memasukkan kontol om bal kedalam memeknya.

    ‘Uhhmm,,,” Wiwi mendesah begitu kontol om bal mencoba memasuki rongga memeknya.

    “Ahhhffff…ouhhh…” desah wiwi, kemudian kembali ia menarik tubuh om bal kearah tubuhnya serta mengarahkan kontolnya ke “gawang” kenikmatannya.

    “Blessshhhh….” kontol om bal sudah berada di memek wiwi, aku melihat wiwi pun meremas dadanya dan menggonyangkan pantatnya. Om bal mencoba mengimbangi wiwi dengan membantu gerakan maju mundur.

    “Ahh,,,” desah wiwi sambil mulai menggoyang pantat dan pinggulnya, naik dan turun,kadang kedepan dan kebelakang,

    “Claapp,, clapp,,” suara kelamin yg ketemu bersuara, tercium sensasi aroma khas wanita dah Wiwi mendesah dan nafas mereka sama2 terdengar ngos2an.

    “Sleeppsss…slupppss…ahhhhh” desah wiwi saat om bal menginstruksikan padanya untuk mempercepat gerakan.

    “Ohhhh… ahhhh..yaaa” desah wiwi.

    “Ayo dong wiii dipercepat lagi gerakannya…ohhh… dah mau keluar nih” pinta om bal.

    “Iya om wiwi juga mau keluar nich..oh..ouw”, racau wiwi menahan nikmat.

    “Tahan wi aku juga mau keluar, bareng-bareng” teriak om bal

    Mereka berpelukan sambil terus menggoyang pinggul dan pantatnya dengan tempo semakin lama semakin ceatt

    “Aahhhrggg,,,,,,, Wiiiiiiiii,,,, Ooomm,,,,,, Aaaaaahh” Keduanya mengerang bersamaan sambil berpelukan dan sedikit demi sedikit erangan itu mulai mereda.

    “Uhh,,” aku terus mengelus memekku sendiri melihat mereka mencapai. Tapi aku tidak peduli, aku ingin ikut bergabung tapi aku masih gengsi keinginan akan seks dan harga diriku saling berkecamuk dalam bathinku.

    Setelah mereka sedikit segar setelah klimaks yang dasyat yang baru saja mereka dapatkan wiwi bangkit dan berjalan kekamar mandi sambil tertawa dan berkata “betah banget neng cuma ngeliat doang, mau gabung ngak si om kontolnya gede banget, enak neng”

    “Uhhh,,” aku yang masih mengelus-elus memekku dan meremas dadaku sendiri. Jadi kehilangan akal karena ditantang seperti itu oleh wiwi.

    “Ok ronde ke 2 neng gabung tapi om bayarannya nambah dong masa beli 1 gratis 1. kaya d mini market”, candaku ke pada om bal, tentu itu hanya taktikku. Aku tidak mau dibilang cewe murahan dan soal harga diri aku tidak mau mengaku kalah dari wiwi dan mengakui bahwa aku tengah sangat horny.

    “Hahaha,,” Om bal ketawa mendengar permintaanku

    “Ok ntar di tambahin buat extra, om emang sudah lama juga neh ngerayu si neng tapi ngak pernah mau eh sekarang malah nantangin”, om bal berkata dengan wajah sangat senang, memang sudah sangat lama dia mengiginkan tubuhku dan aku tahu itu.

    Tidak lama setelah om bal dan wiwi selesai membersihkan diri dikamar mandi, tanganku di tarik oleh om bal dan si om mulai mencium bibir ku dengan penuh nafsu.

    “Mmmhh,,” aku mendesah nikmat.

    Sambil tangannya meraba-raba dan memencet puting putingku, wiwi pun tidak mau kalah dia mulai ikut menciumi dadaku. Dia meremas-remas dadaku.

    “Ahh,, uuhh,,” aku terus mendesah keenakan diperlakukan seperti itu oleh mereka berdua.

    “Uuuh,,Anjrit dobel fight neh” bathinku keenakan, setelah selesai berciuman om bal menyuruhku tidur di ranjang.

    Sepertinya dia sudah tidak tahan ingin mencoba bermain denganku setelah selama ini aku terus menolaknya.

    Aku tersenyum dan sambil terus diciumin oleh om bal serta wiwi aku berbisik ke wiwi “wi,, gimana kalau kita bikin si om ga bisa nginjak pedal gas mobil yu”

    Dengan ketawa si wiwi menjawab “ok bos,siap,,”

    Wiwi dengan ganasnya kemudian naik ke atas mulut om bal dengan sigap si om menyeruput memek wiwi sampai wiwi mendesis seperti orang kepedasn “ssttt,,, oo,, enak om”

    Melihat wiwi bersikap agresif seperti itu aku jadi ikut mengganas. Aku melihat kontol om bal sedang mengganggur aku langsung saja menjilati kontolnya dari ujung hingga ke pangkalnya dengan lidah sambil berputar membuat si om mengelinjing keenakan.

    “Mmmmh,, Uff,, ennaaak,, Neng,” om bal mengerang nikmat.

    Wiwi melihatku seperti itu akhirnya ikut-ikutan menaik turunkan selangkangannya dan mendesah nikmat, “Uhh,,, enak om,, terus omm”

    Ternyata om bal yang menerima service atas dan bawah membuat si om kewalahan juga, dia tidak tahan lagi dan dia menarik wiwi agar duduk d atas penis Nya yang menegang dan kembali di goyang oleh wiwi.

    “Uhh,, ayo wii,, goyang terus,,,” sambil om bal meremas-remas dada wiwi.

    Wiwi memang sangat mahir bergoyang dan menaik turun kan memeknya membuat si om mendesah, “aah,, enak,, wii,, terus goyang sayang”

    Aku pun tidak mau kalah dan segera kucium bibir om bal, menerima ciuman ku tangan om bal memegang dan meremas dadaku sedangkan tangan satunya lagi mengobok-obok liang vaginaku, “uhh nikmat sekali, om,, terus om”.

    Tanganku yang bebas kugunakan untuk memegang dan mengocok clistoris wiwi yang sedang bergoyang dengan hotnya. “Aahh,, neng apa yang kamu lakukan,,, Ahhh enak neng terus,,“

    Aku semakin cepat menggosok klitorisnya mendapat perlakuan seperti itu pertahanan wiwi akhrinya jebol juga wiwi ambruk di dada si om setelah berkata “Oouh.. wiwi mau ke luar lagi om enak,,,”.

    Nafasnya wiwi ngos-ngosan dia mengalami klimaksnya, Om bal yang masih belum mendapatkan orgasme bangkit dan menarik tanganku ke ranjang yg satunya lagi, meninggal kan wiwi yang masih tergeletak lemas,

    Dia menaiki badanku dan dengan sekali sentak kontolnya amblas ditelan memekku “Uuhh Uuuh,, Anjrit,, ayo om entotin neng om”, aku mendesah dan mengeluarkan kata kotor benar kata wiwi kontol om bal besar, panjang dan agak bengkok, ini membuat sensasi sendiri saat dia menggesek2an maju mundur, “Uuh,, nikmat,,” ini seakan membawa ku kelangit ke 7.

    “Oouhgg nikmat om,, terus entotin neng”, aku mulai terbawa nafsu, terus mengenjotkan pinggung dan bokongku.

    “Ahhkk…ahhkkk…ouhhh..” Erangku sambil melumat bibir om bal secara ganas.

    Goyangan demi goyangan membuatku semakin tidak tertahankan untuk mengeluarkan larva hangatku.

    “Akkkkhhhhh…..ougghhhhh…” desah panjangku mulai keluar

    “Eehmmm….ahhhhh..ouuu shitt,, ” Nikmat tiada tara kurasakan.

    “Ssst…ahhhhhhhhh”, om bal pun mengerang panjang dibarengi keluarnya sperma yang memuncrat dimemekku.

    “Ahhhhhh.. ouuuuu…. AAAah.” Hanya itu kata-kata yang dia ucapkan

    “Gila wi si eneng punya empot ayam, baru sebentar aja om dah ga kuat lawan dia, wah benar-benar ngak bisa nginjak pedal gas mobil neh,lemes banget”, om bal memujiku.

    Kami berdua pun ketawa karena om bal sampai sempoyongan jalan ke kamar mandi, Setelah kami bersih-bersih si om pun sudah kembali memakai baju dan celana Nya, dia mengeluarkan dompet dan berkata ambil semuanya neng, dan terima kasih ya sambil mencium pipi ku dan memeluk erat serta mencium pipi wiwi, dia pergi karna mau kembali ke kantornya dan besiap-siap ke singapore untuk meting

    Uang yang aku terima dari om bal aku kasih semua ke wiwi, dengan bingung dia berkata “neng aku cuma perlu 2 juta ini ada 5 juta, berarti 3 jutanya punya kamu”

    Dengan tersenyum aku bilang kepadanya “ga usah wi buat kamu aja semua,kamu kan perlu”

    “Gila kamu neng,, kamu kan juga abis di pake si om masa ga terima duit Nya” aku ketawa mendengar wiwi bilang seperti itu.

    “hahaha, wi,, neng tadi ikut-ikutan ML ama dia bukan buat d bayar tapi fun-fun aja,, neng tadi beneran pengen karena liat kalian berdua, ngak apa-apa duit itu buat kamu, Neng tau masalah kamu wi, sepupu kamu dah cerita ama neng kalau wiwi di kejar-kejar depcolector buat bayar kartu kredit yang di pake laki wi kan, ya sekarang wi tutup semua utang wi ke bank deh, ga enak punya utang sama yg begituan bikin pusing”

    Wiwi nangis dan memeluk ku sambil berkata “makasih neng,biar ini jadi rahasia kita ber dua ya” dengan mengerdipkan mata aku jawab “ok bos,siap” kami pun tertawa sambil keluar dari kamar itu.

  • Threesome Sama Pembantu Sendiri

    Threesome Sama Pembantu Sendiri


    267 views

    Cerita Dewasa Seks Threesome Sama Pembantu Sendiri

    Di sebuah rumah di kota P, terdapat laki-laki muda yang masih single. Pria tersebut bernama Bonsa (samaran). Perawakannya ganteng dan berbody atletis, berkulit putih dan memiliki batang kemaluan yang besar dan panjang, dengan panjang 18 cm dan diameter 5 cm. Dia mempunyai libido sex yang tinggi, tidak jarang melakukan onani sampai setiap hari jika sedang bernafsu. Di rumahnya dia ditemani 3 orang pembatu yang masih muda dan seksi.

    Pembantunya semua wanita, yang pertama (dari umur), Mirna asal Malang, umurnya 25 tahun, sudah menikah (suaminya tetap di Malang) dan mempunyai dua orang anak. Walau sudah menikah, tubuhnya masih bagus, body seksi dan kulitnya putih susu. Payudaranya masih kencang, berisi, dan montok dengan ukuran 36B. Lubang kemaluannya masih rapat walau sudah pernah melahirkan 2 anak. Kedua, Marni asal Lumajang, status janda tanpa anak (cerai), umur 19 tahun, tubuhnya tinggi sekitar 175 cm. Bodynya seksi, payudaranya berukuran 36B juga tapi sudah menggantung, alat vitalnya bagus dan sedikit sudah longgar, tapi masih enak, rapih karena bulu kemaluannya dicukur habis. Ketiga, Parni asal Jember, umur 16 tahun belum menikah tapi sudah tidak perawan lagi, tubuhnya biasa dibandingkan dengan yang lain, tetapi sangat menggairahkan. Payudaranya besar berukuran 39A, kulitnya putih dan liang senggamanya masih sempit (baru satu kali melakukan hubungan sex).

    Hari kamis Bonsa pulang kerja lebih awal, tetapi dia sampai di rumahnya baru sore hari, karena dia tadi bersama temannya nonton film biru dulu di kantornya (ruangannya). Setelah sampai di rumah, Bonsa ingin langsung masuk kamar untuk melepaskan nafsunya yang terbendung dengan melakukan onani. Tetapi ketika hendak masuk kamar, Bonsa melihat pembantu-pembatunya bersenda gurau dengan menggenakan baju yang seksi, dengan hanya memakai rok mini dan atasannya “you can see”. Dia memperhatikan senda gurau pembantunya yang bercanda dengan memegang payudara temannya. Otak Bonsa cepat berpikir kotor, apalagi sudah dari tadi dia sedang bernafsu.

    Bonsa berjalan mendekati pembantunya yang berada di taman belakang, dia mengendap-ngendap mendekati Marni yang paling dekat dan membelakangiinya. Setelah dekat, dipeluk tubuh Marni yang berdiri dan langsung bibirnya bergerilya di leher Marni.
    “Tuann.. lepaskan Tuan, saya pembantu Tuan..” katanya.
    Tapi Bonsa tetap acuh saja dan terus menciumi leher bagian belakang milik Marni, sedangkan yang lain hanya diam saja ketakutan.
    “Aug..!” desah Marni saat Bonsa mulai meremas payudara miliknya.
    “Kamu semua harus melayaniku, aku sedang ingin bercinta..!” kata Bonsa seraya melepaskan pelukannya tapi tidak melepaskan genggamannya di tangan Marni.
    “Tappii.. Tuuan..” jawab mereka ketakutan.
    “Tidak ada tapi-tapian..” jawab Bonsa sambil kembali memeluk Marni dan mulai menciumnya.
    “Augghh..” desah Marni saat tangan Bonsa menyelinap ke selangkangannya dengan mereka tetap berciuman, sementara Parni dan Mirna hanya melihatnya tanpa berkedip (mungkin sudah terangsang), tangannya pun mulai masuk ke dalam roknya masing-masing.

    Ciuman Bonsa mulai turun ke arah payudara milik Marni, dikecupnya payudara Marni walau masih tebungkus BH dan kaosnya, sedangkan tangan Bonsa meremas-remas susunya yang kiri dan tangannya yang satunya sudah berhasil melewati CD-nya.
    “Augh..” desah Marni.
    Dibuka bajunya dan BH-nya, “Wau besar juga susumu Mar..” kata Bonsa sambil tangannya memainkan susu Marni dan memelintir puting susunya.
    “Ah, Tuaan bisaa aja, ayo dong nyusu duluu.. augh..!” jawab Marni sambil mendorong kepala Bonsa higga susunya langsung tertelan mulut Bonsa.
    “Augghh..” desah Marni merintih kenikmatan, sedang tangannya Marni masuk ke celana Bonsa dan langsung mengocok batang kejantanan Bonsa.

    Dijilat dan dihisap payudara Marni, tangannya meremas serta mempermainkan puting susunya, kadang digigit dan disedot payudara Marni.
    “Auughh..!” Marni berteriak kencang saat susunya disedot habis dan tangan Bonsa masuk ke liang senggamanya.
    Ciuman Bonsa turun setelah puas menyusu pada Marni, dijilatnya perut Marni dan membuka roknya. Setelah terbuka, terlihat paha putih dan liang senggamanya yang telah basah yang sangat membuat nasfu Bonsa bertambah. Sedangkan Mirna dan Parni sudah telanjang bulat dan melakukan masturbasi sendiri sambil melihat tuannya bercinta dengan temannya.

    Diciuminya bibir kemaluan Marni yang masih terbungkus CD.
    “Augghh..” desah Marni tidak kuat.
    Karena tidak kuat lagi, Marni mendorong kepala Bonsa dan langsung menurunkan CD-nya, setelah itu didorong masuk kepala Bonsa ke liang senggamanya.
    “Auughh.. ughh..” desah Bonsa saat lidah Bonsa menjilati bibir kemaluannya.
    Lidah Bonsa semakin liar saja, dimasukkan lidahnya ke liang itu dan dijilati semua dinding kemaluan itu tanpa ada sedikitpun yang terlewati. Klitorisnya pun tidak ketinggalan digigit dan dijilati.

    “Aauugghh.. aagghh..!” desah Marni.
    Lidah Bonsa terus menjilati bagian dalam vagina Marni. Marni mulai mengejang bagai tersambar petir jilatan lidah Bonsa. Tangannya mulai menjabak rambut Bonsa, tapi Bonsa tidak marah dan sebaliknya malah mempercepat jilatan lidahnya.
    “Aagghh.. aku mau keeluu.. uuaarr.. Tuua.. an..” rintih Marni.
    Dijilati terus Marni dengan lidahnya, dan akhirnya, “Croott.. crroott..!” cairan kental, panas, dan asin keluar dengan deras di lidah Bonsa, dijilati cairan itu dan ditelan Bonsa.

    Setelah itu Bonsa berjalan ke arah Parni yang sedang tiduran dan masturbasi. Ditidurinya langsung tubuh Marni, dicium payudaranya yang sudah mengeras. Dijilat dan digigit puting susu Parni dan Parni hanya mendesah saja, tapi tangannya masih di dalam liang kemaluannya. Sedangkan Marni masih menjilati tangannya yang habis membersihkan ciran yang keluar dari lubang senggamanya. Tangan Bonsa bergerak turun membelai semua sudut pahanya dan jilatannya mulai turun dari payudara Parni.

    Setelah puas menjilati bagian bawah dari payudara Parni (perut dan sekitarnya), Bonsa mulai memasukkan lidahnya ke liang kemaluan Parni yang sudah banjir.
    “Aaugghh..!” desah Parni ketika lidah Bonsa menjilati dinding kemaluannya.
    Tangan Parni meremas susunya sendiri menahan geli dan nikmat, dipelintir-pelintir sendiri puting susunya. Lidah Bonsa ditarik keluar dan digantikan tangannya, langsung masuk tiga jari sekaligus dan mulutnya beraksi lagi di susu Parni.
    “Auugghh.. aagghh.. ugghh.. ugh..!” desah Parni yang bergerak ke kanan ke kiri, menahan nikmat yang luar biasa.

    “Aagghh.. Parni.., mau.. kee.. luar Tuaa.. ann..!” teriak Parni sambil memasukkan tangannya ke liang senggamanya.
    Dengan maksud membantu mempercepat keluar karena Bonsa mengetahui Parni mau keluar, tangan Bonsa diganti dengan lidahnya dan tangannya memelintir serta meremas payudara Parni.
    “Aaaghh.. Parni.. keluu.. uarr..! Croott.. ccrroott..!” cairan panas membasahi lagi lidah Bonsa dan langsung Bonsa bersihkan serta menelannya (prinsip Bonsa menelan cairan dari kemaluan wanita adalah dapat membuat awet muda). Parni lemas sekitika, dia hanya meremas pelan buah dadanya, dan Bonsa mengecup bibir Parni.

    Kemudian Bonsa bergerak ke Mirna yang sedang berciuman dengan Marni temannya. Kaki Mirna sudah terbuka lebar dan terlihat lubang kemaluannya yang merah menyala, memperlihatkan banjir oleh cairan kental. Tangan Mirna terus meremas-remas payudara Marni dan demikian sebaliknya. Karena sudah terbuka kaki Mirna, maka Bonsa berlutut dan langsung menancapkan lidahnya ke liang milik Mirna.
    “Agghh..!” desah Mirna saat lidah Bonsa sudah menjilati liangnya dan juga menghisap klitorisnya.
    Mirna dan Marni terus berciuman, sedangkan Parni melakukan masturbasi lagi.

    Bonsa terus menjilati dan memasukkan tanganya ke kemaluan Mirna, dijilat dan dihisap terus sampai Mirna berhenti berciuman dan mengejang. Tubuhnya bergerak ke kanan dan ke kiri. Tangan Marni meremas susu Mirna, dan mulutnya menjilati susunya yang sebelah lagi, sedangkan tangannya masuk ke kemaluannya sendiri sambil dimaju-mundurkan.
    “Aagh.. uugghh.. saya mau.. keluar Tuu.. ann..!” jerit Mirna, dan Bonsa masih terus menjilati dengan cepat dan terus bertambah cepat.
    “Ccrrott.. ccrroott..!” keluar cairan panas membasahi lidah dan wajah Bonsa lagi, dan seperti sebelumnya, dijilati dan ditelan cairan yang keluar dari kemaluan Mirna.

    Setelah selesai menjilati kemaluan Mirna, Bonsa menarik tangan Marni dan menyuruhnya berposisi nungging atau doggy style. Dipukul pantat Marni dengan batang kejantanannya dan tangannya meremas susu Marni agar membangkitkan rangsangan lagi. Setelah terlihat merekah lubang kemaluan Marni, batang keperkasaan Bonsa pun langsung ditancapkan ke vagina Marni.
    “Aaagghh..!” desah Marni saat batang kejantanan Bonsa masuk semua ke lubang senggamanya.
    Bonsa pun mulai memompa secara teratur dan stabil, diselingi hentakan-hentakan yang tiba-tiba,”Aaagghh..!” desah Marni.

    Bonsa terus memompa dan sekarang mulai bertambah cepat, karena melihat Marni yang kepalanya mendangak ke atas dan berteriak semakin keras mengucapkan kata-kata kotor.
    “Agghh.. Tuan, rudal Tuan ennakk banget.. Saya mau keluar Tuu.. an..!” teriak Marni yang malah mempercepat sodokan Bonsa ke liang senggamanya.

    “Aagh.. saya keluu.. arr..!” tubuh Marni mengejang dan cairan keluar membasahi batang kemaluan Bonsa, terasa panas cairan tersebut.
    Dan setelah selesai, Bonsa mencium punggung Marni dan berkata, “Liang kamu juga enak, kapan-kapan layani tuan lagi ya..?”
    Marni hanya diam berbaring di rumput dan tangannya meremas susunya sendiri.

    Bonsa merangkak ke arah Parni yang duduk dan sedang masturbasi sendiri, sedangkan Mirna sedang menikmati jilatan lidah Marni yang bangun lagi ke kemaluannya. Diacungkan batang keperkasaan Bonsa ke arah Parni dan disuruh memasukkan ke mulutnya. Parni langsung menyambar batang kemaluan tuannya dan mulai menjilati serta memasukkan ke mulutnya.
    “Aagghh..!” desah Bonsa, “Kamu hebat juga ya kalau ngemut beginian..!” kata Bonsa memuji hisapan pembantunya.
    Parni memang ahli, dia menjilat dari ujung sampai ke buah zakar tuannya, kadang dimasukkan semua batang tuannya ke mulutnya dan disedot serta dimaju-mundurkan mulutnya. Setelah puas dengan kepunyaan tuannya, Parni meminta tuannya memasukkan keperkasaannya ke lubang kenikmatannya. Bonsa berbaring di rumput dan menyuruh Parni berada di atasnya. Parni menuntun batang kejantanan tuannya ke liangnya dalam posisi dia duduk di atas tuannya.

    “Aggh..!” desah Bonsa dan Parni saat kejantanan Bonsa masuk ke liang Parni.
    Bonsa mendorong pinggulnya untuk menekan kemaluannya masuk dan Parni menggoyangkan pinggangnya agar batang tuannya bisa maraba semua bagian dalam vaginanya. Naik turun dan bergoyang memutar Parni untuk mengimbangi sodokan liar tuannya. Tangan Bonsa pun meremas susu Parni yang bergoyang mengikuti gerakan Parni.
    “Agghh.. uuggkkhh..!” desah Parni.

    Parni pun terus berteriak mengeluarkan kata-kata kotor dan mendesah ketika dia merasa sudah mau keluar.
    “Aaghh.. ruu.. dall.. Tuan.. enak, saya.. mau.. keluarr..! Enakk..!”
    Bonsa mempercepat gerakannya dan demikian juga Parni.
    “Croott.. croott..” keluar cairan panas yang kali ini lebih panas dari milik Marni ke batang kemaluan Bonsa.
    “Kamu hebat Parni..” kata Bonsa sambil mengecup susu Parni.
    “Aghh.. Tuan juga hebat, kontol Tuan enak..!”

    Bonsa menarik Mirna yang menjilati bibir kemaluan Marni dan digantikan Parni. Setelah mengistirahatkan kemaluannya, Bonsa menyuruh Marni menjilati dan menyedot rudalnya agar berdiri kembali. Dan setelah berdiri, maka Bonsa memasukkan batang kejantanannya ke lubang kenikmatan Mirna dalam posisi tiduran (Mirna di bawah dan Bonsa di atas menindih).
    “Agghh..!” desah Marni saat batang kemaluan tuannya baru masuk setengah.
    “Rapet banget lubangmu Mir..!” kata Bonsa ketika agak kesulitan memasukkan seluruh batang kemaluannya.
    Dihentakkan dan disodok rudal Bonsa ke pembatunya, dan secara spontan Mirna berteriak merintih kesakitan karena milik tuannya terlalu besar dan dimasukkan secara paksa.

    “Aaghh.. iighh..!” teriak Mirna.
    Bonsa mendiamkan sebentar rudalnya yang telah masuk ke kemaluan Mirna. Setelah itu mulai dipompa pelan dan semakin lama semakin cepat.
    “Aghh.. uugghh.. koonn.. tooll Tuaann.. enakk..!” teriak Mirna saat sodokan Bonsa mulai tambah cepat dan mulut tuannya menghisap susunya.
    Bonsa terus menghisap dan memompa cepat rudalnya, dan Mirna mulai bergerak ke kiri ke kanan dan kemaluannya secara spontan mulai menjepit rudal tuannya yang berada di dalam sarangnya.

    “Aaaghh, sayaa.. keluarr.. uughh.. ughh..!” Mirna menjerit kencang tidak beraturan karena nafasnya mulai kehabisan menahan kenikmatan sodokan batang rudal tuannya.
    Akhirnya, “Crroott.. ccrroott..!” keluarlah cairan panas ke kemaluan Bonsa, dan cairannya sangat banyak hingga keluar mengalir dari liang senggamanya.
    “Boleh juga memek kamu dan susu kamu, nanti malam ke kamarku..!” kata Bonsa setelah mengecup bibir kemaluan Mirna yang sudah banjir dan masih mengeluarkan cairan.
    “Ah Tuan bisa aja, memang saya hebat..? Nanti malam saya akan jadi pembatu sexx tuan, dan saya berikan layanan super special dari memek saya ini, Tuan..”

    Karena masih berdiri tegak dan masih belum ejakulasi, maka Bonsa menyuruh pembantunya bertiga untuk menghisap dan menjilat kemaluannya sampai mengeluarkan sperma. Marni, Parni dan Mirna berebutan menghisap dan memasukkan batang kemaluan tuannya ke mulut mereka. Bonsa sudah merasa mau keluar dan ditariknya kemaluannya sambil mulai mengocok dengan cepat di hadapan wajah pembantu-pembantunya.
    “Aaaghh..!” desah Bonsa saat dia mengeluarkan beban sex-nya yang ada di alat vitalnya.
    Semburan sperma tadi mengenai wajah Mirna, Parni dan Marni. Karena sperma yang dikeluarkan sangat banyak, maka sampai mengalir ke susu mereka bertiga. Bonsa menyuruh Parni membersihkan sisa sperma di batang kejantanannya dengan mulut Parni, sedangkan Parni membersihkan kemaluan tuannya. Yang lainnya menjilati dan menelan sperma yang mengalir dan menempel di mulut, wajah, dan susu mereka masing-masing.

    Setelah selesai, Bonsa berkata, “Kalian semua hebat dan terima kasih atas pelayanan kalian. Kalian akan mendapatkan bonusku setiap akhir minggu atau semau kalian atau saya. Dan Mirna, jangan lupa nanti malam..!”
    Bonsa berrjalan mengambil pakaiannya dan masuk ke dalam untuk mandi.
    “Terimah kasih Tuan telah memuaskan kami, dan kami akan mengambil bonus Tuan.” jawab pembantu Bonsa ketika melihat tuannya masuk ke rumah.
    Mereka bertiga saling mencumbu, dan setelah itu masuk dan mandi bertiga.

    Demikianlah pengalaman sex Bonsa dan pembantunya yang masih berlangsung sampai sekarang, walaupun Bonsa sekarang sudah mempunyai istri dan dua orang anak laki-laki. Mungkin anak laki-lakinya meneruskan perilaku ayahnya.

  • KETAGIHAN THREESOME

    KETAGIHAN THREESOME


    232 views

    KETAGIHAN THREESOME (KISAH NYATA)

    Ini adalah kisah nyata yang kualami di usia menginjak kepala 4 yang katanya masa puber kedua. Memang sesuatu yang tidak layak untuk kulakukan, namun justru aku terjerat oleh kenikmatan dunia ini. Semua yang kuceritakan disini 90% kisah nyataku, 10% adalah kamuflase nama pelaku dan sedikit bumbu penyedap rasa. Cara penulisanku harap dimaklumi karena bukan seorang writer professional.

    Aku seorang top manager di perusahaan agribisnis khususnya di bidang marketing, perusahaanku memiliki beberapa cabang di kota-kota besar dan aku sering melakukan perjalanan dinas untuk mengontrol para kepala cabang yang ada dan aku seorang Chinese, menurut teman SMA aku lumayan awet mudan dan masih cukup gantneg, dengan tinggi yang lumayan tetapi badan tidak gendut bahkan tergolong slim walaupun tidak kurus kering hehehe.

    Semua ini berawal dari kegiatan browsing internet, khususnya di forum-forum dewasa dimana aku menjadi salah satu membernya. Ternyata banyak sekali variasi seks yang bisa kita lakukan sebagai pasangan suami istri terutama saat hubungan menjadi sedikit hambar. Apalagi di usiaku sekarang. Salah satu yang sering kubaca dan dapat menaikkan tensi syahwatku adalah dunia threesome, yaitu kegiatan seks bertiga dengan melibatkan seorang wanita FFM atau dengan seorang lelaki MMF saat kita melakukan hubungan seks sebagai pasutri.

    Saat aku membaca FR dari rekan-rekan pasutri yang sudah terlebih dulu terjun ke dunia 3S ini, ternyata hubungan mereka semakin membara, semakin hangat dan membangkitkan kejenuhan. Satu persatu mulai kubaca dan semakin lama gairah ini mulai timbul, hasrat untuk mencoba mulai membuncah.

    Mulailah aku mencoba mengutarakan keinginan ini kepada istriku, memang sangat berat rasanya, mulut rasanya tertutup dan tenggorokan terkunci. Ternyata untuk mengutarakan hal ini, paling pas saat kita melakukan hubungan seks, dimana hormone seksual kita berdua meningkat, mulailah aku utarakan dan ternyata benar, rasanya setiap wanita atau istri hamper pasti mempunyai keinginan untuk berhubungan seks dengan orang lain. Saat aku bertanya dan aku minta dijawab dengan jujur, sambil terus kupompa vagina istriku, dan jawabannya memang luar biasa Ya, akum au, aku ingin. Dan kita berdua semakin bernafsu, semakin becek dan aku semakin tegang dan membesar kontolku. Semakin cepat juga kugoyang dan akhirnya mempercepat ejakulasiku. Tetapi yang menyedihkan, di saat selesai bersenggama dan kutanyakan lagi, kapan bisa direalisasikan, jawabannya sungguh sangat bertolak belakang. No, No dan No, hahahaha …. Wanita oh wanita ….

    Berulang kali persenggamaan kami terjadi, berulang kali pula diskusi terjadi, hasilnyapun tetap sama sampai hari ini. Akhirnya aku merasa putus asa dan mulai mencoba kulupakan fantasy threesome ini. Namun aku tetap mengikuti forum-forum ini dan sedikit memberikan komentar, kadang secara iseng aku memberikan komentar kepada pasutri yang lagi mencari partner baru, ada yang newbie dan pengen memulai dengan sensual massage, akupun menawarkan diri karena aku merasa bisa teknik sensual massage, biasanya juga aku lakukan ke istriku tercinta dan hasilnya luar biasa. Ada pula yang sudah berpengalaman dan mereka mencari partner baru, aku juga berusaha menawarkan diri walaupun tidak secara serius, karena yang aku inginkan adalah mengundang lelaki lain untuk menjadi partner kami, bukan aku yang menjadi partner pasutri lain. Dan memang tidak ada yang tertarik dengan orang sesusiaku ini, kebanyakan para pasutri penggemar 3S lebih mengutamakan stamina pria muda.

    Suatu saat ada private message dari seorang member dengan ID cewek yang masuk ke inboxku,

    Mas, bisa massage ? kemudian aku jawab Bisa.

    Ada pin BB ? demikian juga aku balas dengan memberikan pin BB ku

    Akhirnya obrolan berlanjut melalui blackberry messenger. Dan ternyata yang inbox adalah seorang pria yang memakai ID wanita, dan dia sedang mencari kandidat partner 3S buat istrinya. Namun mereka baru pertama kali ingin mencoba melakukan 3S, yaitu dengan melakukan sensual massage buat sang istri. Obrolan terus berlanjut sampai beberapa hari, kami melakukan tukar menukar foto, termasuk foto rudak tempurku dan beberapa batasan-batasan yang tidak diperbolehkan. Akhirnya kami sepakati tanggal pelaksanaan di kota mereka, yaitu Ibukota Jakarta. Dan aku yang harus terbang ke sana, akhirnya aku sinkronkan dengan jadwal meetingku dengan rekanan di Jakarta.

    Hari yang kami sepakati tiba dan aku sudah menginap di hotel langgananku di bilangan Pangeran Jayakarta, member disini aku rasa pasti pernah kesana karena hotel ini memiliki Spa dengan berbagai variasi menu. Seharian setelah bekerja, akupun cepat-cepat kembali ke hotel, mempersiapkan moment penting dalam hidupku, walaupun tidak ada jaminan untuk melakukan penetrasi jika sang istri keberatan.

    Setelah mempersiapkan diri, aku mulai menunggu sambil chat dengan sang suami untuk menginformasikan posisi hotelku. Cukup lama aku menunggu di kamar, ternyata mereka sangat terlambat, maklum Jakarta. Perutku sudah sangat keroncongan, akhirnya aku turun menuju restorant untuk memesan sepiring nasi goring, saat aku makan mereka baru tiba, telat sekitar 1.5 jam dari waktu yang disepakati.

    Sambil makan aku ngonrol dengan mereka, pasangan yang baru kukenal sambil mengenal lebih jauh, suami ternyata tidak terlalu tinggi bahkan boleh aku katakana pendek untuk ukuran lelaki, istri juga begitu aku nilai cukup cantic walaupun badannya kurus dan aku taksir ukuran dadanya tidak lebih dari 32B, tocil, toket kecil sebenarnya bukan seleraku. Sekalian mereka aku ajak makan, sambil ngobrol dan kadang suami meninggalkan kami berdua, memberikan kesempatan kepada kami untuk lebih dekat. Dan aku Tanya ke isrinya, apakah kamu sudah siap berbagi dan apakah aku cocok dengan seleramu ? kalau tidak sesuai tidak masalah, kita bisa ngobrol disini saja, tidak ada salahnya menjalin pertemanan. Tapi ternyata sang istri dengan malu-malu pengen mencoba juga tapi dengan sensual massage terlebih dahulu, Akupun juga katakana sama mereka, jika nanti di tengah jalan kalian merasa tidak nyaman atau sang suami tidak rela melihat istrinya digarap pria lain, silakan diinfo, aku tidak keberatan untuk menghentikannya.

    Beriutnya kami bertiga kembali ke kamarku, sang istri masuk ke kamar mandi untuk melepas sebagian pakaiannya dan keluar mengenakan handuk, aku lihat tali BH masih ada di pundaknya berarti dia masih belum melepasnya dan aku yakin, CD juga belum dilepas.

    Aku persilahkan istri untuk tiduran tengkurap, suami duduk di kursi yang cukup dekat dengan tempat tidur, aku Tanya ke mereka, apakah sudah bisa dimulai ? eh malah mereka saling bertanya dan akhirnya kita semua tertawa.

    Mulailah pemijatan dari ujung kaki, aku gunakan hand body yang biasa aku bawa. Perlahan lahan dan dengan tekanan yang sedang aku mulai pijatanku dari betis dan naik ke paha, Suami bertanya ke istrinya, Ma, gimana ? enak ?

    “Enak Pa, ternyata Koko memang bisa pijet, beneran enak seperti tukang pijet beneran” jawab istrinya

    Berarti si istri sudah mulai nyaman, naiklah pijatanku ke arah paha dan pantat, tangan nakalku mulai bergerilya di paha bagian dalam. Kuminta ijin untuk membuka handuk yang membelit, ternyata benar CD nya masih dipake, CD polkadot hitam putih. Bisa kulihat dengan jelas, pantatnya elatif kecil sehinggan diremas kurang mantap krn tidak berisi juga. Tetapi aku professional, kukerjakan tugasku dengan sepenh hati. Mulailah kusenggol bibir vaginanya, kuolesi dengan hand body agak banyak seupaya memperlicik dan mempergeli usapan tanganku. Semakin lama pantatnya digerak-gerakan sendiri dan tangan sang istri meremas kain sprei. Tanpa meminta ijin, langsung kubuka celana dalamnya, hanya saat aku mulai mengexplore vagina istrinya, aku meminta ijin dengan isyarat ke suaminya, dia cuman mengacungkan jempolnya saja. Artinya setuju dan mulai ku obok-obok tempiknya. Erangan dari mulut istri mulai mengeras tanpa malu, pantatnya semakin sering diangkat dan kurasakan jari jemariku mulai lengket dengan cairan pelumas vagina. Saat mendekati puncaknya, aku beralih memiijat pinggang dan punggungnya, jelas terlihat kekecewaan sang istri. Kubuka kaitan BHnya dan mulai kupijat dari sisi samping tubuhnya dan sedikit masuk ke susunya, makin lama makin kusenggol tepian ke arah dalam dan akhirnya kusentuh putingnya, susunya kecil, benar dugaanku. Mulailah kubuat mainan putingnya, gairah istri meningkat kembali, tangan kiriku memainkan susunya, tangan kananku kembali ke vaginannya untuk mengobok-obok lagi, dan tiba-tiba istrinya membalikkan diri dan melucuti celana dalamku dan mulai mengoral kontolku dengan demikian ganasnya, kulihat suaminya mukanya merah padam sambil mulutnya mengangga, seakan tidak percaya istrinya berbuat seperti itu. Si itri sudah tidak memperdulikan lagi, terus mengoral kontolku dengan rakusnya, tiba-tiba juga dia bilang sama suaminya, “Pa aku mau kontolnya koko ngentot aku ya ? boleh ya Pa, please aku ga tahan Pa” akupun merasa ga enak dan menoleh ke arah suaminya, lagi-lagi si suami hanya memberikan isyarat tangan untuk terus melanjutkan. Tanpa menunggu lama kontolku udah menancap di vagina sang istri, dengan posisi doggy style. Terus kugenjot dan goyangannya semakin liar, aku tusuk ke depan, pantatya selalu bergoyang ke belakang, suara tepukan pantatnya dan pahaku semakin lama semakin keras dan semakin cepat hingga suatu saat dia berhenti dan berteriak cukup kencang aaaaaaaahhhhhhhhh. Sambil memberhentikan goyangannya. Akhirnya dia berbaring sejenak dan aku mulai menaikinya dengan posisi misionari, kembali kugenjot sambil kepermaikan putin susunya yang semakin meruncing, tanda nafsunya masih tinggi. Makin lama makin becek sekali dan terasa sangat longgar. Akhirnya aku ambil tissue dank u lap bersih lendir di permukaan vagina dan kontolku. Kuganti posisi WOT, dia mulai diatas dan bergoyang pelan-pelan dan semakin lama semakin cepat, disinilah pria bisa melihat jam terbang wanita saat dia di posisi WOT, bagaimana goyangan yang dilakukan dan aku merasa kontolku dipilin-pilin, enaaaak sekali. Kemudian dia putar-putar, ganti sodok keras, pelan dan keras lagi, wah bener-bener melayang dan akhirnya aku ga tahan, muntahlah cairan kenikmatan dari kontolku. Kami berdua cukup lemas, tak terasa 30 menit kami sudah bergumul.

    Aku lihat suami sudah naik juga tensinya, dia melepas celananya dan meminta istrinya mengoral dan berganti dia mengoral istrinya tanpa meras jijik karena masih ada sedikit sisa air maniku di vagina istrinya walaupun sudah dibersihkan dengan tisu. Mulailah mereka bermain, aku hanya sebagai penonton, kulihat betapa semangat dan bernafsunya si suami, dia genjot dengan posisi diatas, aku membantu memainkan putting sang istri. Ga beberapa lama muncratlah lahar panas dari kontol suaminya.

    Setelah itu kami bertiga ngobrol membahas apa yang barusan terjadi. Aku tanya bagaimana rasanya, istri di entot orang lain. Awalnya memang sangat cemburu dan tidak bisa menerima, apalagi tadi istrinya yang memulai lebih dulu. Ada perasaan lain yang ga bisa dia gambarkan dimana dia sangat bergairah sekali lain dari biasanya. Dan ternyata memang luar biasa.

    Kemudian aku bertanya ke istrinya, rasanya memang aneh dan gila, masak suamiku mengijinkan bahkan menyuruhku untuk ngentot dengan orang lain, awalnya memang aku menolaknya, walaupun sebenarnya aku juga pengen mencoba bagaiman rasanya kontol lain menerobos memekku. Karena dia terus merayu, ya udahlah apa salahnya dicoba.

    Terus ……

    Ya aku dikasih tau kalau Koko kandidatnya dan dia sudah buat janji sendiri, akhirnya sampailah aku di kamar ini dan barusan yang terjadi sungguh luar biasa, enaknya minta ampun. Aku bisa sebinal itu, sungguh malu sebenarnya tapi enak banget. Apalagi Kontol koko panjang sekali rasanya mentok tok.

    Akhirnya mereka pulang dan tidak lupa meningatkan jika kembali ke Jakarta lagi, harus kontak mereka untuk mengulangi 3S ini.

    Sampai saat ini aku tidak tau nama sang istri, hanya nama suaminya saja. Akhirnya terbalik apa yang kuingikan tidak kesampaian tetapi judulnya tetap sama Threesome. Berikutnya akan aku tulis kembali cerita 3S kedua, ketiga dan beberapa kali lagi sampai saat ini tidak berhenti.

  • Threesome Dita Hani dan Aku

    Threesome Dita Hani dan Aku


    196 views

    Cerita Dewasa Threesome Dita, Hani dan Aku
    Butuhsex kali ini menceritakan pengalaman Cerita Sex Threesome Antara Seorang Pemilik bengkel dengan seorang pelanggan wanita bengkel itu. Langsung aja yuk baca dan simak baik baik cerita dewasa ini. Awal mula Kisahku ini berawal kurang lebih 3 tahun yang lalu. Dengan kepandaianku mengelola bengkel saat itu aku telah memiliki banyak pelanggan di bengkelku. Kebanyakan pelangganku adalah para karyawan yang bekerja di wilayah perkantoran dekat bengkelku. Salah satu pelanggan setiaku sebut saja namanya Dita , dia berusia 33 tahun, dia adalah seorang manager di suatu perusahaan swasta yang ada didekat bengkelku. Kebetulan sekali dia mempunyai wajah yang cukup cantik, selain cantik ddiajuga mempunyai kulit putih bersih, berbodi bohay. Dan yang selalu menjadi pusat perhatianku adalah payudaranya. Ukuran Payudaranya cukup besar kira-kira ukuran 35b lah, tapi itu terlihat serasi sekali dengan postur tubuhnya yag cukup tinggi untuk ukuran wanita. Entah kenapa aku sering membayangkan jika suatu saat aku dapat merasakan dadanya yang montok itu, dan meremas bahkan mengulum putingnya susunya yang nampaknya terasa nikmat sekali. Hha
    Singkat cerita ketika malam itu setelah saya selesai menutup bengkel, saya berniat untuk pulang, karena saat itu mobil yang biasa saya pakai dipinjam oleh adik saya, sayapun berniat menggunakan Taksi untuk pulang. Ketika saya sedang menunggu Taksi tiba-tiba datang mobil sedan menghampiriku, lalu kaca mobil itu terbuka, setelah terbuka kacanya ternyata Dita yang ada dalam mobil sedan itu, kemudian diapun memanggilku, lalu…
    ” Hey Der, kog kamu disini emang nunggu apa dan mau kemana? mau aku antar nggak kamu ?” ujar Dita,
    “ Oh mbak Dita, saya kirain siapa mbak.hhe.. Boleh deh mbak kebetulan saya juga butuh tumpangan..hhe “ jawabku,
    Tanpa banyak berfikir dan basa-basi sayapun langsung memasuki mobil Dita itu. Selama dalam perjalanan kamipun mengobrol di dalam mobil dengan akarabnya karena memang Dita adalah pelanggan setdiabengkelku. Singkat cerita kemudian Ditapun mengajakku ke sebuah tempat Dugem didaerah Kota, sebut saja Kota A, kebetulan pada malam itu adalah malam minggu. Sngkat cerita sampailah kami di tempat dugem itu, Kemudian kamipun brgegas masuk dan mencari meja yang kosong dan strategis . Setelah mendapatkan tempat Ditapun berpamitan sebentar untuk mencari sesuatu. Tak lama kemudian Ditapun datang dan meengatakan,
    ” Kamu doyan Inexkan Der, aku udah pesenin 1 lagi untuk kamu,” kata Dita,
    “ Wah mbak tahu aja kalau saya doyan Inex ..hhe .. hanks ya Mbak “ jawabku,
    Kebetulan Untuk Dugem saya memang butuh dorongan inex, tapi cukup setengah, sementara satu setengahnya lagi untuk Dita. Ternyata takaran satu setengah baru cukup untuk Dita. Ternyata Dita suka triping. Tak lama Pesanan kamipun datang. Lalu akupun membayar bill-nya. Ditanganku sekarang ada dua butir pil inex, yang satu saya bagi dua. Dita segera menelan satu setengah, dan sisanya untukku. Setelah setengah jam, Dita terlihat semakin on. Maka kami berjoget, menari-nari, dan berteriak gembira di dalam diskotik yang penuh dengan orang yang sama-sama triping.
    Ketika saya berdiri, saya melihat Dita yang sudah “ON” berjoget dengan erotisnya, tak lama kemudian Dita menghampiri dan merapatkan tubuhnya yang mulus itu ke depanku. Dia mengenakan t-shirt putih dan celana warna gelap. Dalam keremangan dan kilatan lampu diskotik, dia nampak manis dan anggun. Saya kembali menyibukkan diri dengan bergoyang dan memeluknya belakang tubuhnya. Sesekali tangan ku dengan nakal meremas dada Dita yang masih tertutup kemeja, Tanganku kian nakal mencoba berkelana dibalik kemejanya dan meremas ke dua gunung kembarnya yang masih terbalut BH. Tanganku akhirnya dapat merasakan halus dari payudara Dita, jari-jari ku mencari-cari puting payudara Dita dengan menyusup ke dalam BH Dita.
    Dengan cepat sayapun meremas dada Dita dengan perasaan, lalu tanganku bergerak ke punggung Dita berusaha membuka pengait bra itu, aku sudah berhasil melepas pengait BH nya sehingga dengan bebas tangan kananku membelai dan meremas buah dadanya yang keras sementara tangan kiriku masih tetap mendekapnya dan mulutku pun menciumi leher jenjang itu, sambil tanganku memainkan puncak puting susu itu hingga memerah akibat remasan tanganku. Sementara Dita hanya memejamkan matanya meresapi setiap jamahan tangan dan terus bergoyang mengikuti irama, sembari saya terus mengelus dadanya sehingga membuat Dita dari gerakan tubuhnya Dita memang kelihatan ingin sekali dipuaskan, terlihat dari pantatnya yang montok dan masih terbalut rok, terus merapat menggesek-gesekan ke arah Penisku.
    ” Der, Kamu sudah on berat ya?” Ujarnya padaku,
    Akupun hanya tersenyum dengan pertanyaanya. Lalu kubeDitakan diri untuk memeluk tubuhnya sembari nencium pipinya. Pada pukul 01.00 pagi, DJ mengumumkan discothique akan terus buka sampai pukul 04.3 0. Pengunjung bersorak-sorai riang gembira. Tapi Dita kelihatannya sudah mulai Droop,
    ” Der aku capek nih,” keluh Dita.
    ” Masak iya sih kamu udah capek Mbak,” ucapku sambil terus memeluk erat dan menciumi leher nya,
    ” Der kita pulang yuk aku pingin istirahat nih” ” ujar dita padaku,
    ” Emang kamu mau pulang ke mana?” tanyaku,
    ” Terserah kamu aja deh mau ajak aku pulang kemana ” jawabnya,
    Setelah dia mengatakan seperti itu sayapun baru mengerti bahwa dia ingin melanjutkan malamnya ke tempat tidur bersamaku,
    ” Oh iya Der, sebenarnya aku udah booking kamar hotel di dekat sini Der, kesana aja yuk ” ujarnya,
    ” Okey deh Kalau begitu kita ke sana aja ” jawabku,
    Kemudian kamipun bergegas keluar dari diskotik tersebut dipenuhi dengan rasa puas dan senang. Kamipun segera menuju ke hotel yang sudah di Booking Dita. Sesampainya dikamar tiba-tiba Dita langsung berjoget, tapi kali ini tanpa musik , ditapun bernyanyi sembari melucuti pakaiannya pas seperti orang sedang menari striptis, saya hanya melihat dan duduk disebuah kursi sofa yang ada tepat didepan jendela. Sambil menari dan melucuti pakaiannya Dita menghampiri saya dan segera jongkok didepan saya sambil membuka resleting celana saya, saya hanya memperhatikan apa yang akan dilakukannya,
    ” Wuihhh…. besar sekali Penis kamau Der, mantap, Aku kulum ya penis kamu ” ujarnya,
    Belum sempat aku menjawab Ditapun langsung mengulum penisku yang sudah menegang sejak tadi,
    ” Ahhhh… Ssss… aaahhh… enak sekali dit kulumanmu… ooohhhh… “, ucapku,
    Kemudian Dita mengisap penisku dengan penuh nafsu, memang Dita sangat lihai dalam memainkan isapannya, sambil mengisap lidahnya terus menari dan meliuk diteruskan ke buah zakar saya, setelah 10 menit naik dan turun ddiaisap dan jilatin penis saya, Dita melemparkan tubuhnya ke atas kasur, dan jatuh telentang. Langsung saya menyergapnya, dan kami bercumbu dengan dorongan nafsu sangat tinggi karena pengaruh inex. Kemudian kamipun berciuman, beradu lidah dan bergantian mengisapnya. Kuciumi pipinya, matanya, keningnya, dagunya. Kujilati daun teHangaya, dan kusodok-sodok lubang teHanganya dengan lidahku. Tanganku tak diam. Mengelus dan meremas rambutnya, menyusuri leher dan belahan dadanya. Kuusuap-usap perutnya, punggungnya, dan bokongnya. Kubekap vaginanya yang ditumbuhi bulu halus nan rimbun. Jari manis dan telunjukku merenggangkan pinggiran vagina Dita. lalu jari tengahku mengorek-ngorek klitorisnya dengan penuh perasaan.
    ” Uuuh.. sshh.. aahh.. ” desah Dita,
    ” Ssshhhh,,, ahhhhh… ” desahku sembari terus mencumbunya,
    Kemudian aku menarik tanganku dari vagina Dita. Kini kedua tanganku mengelus-elus pinggiran payudaranya. Berputar sampai akhirnya meremas bagian putingnya. Akhirnya tanganku tercapai,
    ” Oooh..ssss… ahhhh… terus Der.. sss… ahhhh… ” desah Dita lagi,
    Saya jilati pinggiran buah dadanya, lalu menghisap putingnya,
    “Oohh.. Der.. ” Dita merintih nikmat. Dita bangkit dan mendorong aku supaya telentang,
    Kemudian Ditapun melakukan cumbuan meniru caraku. Diapun membekuk penisku dan mengelusnya dengan tekanan yang membangkitkan birahi. Dita memutarkan badan di atas tubuhku yang telentang. Diamenciumi dan menjilati penisku sementara vaginanya disumpalkan ke mulutku. Akhirnya Dita menjatuhkan diri ke tempat tidur dan menarik tanganku. Sementara buah dadanya kian kencang. Putingnya kian memerah. Nafasnya tersengal-sengal. Keringat sudah membasahi sekujur tubuhnya. Seperti keringatku. Juga nafasku. Juga si nagaku yang sudah meronta. Dia sepertinya bingung ketika kuambil dua bantal. Dengan lembut kuangkat tubuhnya, lalu bantal itu kuletakkan di bawah pantatnya untuk Menyangga tubuh bagian bawahnya. Membuat pahanya yang putih mulus kian menantang. Terlebih ketika bukit venus dengan bulu-bulu halusnya menyembul ke atas. Membuat magmaku terasa mau meledak. Ditapun mengerang saat lidahku kemudian jemariku mengelus-elus bulu-bulu itu. Ddiamenjerit saat kucoba menguak kemaluannya dengan jari telunjukku. Otot pahanya meregang saat kuhisap klitorisnya,
    ” Uhhh… Ssss…Ahhhh… Masukkan penismu Der, cepat der, ahhhh… ” rintihnya,
    Terdengar rintihan kenikmatannya kali ini terdengar nyaris seperti jeritan. Aku jongkok di pinggir tempat tidur, kutarik kaki Dita sampai bokongnya berada di tepi ranjang. Kusingkap selangkangannya, dan kulumat vaginanya yang sudah becek. Lalu Kubalikkan tubuhnya, kujilati bokongnya sambil sesekali setengah menggigitnya. Kukorek-korek anusnya dengan jari tengahku,
    “Ouuwww.. ooh.. sshh.. sayang, cepet masukan!” katanya memelas-melas,
    Semakin Dita memanas birahi, aku semakin terus mempermainkannya dan belum mau melakukan penetrasi. Aku melihat Dita sampai meneteskan air mata menahan orgasme,
    Dipegangnya penisku yang sudah membesar ini. Terasa penisku telah menyentuh bibir kemaluannya, akupun bergegas memasukan penisku dengan kudorong sedikit penisku kedalam Vagina Dit, dan
    ” Blesssssssss…. Ssss…ahhhhh… ” masuklah Penisku kedalam Vagina Dita,
    Kemudian akupun mulai memompa Penisku, Ketika kupacu dengan irama yang lambat dia mengerang, menjerit, merintih terus. Lalu aku berinisiatif untuk merubah Posisi Sexku. Kini kedua tanganku berada di belakang punggungnya. Membuat kaitan diantara ketiaknya. Dia meremas rambutku seiring dengan naik turunnya tubuhku. Kukunya mencengkram punggungku ketika kukayuh pantatku penuh irama. Naik dan turun. Tarik dan dorong. Rintihan dan jeritannya seakan tak kupedulikan. Aku berhenti di tengah jalan. Ddiameronta. Membuka matanya. Dengan wajah kuyu. Dari keringat kami yang menyatu. Tanpa diduga, dia mulai mengikuti irama permainanku. Dengan menahan rasa sakit dia menggerakkan pinggulnya memutar dan memutar. Sesekali menyentak tubuhku yang di atasnya. Tak lama kemudian Dita merubah posisi menduduki pahaku, memegang penisku dan dimasukkannya pelan ke vaginanya,
    ” Ahhh… Ohhhh… enak sekali Mbak goyanganmu ” ujarku,
    Tanpa merespon eranganku Dita terus bergoyang sambil menjerit kecil. Dadanya yang naik turun langsung kuremas. Lalu kubalikkan posisinya kebawah.Dan aku gantian memompanya dari atas. Aku terus memompa sampai akhirnya ddiamengerang panjang. Otot vaginanya berkontraksi meremas penisku,
    ” Ssss…Ahhhh… aku udah keluar Der… Ahhhh…” erang Dita,
    Ketika kami sedang asik-asiknya, tiba-tiba pintu kamar ada yang mengetuk, Akupun kaget dan sempat terhenti mencumbu Dita,
    ” Dit.. Dita ada suara cewek didepan kamar kita ” ujarku,
    ” Udah Terussin aja Der !!! Itu temanku, biarkan saja,” kata Dita,
    Kemudian pintu kamar kamipun diketuk lagi dan diikuti suara panggilan cewek,
    ” Masuk aja, Han, Pintunya enggak dikunci, kok” ujar Dita,
    ” Gila kamu yah Dit, Kitakan lagi ML, masa temenmu disuruh masuk sih …?” ujarku,
    ” Udah biarin aja, cuek aja aja sih …” kata Dita enteng sambil tersenyum manis,
    Kemudian teman Ditapun masuk begitu saja dengan cueknya,
    ” Idihh.. rupanya lagi pada asyik nih sori ya ganggu kalian,” kata Hani begitu membuka pintu dan masuk ke dalam kamar, ketika itu aku masih dalam posisi jongkok dan penisku masih di dalam vagina Dita,
    “Mana cowokmu tadi?” tanya Dita,
    ” Kalau ahu kamu pulang ke hotel bawa cowok, yah aku dibawa ke hotel lain” sahut Hani,
    Aku masih bengong mendengar percakapan dua cewek cantik itu. Tiba-tiba tangan Dita menarik tanganku yang tersampir di pahanya,
    “Ayo sayang goyangin penismu, jangan kalah sama Hana” desak Dita,
    Aku berdiri dan mengangkat tubuh Dita ke tengah tempat tidur. Penisku yang sudah tegang dari tadi, segera saya tembakkan lagi ke dalam lubang vagina Dita yang sudah tidak perawan tapi masih terasa lengket. Kami sama-sama merasakan kehangatan yang nikmat,
    ” Ahhhh.. Masukin yang dalem Penis kamu Der, cepet… Sssss…ahhhh… ” pinta Dita,
    Kemudian aku mulai memopakan penisku dengan penuh gairah. Sementara Hani pergi ke kamar mandi dan mengurung diri disana. Pengaruh inex membuat daya tahan persenggamaanku dengan Dita cukup lama. Berbagai gaya kami lakukan. Dita beberapa kali mengerang dan menggigit pundakku saat mencapai orgasme. Sementara penisku masih anteng di dalam vagina Dita,
    ” Uhhhh… Ssss… Ahhhh.. Aku capek Der kita istirahat dulu yah !!? ” rintih Dita,
    ” Bentar dong Dit, nanggung banfet nih, aku sangat menikmati hangatnya vaginamu,” rayuku sembari terus memompa penisku ke Vagina Dita,
    Kemudian Ditapun pasrah, tidak kuasa lagi menggerak-gerakkan tubuhnya yang lagi kugarap. Matanya terpejam. Aku semakin terangsang melihatnya tak berdaya. Kami sudah bermandikan keringat. Tapi penisku masih tegang, belum mau memuntahkan sperma. Akhirnya aku kasihan juga sama Dita yang sudah keletihan dan nampak tertidur meski aku masih menggagahinya. Aku mendengar bunyi keciprak-kecipruk di kamar mandi. Spontan aku bangkit dan melepas penisku dari vagina Dita. Dengan langkah pelan supaya tidak membangunkan Dita dari tidurnya, aku berjalan dan perlahan membuka pintu kamar mandi. Benar saja Hani sedang berendam di bathtup dengan tubuh bugil. Dia nampak sedang menikmati kehangatan air yang merendamnya. Kepalanya bersender pada ujung bath tub. Aku menghampirinya dengan penis yang masih tegang. Mata Hanipun terbuka dan kaget melihatku berdiri di sisi bathtup menghadap ke arahnya,
    ” Hahh, kok kamu kesini Emang Dita dimana ?” tanyanya setengah berbisik sambil matanya turun naik melihat ke arah muka dan penisku yang ngaceng itu,
    ” Tuh dia dia tidur, Ssssttt… jangan berisik,” kataku sambil naik ke dalam bathtup dan langsung menindih tubuh Hani yang sintal dan pasrah.
    Kemudian Kamipun mulai bergumul dalam cumbuan yang hot,
    ” Han kamu diatas yah.. ” ujarku pada Hani,
    Sekarang posisiku ada di bawah, ddiasegera naik keatas perutku dan dengan segera di pegangnya penisku sambil diarahkan kevaginanya, kulihat vaginanya indah sekali, dengan bulu-bulu pendek yang menbuat rasa gatal dan enak waktu bergesekan dengan vaginanya,
    ” Sssss…. Ahhhh… enak banget vagina kamu Han ” ujarku kepada Hani,
    ” Ahhh… Gombal kamu. Emang Enak mana sama punya Dita ? ” Tanya Hani padaku sembari memutar pantatnya yang semok,
    Rasanya penisku mau patah ketika diputar didalam vaginanya dengan berputar makin lama makin cepat,
    ” Ssss…ahhhh…Ohhhh.. Han… enak banget Goyanganmu Han ….ahhhh…” pujiku pada Hani,
    Kemudian aku bergegas bangun ssembari mulutku mencari pentil susunya, setelah kutemukan segera kuemut putting susu Hani,
    ” Ohhhh… yeah… ahhhh…aku mau keluar Der…Ssss…ahhh… Rasanya mentok Der… ahhhh…”” ujar hani mulai nampak akan orgasme,
    Memang dengan posisi ini terasa sekali ujung batangku menyentuh samapai ke peranakannya,
    “Ah.. ah.. eh..” suaranya setiap kali aku menyodok vaginanya.
    Lalu kugenjot vaginanya dengan cepat. Dia seperti kesurupan setiap dia naik turun diatas batangku yang dijepit erat vaginanya,
    ” Uhhhh… Ssss… ahhhh.. Aku mau keluar Han… Aaahhhh…” Desahku,
    Lalu kupeluk erat Hani Sembari aku melumat putting susunya. Kupompa vaginanya sampai kami tak sadar mengeluarkan desahaan dan rintihan birahi yang sampai membangunkan Dita. Dita tiba-tiba berdiri di pintu kamar mandi dengan tubuh bugil dan matanya menatap aku dan Hani yang lagi bersetubuh,
    ” Oh begitu cara kamu Der ya, enggak puas dengan aku kamu melampiaskan nafsu sexmu dengan Hana,” tegur Dita dengan nada manja, pura-pura marah,
    Dengan tiba-tiba Ditapun kini masuk ke dalam bathtup,
    ” Dit, ayo sini cepet gantian, aku sudah dua kali dibikin orgasme sama cowok kamu, sampai lemes nih rasanya, Cowokmu ini terlalu perkasa,” kata Hani,
    kemudian Hanipun menyingkir dan,
    ” Cepet sekarang giliran sama aku lagi, kita terusin yang tadi, sekarang aku bakalbuat penismu muntah penis kamu,” kata Dita,
    Segera Dita hampiri saya di dalam bathtub yang penuh dengan air, Sedangkan Hani menonton kami dan duduk di ujung bathtup sambil membasuh vaginanya. Ditapun kusuruh nungging, maka terlihatlah lubang vaginanya yang basah dan berwarna merah, kuarahkan kepala penisku ke lubang Vaginanya secara perlahan-lahan. Kutekan penisku lebih dalam lagi, dia menggoyangkan pantatnya sambil menahan sakit. Terdengar suara “ Cropp…crop “ bila kutarik dan kumasukan penisku di lubang vaginanya, mungkin itu karena suara air , hha. Ditapun semakin berteriak histeris. Lalu sembari memegang pinggiran Bathtub Ditapun menggoyangkan pinggulnya semakin cepat, dan tak lama kemudian Dita,
    ” Ohhh… ahhhh… Aduh Der aku nggak tahan lagi nih, rasanya pingin keluar,
    ” lebih cepat kamu yah gerakin penisnya…. Ssss..aaaaaaaaaaahhhhhhhhhh, aku keluar sayng… ohhh… ” ujar dita yang sudah Orgasme lagi,
    Tidak lama kemudian Ditapun terkulai lemas dan vaginanya kurasakan semakin licin, sehingga pahaku basah oleh cairan vaginanya yang keluar sangat banyak. Sebenarnya aku juga sudah nggak tahan ingin keluar, apalagi mendengar desahan-desahan yang erotis pada saat Dita akan orgasme. Cairan hangat terasa masih mengalir dari dalam vagina Dita. Aku masih terus menggenjot vaginanya. Wajah Dita terlihat pucat karena sudah keseringan orgasme. Melihat wajah cantik yang melemah itu, genjotanku semakin kupercepat,
    ” Ahhhh…. Dit… Ahhhh… aku mau keluar nih… Sssssahhhh…” ujarku sembari memompa Penisku kedalam Vagina Dita,
    ” Ssss… ahhhh… Keluarkan di dalam aja Der, kita keluarin bersamaan, Aku juga mau keluar lagi nih … ahhhh… ” ujar santi dengan desahanya,
    Kurasakan spermaku mulai mendesir ke batang Zakar nampaknya aku akan mencapai orgasme ,
    “ Ahhhhhh…. Crottt… Crottt… Crottt… Crottt… Ahhhhh…. “ desah kami bersama,
    Akhirnya tersemburlah spermaku kedalam Vagina Dita dan diikuti pula dengan Dita yang orgasme bersamaan denganku. Air maniku keluar dengan derasnya ke dalam vagina Dita dan Dita pun menikmatinya,
    “Akhirnya saya berhasil membuatmu mencapai puncak kenikmatan sayang,” kata Dita sambil memeluk dan menciumi bibirku. Terasa nikmat, licin, geli bercampur jadi satu menjadi sensasi yang membuatku ketagihan. Kami bertahan pada posisi itu sampai kami sama-sama melepaskan air mani kami.
    Setelah Penisku terlepas dari Vagina Dita kemudian akupun memanggil Hani,
    ” Han sini emut penisku, kamu sedit nih sisa pejuhku…” ujarku pada Hani,
    Kemudian Hanipun bergegas mendekat kepadaku dan melumat penisku,
    ” Eummm… ahhhhh… enak sekali pejuhmu” katanya sambil mengocok ngocok penisku mencari sisa air pejuhku,
    ” Sebentar lagi, nagaku akan bangun lagi lho. Lihat nih, sudah mulai menggeliat lagi…” kataku menggoda Hani,
    ” Wkwkwkwkwk.., ” tawa Dita dan Hani bersamaan dengan kompak karena candaanku tadi,
    Kemudian aku segera keluar dari bathtup mendekati Hani dan menyuruhnya membelakangiku. Dari belakang aku mengarahkan penisku ke vaginanya yang sudah basah lagi karena nafsu melihat saya dan Dita. Kemudian dengan terburu-buru Aku langsung memasukkan penisku kedalam Vagina Hani,
    ” Auww… Aduuh… pelan-pelan dong Der.., sakit nih Vagina aku … huhhh… ” katanya agak merintih,
    ” Upsss… Sorry ya Han, aku tadi terlalu nafsu sama kamu..hhe… ” kataku sambil tertawa kecil,
    Setelah itu tanganku mulai menyambar susunya yang menggelantung indah. Lalu aku mulai memaju-mundurkan pantatku sambil tanganku berpegangan pada susunya dan meremasnya,
    ” Sssss… ahhhh… Uhhhh… ahhhh…” Desah nikmat Hani ,
    ” Han.. vaginamu sempit sekali … nikmat Han… Ahhhh…. ” ujarku mengiringi kenikmatanku,
    Terdengar suara ” Zleeb…. bles… plak.. plak.. plak..” irama persetubuhan kami sungguh indah.
    ” Sssss… ahhhh.. Der, Hani mau keluar nih… Ahhhh…” katanya sambil kepalanya mendongak kebelakang,
    ” Iya Hani sayang, aku juga mau keluar nih, aku keluarin didalam ya han…. Ssss… ahhh…” kataku sembari terus menghunjamkan penisku dalam dalam vagina Hani,
    Kemudian kupercepat lagi gerakan Penisku ke Vagina Hani, Tak lama kemudian,
    “ Croot… Croot… Croot… “
    Akhirnya keluarlah Lendir nikmat kami bersamaan, lalu akupun mencabut penisku dari vagina Hani dan penisku terlihat basah dengan lendir kenikmatan kami. Singkat cerita kemudian kamipun berendam didalam Bathtupsembari menikmati sisa kenikmatan yang tadi kami lalui.  TAMAT.